Malang, Tugumalang.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa SMK dari Kota Malang. Siswi SMKN 2 Malang, Kanyaillah Adyta Djenar, berhasil meraih Juara 1 dalam ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Nasional Pendidikan Menengah (Dikmen) 2025, khususnya di bidang Keperawatan Kesehatan dan Sosial.

Ajang bergengsi LKS Dikmen 2025 merupakan kompetisi tingkat nasional yang mempertemukan siswa-siswi terbaik dari seluruh Indonesia. Kompetisi ini bertujuan untuk mengasah keterampilan vokasi siswa SMA/SMK dalam berbagai bidang keahlian. Total ada 1.076 peserta dari 38 provinsi, yang bertanding di 37 bidang lomba.
Baca juga: Ratusan Siswa SMKN 2 Malang Antusias Jalani MPLS di Hari Pertama Masuk Sekolah
Kepala Pusat Prestasi Nasional, Maria Veronica Irene Herdjiono, menyampaikan apresiasinya terhadap semangat para peserta. Ia menekankan bahwa ajang ini menjadi wadah strategis dalam menjaring talenta terbaik bangsa untuk selanjutnya bisa dikembangkan hingga ke level internasional.
“Semoga semangat kompetisi ini terus tumbuh dan memberikan manfaat bagi kemajuan pendidikan vokasi di Indonesia,” ujarnya.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Atip Latipulhayat, turut memberikan penghargaan kepada seluruh peserta dan pemenang.
“Selamat kepada para siswa yang telah menorehkan prestasi luar biasa. Kalian adalah putra-putri terbaik bangsa. Teruslah semangat mengasah kemampuan diri,” ucapnya.
Ia berpesan jika nantinya para juara LKS Dikmen 2025 ini menjadi perwakilan Indonesia di kancah internasional, agar mempersiapkan diri dengan terus belajar, bertumbuh dan tak takut gagal sehingga mampu menjadi talenta kompetensi berkualitas.
“Kalau 7 kali gagal, harus 8 kali bangkit. Masa depan perlu insan yang tak hanya kompeten, tapi juga berkarakter, inovatif dan belajar sepanjang hayat,” ujarnya.

Ia juga berpesan kepada seluruh lembaga pendidikan vokasi di Indonesia untuk terus berkomitmen mencetak generasi terbaik bangsa yang kompeten.
Baca juga: Dewan Pendidikan Kunjungi SMKN 2 Malang, Evaluasi Pelaksanaan SPMB 2025/2026
“Kompetensi merupakan salah satu kunci dalam capaian pendidikan kita. Kompetensi merupakan modal awal bagi hadirnya profesionalisme,” paparnya.
“Kompetensi saat ini harus terus dikembangkan untuk menjawab tantangan masa depan, termasuk transformasi digital,” tandasnya.
Terpisah, Gubernur jatim dalam IG-nya mengatakan, Jawa Timur bersukur dan bangga bahagia atas capaian prestasi tiga kali berturut turut siswa SMK Jatim juara nasional LKS.
Kami juga memberikan tambahan bonus kepada para peserta dan guru pembimbing dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang sukses mengantarkan Jawa Timur menjadi juara umum Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Nasional Pendidikan Menengah (Dikmen) XXXIII tahun 2025.
Tambahan bonus ini saya sampaikan secara langsung ketika menjamu kontingen LKS Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi Surabaya pada Jumat (1/8) malam.
Tak hanya peserta yang meraih medali saja yang dapat tambahan bonus, tapi semua peserta yang belum mendapatkan medali pun turut kami apresiasi termasuk para guru pembimbingnya.
Dalam ajang bergengsi tahunan ini, Jawa Timur sukses membawa 29 medali dari 37 bidang lomba kompetensi keahlian dan peringkat 1 Eksibisi. Rincinnya, 20 medali emas, 6 medali perunggu dan 2 medali perak. Raihan juara umum ini menjadi yang ketiga kalinya alias hattrick bagi Jatim. Sejak tahun 2023, 2024 hingga 2025.
Atas prestasi membanggakan yang diukir generasi emas Jatim ini, kami menyampaikan rasa bangga dan syukur serta terimakasih atas perjuangan siswa-siswi kontingen LKS Dikmen yang telah memberikan dedikasi dan prestasi terbaiknya dalam kompetisi ini.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
redaktur: jatmiko
























