Minggu, Mei 31, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Hari Demam Berdarah Dengue (DBD) ASEAN, Begini Cara Mencegah Virus DBD

Redaksi by Redaksi
Juni 15, 2021 10:11 am
in Berita
DBD

Nyamuk demam berdarah. ilustrasi/pixalbay

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

BATU – Tahukah anda sejak 15 Juni 2010 ASEAN telah menetapkan Hari Demam Berdarah Dengue (DBD). Indonesia yang berada di wilayah endemik memiliki potensi besar penularan virus DBD melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti.

Untuk mencegah paparan virus DBD, maka kenali dahulu gejala gejalanya. Sehingga bahaya virus DBD ini dapat diminimalisir dari penyebarannya.

READ ALSO

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Gejala awal DBD ditandai dengan demam mendadak, sakit kepala, nyeri belakang bola mata, mual, mimisan atau gusi berdarah dan adanya kemerah merahan pada permukaan tubuh penderitanya.

Pada umumnya, DBD memiliki 3 fase demam. Pada 1 hingga 3 hari pertama, penderita akan merasakan demam dengan suhu tubuh mencapai 40°C. Pada 4 hingga 5 hari selanjutnya, penderita akan mengalami penurunan suhu tubuh berkisar pada 37°C.

Di fase kedua tersebut penderita akan merasa pulih atau sembuh, namun sebenarnya pada fase tersebut sangat fatal jika tidak segera mendapat penanganan. Penderita dapat mengalami penurunan trombosit secara drastis akibat pecahnya pembuluh darah jika tidak segera terdeteksi.

Pada fase ketiga, 6 hingga 7 hari setelahnya, penderita akan merasakan demam kembali. Difase inilah trombosit akan mengalami pemulihan kembali secara normal.

Belum ditemukannya obat untuk virus ini, maka yang perlu dilakukan adalah melakukan upaya pencegahan penularan. Salah satunya dengan memberantas populasi nyamuk penularnya melalui pencegahan perkembangbiakan jentik nyamuk disetiap rumah.

Pada dasarnya, cara pencegahan virus DBD harus melalui beberapa tahapan. Pertama, mengenali gejala dan tanda awal DBD, mengetahui siklus perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti, putus mata rantai penularan, dan terus pantau dan cegah kemunculan jentik nyamuk pada genangan air di rumah.

Hingga saat ini virus DBD masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat Indonesia. Bahkan virus ini juga bisa menimbulkan dampak sosial maupun ekonomi.

Salah satu dampak sosial yang ditimbulkan berupa kepanikan atas adanya virus DBD. Selain itu, kematian juga menjadi dampak sosial lantaran berkurangnya harapan hidup dalam masyarakat.

Sementara dampak ekonomi yang ditimbulkan berupa pengeluaran biaya pengobatan yang cukup mahal. Secara otomatis, penderita maupun keluarga akan kehilangan waktu bekerja sehingga menurunkan perekonomian keluarga.

Reporter: M Sholeh
Foto:

Related Posts

Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Yai Mim membeberkan rencana pindah rumah (M Sholeh)
Berita

Usai Jalani Pemeriksaan Polisi, Yai Mim Ungkap Rencana Pindah Rumah

Selasa, 7 Okt 2025
Kursi kursi yang dipersiapkan untuk audiens acara dakwah Dr Zakir Naik di Starion Gajayana, Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Berita

Panitia Siapkan 10 Ribu Kursi untuk Acara Dakwah Dr Zakir Naik di Stadion Gajayana Malang

Kamis, 10 Jul 2025
Jemaah haji asal Kepanjen, Sukardi dilaporkan hilang di Makkah. Foto: dok. Keluarga
Berita

Jemaah Haji Asal Kabupaten Malang Dilaporkan Hilang di Makkah

Selasa, 24 Jun 2025
Next Post
Pakar Komunikasi Aqua Dwipayana Ingatkan Polri Agar Jangan Lupakan Nilai-nilai Luhur Tribrata dan Catur Praset

Pakar Komunikasi Aqua Dwipayana Ingatkan Polri Agar Jangan Lupakan Nilai-nilai Luhur Tribrata dan Catur Praset

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Hujan Ringan! Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.