Malang, Tugumalang.id – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,0 mengguncang laut selatan Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (14/9/2026) pagi. Gempa tersebut dipastikan tidak berpotensi tsunami.
Gempa terjadi pukul 08.42.08. Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa berada pada koordinat 9,57 derajat Lintang Selatan dan 112,78 derajat Bujur Timur.
Episenter berada di laut, sekitar 160 kilometer tenggara Kabupaten Malang. Gempa tersebut memiliki kedalaman 39 kilometer.
Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto menyebut gempa tersebut merupakan gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng. Berdasarkan analisis mekanisme sumber, gempa memiliki mekanisme pergerakan turun atau normal fault.
“Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” ujar Wijayanto dalam keterangan tertulis.
Baca juga: Kemensos Dampingi Korban Gempa Sikka dengan Layanan Psikososial
Guncangan gempa dirasakan di sejumlah wilayah. Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan (shakemap), gempa dirasakan dengan skala intensitas III Modified Mercalli Intensity (MMI) di Kecamatan Sumbermanjing Wetan dan Gedangan, Kabupaten Malang, serta Kecamatan Puger, Kabupaten Jember.
Pada skala III MMI, getaran dirasakan nyata di dalam rumah dan terasa seperti ada truk yang sedang berlalu.
Hingga pukul 09.00, BMKG menyatakan belum mendeteksi adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).
Baca juga: Kemensos Salurkan 48 Ton Beras untuk Korban Gempa di 7 Kabupaten NTT
BMKG masih melakukan pemantauan terhadap aktivitas gempa bumi susulan. Informasi terbaru akan disampaikan kepada pemangku kepentingan maupun masyarakat.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Masyarakat juga diminta menghindari bangunan yang retak atau mengalami kerusakan akibat gempa bumi.
BMKG mengingatkan masyarakat agar memperoleh informasi terkait gempa bumi dari kanal resmi yang telah terverifikasi, termasuk media sosial @infoBMKG, situs resmi BMKG, serta aplikasi Mobile Apps InfoBMKG dan WRS-BMKG.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
redaktur: jatmiko






























