Minggu, Juli 19, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Guru-Guru di YPK Malang Kuatkan Kurikulum Pelajar Pancasila

Redaksi by Redaksi
Juli 13, 2022 1:24 pm
in Pendidikan
Guru di SDK Brawijaya Malang

Guru di sekolah di SDK Brawijaya 3 YPK Malang mengajar muridnya di luar kelas. Mereka dituntut untuk lebih interaktif dengan siswa agar tumbuh pikiran yang kritis, kreatif dan inovatif. Foto/Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

TuguMalang.id – Guru-guru di sekolah naungan YPK Malang diproyeksi menjadi penggerak sekolah dengan kurikulum pembelajaran Profil Pelajar Pancasila dan Budaya Kerja (P5BK). Konsep ini cukup penting guna menyongsong Kurikulum Merdeka Belajar yang dicanangkan Kemendikbud RI.

Persiapan dalam hal ini dibantu oleh tim Pengabdian Masyarakat dari Universitas Negeri Malang kepada seluruh penggerak satuan pendidikan di YPK Malang mulai TK Mardi Rahayu, SD Kristen Brawijaya 3, SMP 1 dan 4 YPK Jatim Malang.

READ ALSO

Dari UIN Malang untuk Indonesia, Maliki Pesantren Metrics Disiapkan Menjadi Standar Baru Penguatan Pesantren Nasional

UMM Buka Beragam Jalur Beasiswa untuk Mahasiswa Baru 2026/2027

Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Prof Sumarmi yang juga Dekan Fakultas Ilmu Sosial UM bahwa paradigma pendekatan pendidikan saat ini bertujuan meningkatkan kemampuan siswa dalam berpikir kritis, kreatif, dan inovatif.

Pelajar yang kreatif, kata dia adalah pelajar yang bisa menghasilkan gagasan, karya dan tindakan orisinil, memiliki keluwesan berpikir dalam mencari alternatif solusi permasalahan dalam bentuk projek.

Sebab itulah, diperlukannya implementasi kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP) lewat proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila. Nantinya, akan ada pengurangan beban belajar di dalam kelas (intrakurikuler). Gunanya agar siswa memiliki banyak kesempatan untuk belajar di ruang berbeda.

”Less formal, less structured, more interactive dan engaged in community. Jadi, untuk beban kerja guru perlu dipertahankan (tidak dikurangi), tapi alokasi waktu 1 mata pelajaran bisa dibagi 2, intrakurikuler dan kokurikuler (projek penguatan PPP),” papar dia, Rabu (13/7/2022).

Pada saat kegiatan pendampingan masing-masing sekolah menetapkan 2 projek yang akan diterapkan di semester ganjil dan 1 projek dilakukan di semester genap. Projek yang dilakukan di semester genap skalanya lebih besar sehingga memerlukan waktu yang lebih banyak. Kegiatan projek akan menggunakan system blok.

Untuk efisien waktu maka perlu dirancang dua alternatif model dalam implementasi projek. Yang pertama bisa menggunakan projek yang dilakukan penuh secara luring, dan yang kedua bisa menggunakan Hybrid Learning.

Bagaimana pembelajaran berbasis project Hybrid Learning ini tetap bisa berlangsung dengan baik maka guru-guru perlu diberikan pelatihan Pembuatan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Project dengan Hybrid Learning.

Sumarmi menjelaskan bahwa ada tujuh tema yang dapat dipilih Satuan Pendidikan seperti Perubahan Iklim Global, Kearifan Lokal, Bhinneka Tunggal Ika, Bangunlah Jiwa dan Raganya, Suara demokrasi, Berekayasa dan Berteknologi untuk membangun NKRI hingga termasuk soal jiwa kewirausahaan.

Tentunya, ini merupakan kesempatan bagi sekolah-sekolah, khususnya di lingkungan YPK Jatim untuk bangkit dan membangun inovasi dan kreatifitas mengembangkan kurikulum sesuai kondisi yang ada di sekolah-sekolah masing-masing.

Dengan LKPD yang disusun ini diharapkan mampu menjadi panduan siswa untuk membuat projeknya yang bisa dipelajari di rumah, tanpa harus menghabiskan waktu jam pelajarannya di sekolah.

”Setting pendampingannya dilakukan 2 kali. Yang pertama pendampingan penyusunan kurikulumnya dan yang kedua pendampingan untuk pembuatan LKPD berbasis projek dengan hybrid learning,” pungkasnya.

 

Reporter: Ulul Azmy
editor: Jatmiko

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: YPK Malang

Related Posts

Dari UIN Malang untuk Indonesia, Maliki Pesantren Metrics Disiapkan Menjadi Standar Baru Penguatan Pesantren Nasional
Pendidikan

Dari UIN Malang untuk Indonesia, Maliki Pesantren Metrics Disiapkan Menjadi Standar Baru Penguatan Pesantren Nasional

Sabtu, 18 Jul 2026
UMM Buka Beragam Jalur Beasiswa untuk Mahasiswa Baru 2026/2027
Pendidikan

UMM Buka Beragam Jalur Beasiswa untuk Mahasiswa Baru 2026/2027

Jumat, 17 Jul 2026
Feb Ub
Pendidikan

FEB UB Gandeng Pegiat Lingkungan Ketawanggede, Ajarkan Pengelolaan Sampah Organik Lewat Biopori

Jumat, 17 Jul 2026
Buka Peluang Kuliah S3 Remote hingga Join Riset, ITN Malang Sambut Hangat Kunjungan Delegasi UTM Malaysia
Pendidikan

Buka Peluang Kuliah S3 Remote hingga Join Riset, ITN Malang Sambut Hangat Kunjungan Delegasi UTM Malaysia

Jumat, 17 Jul 2026
Kajian Kitab DEP UIN Malang, Prof Tutik Hamidah: Salat Tempat Mengisi Ulang Energi Ruhani 
Pendidikan

Kajian Kitab DEP UIN Malang, Prof Tutik Hamidah: Salat Tempat Mengisi Ulang Energi Ruhani 

Jumat, 17 Jul 2026
Gerakan Ayah Mengantar Anak Warnai MPLS Ramah di PAUD IT Insan Permata Malang
Pendidikan

Gerakan Ayah Mengantar Anak Warnai MPLS Ramah di PAUD IT Insan Permata Malang

Kamis, 16 Jul 2026
Next Post
WEbinar guru terkait Sosialisasi Literasi Universitas Negeri Malang (UM)

200 Guru se-Indonesia Ikuti Webinar Literasi Sains Prodi Pendidikan IPA UM

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.