Sabtu, Oktober 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

200 Guru se-Indonesia Ikuti Webinar Literasi Sains Prodi Pendidikan IPA UM

Redaksi by Redaksi
Juli 13, 2022 2:01 pm
in Pendidikan
WEbinar guru terkait Sosialisasi Literasi Universitas Negeri Malang (UM)

Para peserta "Sosialisasi Literasi Sains dalam Belajar dan Pembelajaran IPA di Sekolah" yang digelar oleh Program Studi (Prodi) Pendidikan IPA Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Malang (UM). Foto / dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

TuguMalang.id – Sebanyak 200 guru dari seluruh Indonesia menjadi peserta dalam kegiatan webinar bertajuk “Sosialisasi Literasi Sains dalam Belajar dan Pembelajaran IPA di Sekolah”, yang digelar Program Studi (Prodi) Pendidikan IPA Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Malang (UM), pada Sabtu (2/7/2022).

Kegiatan dalam rangka pengabdian kepada masyarakat ini menghadirkan tiga narasumber sekaligus dosen di Program Studi Pendidikan IPA FMIPA UM. Di antaranya, Dr Yayuk Mulyati SSi SPd MSi dengan materi pengenalan literasi sains menurut kerangka Programme for International Students Assessment (PISA).

READ ALSO

Insentif Guru Swasta dan MI Kabupaten Malang Naik Jadi Rp1 Juta pada 2027?

Fakultas Psikologi UIN Malang Finalisasi Kurikulum OBE Berbasis Integrasi Islam

Kemudian Indra Fardhani SPd MSc MIL PhD dengan materi penerapan model Reading to Learn (R2L) untuk meningkatkan literasi sains. Agung Mulyo Setiawan SPd MSi dengan materi penilaian literasi sains menurut kerangka PISA. Serta Tri Wulandari, aktivis mahasiswa selaku moderator.

Dr Yayuk Mulyati SSi SPd MSi salah satu pemateri yang memaparkan materi pengenalan literasi sains menurut kerangka Programme for International Students Assessment (PISA). Foto / dok

Terkait literasi sains dan asesmen PISA, Yayuk Mulyati menjelaskan bahwa asesmen PISA bukanlah sesuatu yang baru, melainkan sesuatu yang sudah lama.

“Pengertian Asesmen PISA merupakan asesmen yang bertaraf internasional untuk memonitor sistem pendidikan yang berkaitan dengan pencapaian belajar,” ujarnya.

Terdapat tiga kemampuan utama yang diuji, kata dia, yakni literasi sains, matematika, dan membaca. Sedangkan bentuk penilaian dalam asesmen PISA mengunakan tipe HOTS yang dikelompokkan menjadi 7 level tingkat kompetensi.

“Asesmen PISA menggunakan penilaian tipe HOTS karena ingin mengukur keterampilan berpikir tinggi siswa,” jelasnya.

Dalam kurikulum merdeka, salah satunya siswa dituntut untuk berpikir kritis dan kreatif yang merupakan kerangka PISA level 5 dan 6. Sehingga setiap sekolah harus mampu memenuhi tuntutan tersebut karena abad 21 sudah di depan mata.

“Untuk menerapkan HOTS, meskipun banyak permasalahan yang menghambat tapi ini merupakan sebuah tuntutan, apalagi dengan digulirkannya kurikulum baru (kurikulum merdeka),” sambung dia.

Indra Fardhani SPd MSc MIL PhD dengan materi penerapan model Reading to Learn (R2L) untuk meningkatkan literasi sains. Foto / dok

Sementara Indra Fardhani menambahkan, jika ralam literasi sains terdapat kata literasi yang merupakan kemampuan membaca dan menulis.

“Sebagian besar guru SMP dan SMA menyuruh siswa untuk membaca secara mandiri karena menganggap mereka sudah mampu membaca. Namun berdasarkan hasil tes PISA membuktikan bahwa kebanyakan siswa tidak memahami apa yang dibaca,” terangnya.

Maka, secara garis besar terdapat tiga alur dalam model Reading to Learn diantaranya adalah tugas, elaborasi, dan persiapan. Selain itu juga terdapat tiga tahapan yaitu menyiapkan dan menyuruh siswa membaca teks faktual, membuat catatan dari teks faktual yang dikenalkan, dan merangkum dengan kalimat siswa sendiri.

