Malang — Halal Center Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN) Malang kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekosistem halal nasional. Bersama Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) RI, Halal Center menggelar verifikasi lapangan (on the spot) dan sosialisasi halal bagi pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di sekitar kampus.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program sertifikasi halal gratis melalui skema self declare yang memudahkan pelaku UMK memperoleh sertifikat halal untuk produknya.
Dalam sambutannya, Wahyu Arif, tim verifikator di bawah Deputi Bidang Registrasi dan Sertifikasi Halal BPJPH RI, menegaskan pentingnya verifikasi langsung dalam menjaga kualitas pendampingan.
“Verifikasi di lapangan memberi suntikan semangat bagi pendamping halal agar tetap konsisten mendampingi pelaku usaha menuju sertifikasi halal,” ujarnya.
Baca juga: Upaya Halal Center UIN Malang Perkuat Wawasan JPH Mahasiswa KKM Unggulan
Kepala Pusat BPH Halal Center UIN Malang, Eny Yulianti, menyampaikan apresiasi kepada para pendamping halal yang hadir dari berbagai wilayah di Jawa Timur.
“Semoga usaha dan dedikasi Bapak Ibu menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir hingga yaumil qiyamah,” ungkapnya.
Sekretaris LP2M UIN Malang, Prof. Dr. Lutfi Mustofa, M.Ag, menambahkan bahwa keberadaan pendamping halal yang kompeten sangat penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap label halal.
“Pendamping halal adalah penguat kredibilitas label halal di masyarakat,” tuturnya.
Pendamping Halal dengan Capaian Tertinggi Hadir dalam Kegiatan
Sejumlah pendamping halal dengan capaian sertifikat tertinggi turut hadir, yakni:
Rismiati, pelaku UMK batik dari Poncokusumo, dengan capaian 1.132 sertifikat halal.
Dr. Munif, M.Ag, dosen sekaligus penyuluh agama dari Pasuruan, dengan capaian 1.525 sertifikat halal.
Mohammad Syukron Dawami, penyuluh agama dari Kediri, dengan capaian tertinggi 1.576 sertifikat halal.
Kehadiran mereka menjadi bukti peran signifikan pendamping halal dalam memperluas jumlah produk bersertifikat melalui pendampingan intensif kepada pelaku UMK.
Halal Center UIN Malang Jadi Pintu Karier Menjanjikan bagi Alumni
Kegiatan ini juga menyoroti keberhasilan lima alumni UIN Malang yang kini berkiprah di dunia halal. Mereka menunjukkan bahwa Halal Center bukan hanya pusat pelatihan, tetapi juga jalur karier yang menjanjikan.
Baca juga: Gandeng Industri, Halal Center UIN Malang Dorong Sertifikasi Halal di Industri Minuman Lewat Pelatihan
Alumni yang hadir meliputi:
Fadilatur Rohmah (Kimia), pendamping UMK Kota Blitar dengan capaian hampir 800 sertifikat halal.
Shal Sabila (Biologi), staf administrasi LPH UIN Malang.
Ema Fitriana (Kimia) dan Ulyana Alfiani (Teknik Informatika), staf administrasi Halal Center UIN Malang.
Moh. Rizal, penyuluh agama dari KUA Kepanjen.
Keberadaan mereka menjadi bukti bahwa lulusan UIN Malang memiliki peluang karier luas dan prospektif di sektor halal yang terus berkembang dan membutuhkan tenaga profesional.
Komitmen UIN Malang untuk Menguatkan Ekosistem Halal Nasional
Melalui kegiatan ini, UIN Malang menegaskan komitmennya sebagai kampus pelayan umat, hadir langsung mendampingi masyarakat dan mengembangkan SDM halal yang kompeten serta berdaya saing. Halal Center UIN Malang kini menjadi salah satu pusat unggulan dalam pengembangan pendamping halal berbasis akademik di Indonesia.
Program verifikasi dan sosialisasi ini diharapkan terus memperluas jangkauan produk halal sekaligus membuka peluang karier baru bagi generasi muda, khususnya alumni UIN Malang yang ingin terjun ke industri halal.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: Halal Center UIN Malang
redaktur: jatmiko





























