Selasa, Juni 2, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Heboh Pemotongan TPP ASN, Begini Penjelasan Sutiaji

Redaksi by Redaksi
Agustus 28, 2021 11:15 am
in Berita
Wali Kota Malang, Sutiaji. Foto: Rubianto

Wali Kota Malang, Sutiaji. Foto: Rubianto

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terkait pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) sebesar 15 persen untuk dialihkan sebagai dana penanganan COVID-19 menjadi sorotan.

Pasalnya, Ketua DPRD Kota Malang dengan terang-terangan menolak rencana tersebut.

READ ALSO

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Malang, Sutiaji, memberikan penjelasan bahwa rencana tersebut adalah bentuk penyetaraan terhadap karyawan-karyawan swasta yang saat ini tengah Work From Home dan juga untuk membantu beban masyarakat.

“Jadi bukan karena Pemda tidak memiliki uang, tapi agar para ASN menjadi contoh kepada masyarakat. Selain itu yang dipotong adalah tunjangan, bukan gaji pokok,” jelasnya, pada Sabtu (28/08/2021).

Dia mengajak para ASN untuk ikut serta membantu warga yang terdampak COVID-19. Karena menurutnya, hidup tidak selamanya, sehingga dia mengajak para ASN untuk menabung pahala dengan melihat nilai kemanusiaan.

“Ketika saudara kita sakit, dan bila kita juga tidak merasakan sakit, artinya tidak memiliki nilai kemanusiaan. Tapi nilai kemanusiaan itu ketika kita merasakan sakit saat saudara kita sedang sakit,” jelasnya.

Menurutnya, para ASN harus meniru orang-orang di luar sana yang meskipun tidak bekerja sebagai ASN, tapi tetap mau memberi bantuan kepada sesama manusia.

“Masa ASN berdiam diri saja saat saudara-saudara kita (bukan ASN) sedang urunan (mengumpulkan donasi untuk berbagi). Karena pemanfaatan (pemotongan TPP) bisa dipantau di BAZNAS sehingga tidak ada digunakan secara sembrono,” jelasnya.

Sebelumnya, Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana, mengungkapkan penolakannya terhadap rencana pemotongan TPP ini. “Kami menyesalkan ini karena pastinya akan menimbulkan masalah baru. Karena dari awal saya tidak setuju adanya pemotongan tunjangan atau pemotongan lainnya untuk ASN,” ucapnya.

Dia menilai Pemkot Malang harus berpikir lebih berhati-hati terkait kebijakan pemotongan TPP 15 persen ini karena menyangkut hak individu.

“Kalau bicara dampak pandemi COVID-19, tidak ada lapisan masyarakat saat ini yang tidak terdampak,” ucapnya.

Made juga mengungkapkan, jika sedari awal wacana ini digulirkan oleh Pemkot Malang, pihak DPRD Kota Malang sudah menolak. Tapi ternyata kebijakan tersebut tetap akan diterapkan dan nyatanya mendapatkan protes dari para ASN.

“Dari sini menunjukkan pola komunikasi yang kurang dan justru mengarah kontroversial. Lebih baik memanfaatkan secara optimal pemotongan yang sudah dilakukan sejak awal melalui BAZNAS,” pungkasnya.

Reporter: Rizal Adhi

Editor: Lizya Kristanti

Related Posts

Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Yai Mim membeberkan rencana pindah rumah (M Sholeh)
Berita

Usai Jalani Pemeriksaan Polisi, Yai Mim Ungkap Rencana Pindah Rumah

Selasa, 7 Okt 2025
Kursi kursi yang dipersiapkan untuk audiens acara dakwah Dr Zakir Naik di Starion Gajayana, Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Berita

Panitia Siapkan 10 Ribu Kursi untuk Acara Dakwah Dr Zakir Naik di Stadion Gajayana Malang

Kamis, 10 Jul 2025
Jemaah haji asal Kepanjen, Sukardi dilaporkan hilang di Makkah. Foto: dok. Keluarga
Berita

Jemaah Haji Asal Kabupaten Malang Dilaporkan Hilang di Makkah

Selasa, 24 Jun 2025
Next Post
Terus Membantu Sesama, Jadilah Seperti Kantong Bolong Petruk

Terus Membantu Sesama, Jadilah Seperti Kantong Bolong Petruk

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.