Dalam membuat rangkuman, kemampuan untuk mengambil intisari dari sebuah bacaan merupakan bekal siswa untuk membuat argumennya sendiri. Jika tidak dilatih, siswa tidak akan mampu membuat argumen yang memiliki data pendukung.

Iapun berpesan, agar peserta mampu menggunakan metode yang cocok untuk melatih literasi siswa.

“Namun perlu diingat, literasi tidak dapat muncul dengan sendirinya, tentu harus ada pembiasaan, dan salah satu metode untuk pembiasaan adalah reading to learn. Jika peserta mau mencoba menggunakan metode ini dan jika sesuai silahkan diteruskan namun apabila tidak sesuai beliau berpesan jangan berhenti untuk mencari metode yang lain,” tukasnya.

Agung Mulyo Setiawan SPd MSi pemateri yang memaparkan tentang penilaian literasi sains menurut kerangka PISA. Foto / dok

Senada, Agung Mulyo berharap kegiatan ininmendorong para guru agar mampu menerapkan gambaran penilaian yang sesuai dengan apa yang terkandung dalam kerangka PISA secara tepat dan jelas dalam literasi sains di sekolah.

“Hal ini penting untuk diimplementasikan, sebab pada untaian penilaian literasi sains ini dapat memudahkan guru dalam menyusun soal-soal serta teknik penilaian dalam pembelajaran secara berkala dan sangat dianjurkan diterapkan di setiap pembelajaran berlangsung,” tandasnya.

Selama materi demi materi berlangsung, antusias peserta dalam forum ini sangat aktif dan interaktif. Hal ini menandakan bahwa topik yang disajikan dalam webinar ini sangat menarik dan sangat penting untuk dipelajari lalu diterapkan dalam pembelajaran di sekolah terutama dalam mengajar literasi sains.

Para peserta “Sosialisasi Literasi Sains dalam Belajar dan Pembelajaran IPA di Sekolah” yang digelar oleh Program Studi (Prodi) Pendidikan IPA Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Malang (UM). Foto / dok

Selain itu, pada akhir kegiatan terdapat banyak sekali permintaan dari para peserta agar diadakan lagi kegiatan seperti ini untuk mengedukasi dan membantu para guru dalam menghadapi problematika mengajar sains di sekolah.

 

Reporter: Feni Yusnia
editor: jatmiko

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: Literasi sains prodi pendidikanUMWebinar Universitas Negeri Malang

Related Posts

Insentif Guru Swasta dan MI Kabupaten Malang Naik Jadi Rp1 Juta pada 2027?
Pendidikan

Insentif Guru Swasta dan MI Kabupaten Malang Naik Jadi Rp1 Juta pada 2027?

Sabtu, 17 Okt 2026
Fakultas Psikologi UIN Malang Finalisasi Kurikulum OBE Berbasis Integrasi Islam
Advertorial

Fakultas Psikologi UIN Malang Finalisasi Kurikulum OBE Berbasis Integrasi Islam

Sabtu, 17 Okt 2026
Polinema Kembangkan Sistem Monitoring untuk Keselamatan Pesepeda
Advertorial

Polinema Kembangkan Sistem Monitoring untuk Keselamatan Pesepeda

Jumat, 16 Okt 2026
UIN Malang - Research Center UIN Malang Bakal Jadi Pusat Peradaban Riset
Advertorial

Research Center UIN Malang Bakal Jadi Pusat Peradaban Riset

Jumat, 16 Okt 2026
Tingkatkan Kualitas, FKIP Unisma Berikan Pemahaman tentang Case Method dan Project Based Learning
Pendidikan

Tingkatkan Kualitas, FKIP Unisma Berikan Pemahaman tentang Case Method dan Project Based Learning

Jumat, 16 Okt 2026
Reuni Akbar UIN Malang tahun 2026 dilanjutkan dan pelantikan katan alumin. /Foto: Dok. UIN Malang
Pendidikan

Reuni Akbar UIN Malang 2026, Merajut Ukhuwah Mengukir Inspirasi

Kamis, 15 Okt 2026
Next Post
Penyembelihan sapi kurban

RSU Wajak Husada Salurkan Kurban kepada Masyarakat Melalui Puguh Foundation

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10172026 2
Iklantm 10172026 1
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.