Jumat, Oktober 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Ruang Cendekia

Flexing Adalah Ide Memuliakan Diri…

Fajrus Sidiq by Fajrus Sidiq
Februari 7, 2022 6:00 am
in Ruang Cendekia
Kopi Pagi, Fajrus Sidiq.
Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Sekarang sedang viral-viralnya flexing. kalau itu pamer, bisa sama dengan riya. kalau bukan, berarti modus. bisa saja itu teori marketing, bahkan upaya penipuan.

“Pamer adalah ide memuliakan diri yang bodoh.” itu kata Bruce Lee.

READ ALSO

Jebakan Penerbitan Nakal dan Mengapa Penulis Butuh Ekosistem, Bukan Sekadar Mesin Cetak

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor

Orang kaya, mungkin akan pamer sewajarnya. karena saya lihat rekan yang kaya. rumah elit di tengah kota. mobil mewah. usaha properti dimana-mana. tapi tidak ada pamer-pamernya. tidak ada flexing-flexingnya. makan di warung lesehan pun oke.

Fenomena flexing saat ini sedang disorot. masuk dalam kategori apapun flexing, tetaplah biasa saja. sikap biasa saja sebagai fundamen. agar tidak kagetan. meminjam istilah Om Andi, senior di tugumalang.id; tidak silau. dengan harta atau jabatan.

Tidak kaget karena harta hanya titipan. tidak kaget karena hanya dipamerin. kalau anda mampu beli, misalnya barang mewah. seperti yang sering dipamerin orang kaya. lihat dulu fungsinya. jangan-jangan anda yang belum kaya betul ini, tidak butuh itu.

Sikap tidak kagetan ini menjadi penting. karena belakangan, kita dihadapkan pada kenyataan-kenyataan sosial yang pahit. ya seperti banyaknya ingar-bingar macam ini. emosi masyarakat jadi meluap-luap tidak stabil.

Sudah banyak yang mengibaratkan, orang kaya yang pamer, adalah orang kaya baru. OKB. jangan-jangan, orang itu kaget karena kaya. padahal mungkin belum seberapa.

Saya contohkan ada orang kaya turun temurun. perusahaannya besar. karyawannya puluhan ribu. dua kali saya bertemu. penampakannya sungguh biasa saja. kekayaan diperlihatkan dengan biasa saja. nyaris tidak ada yang menonjol.

Menurut saya, orang ini sudah biasa kaya. jadi biasa saja. yang menonjol hanya kerapian pakaian. kecerdasan gagasan. dan kesopanan tindakan.

Nah, flexing ini, atau pamer, menurut saya tidak hanya dilakukan orang kaya. tapi di bidang lain juga begitu. karena ini bukan hal baru. sudah purba. sama purbanya dengan sejarah manusia ini sendiri.

Misalnya, orang jual obat peninggi badan. gambarnya orang yang posturnya tinggi. jadi brand ambassador. ini kalau teori marketing ya. seperti kata Prof Rhenald Kasali. ya menurut saya masih oke lah. timbang jualan obat pake ayat.

 

Siapa yang Ingin Kaya?

Rasanya kita tidak perlu buru-buru cepat kaya. kaya dalam hal kelihatan orang. apalagi jika keliru jalannya. bukan tidak mungkin malah terbalik. sudah terlihat kaya tapi hutang dimana-mana.

Saya punya pengalaman pahit seperti itu. dan banyak mahasiswa, di masa saya, yang masih kagetan.  ingin cepat kaya dalam sekejap. alih-alih bisa bergaya, hasilnya tak berdaya. bikin panik luar biasa.

Abdillah Toha, menulis tentang Kepanikan Manusia Modern. dia mencontohkan dua orang yang ingin cepat kaya. melakukan cara tidak biasa, yang ujung-ujungnya panik dan sengsara.

Memang menurutnya, kepanikan timbul karena berbagai sebab. salah satunya karena ketidak pastian hari depan. sehingga orang membuat komitmen berlebihan. hingga perbuatan menipu dan curang.

Di tahapan ini, orang kaya yang pamer-pamer, agak jauh dari sifat bijaksana. banyak meme yang menggambarkan peristiwa ini. orang kaya yang tidak bijaksana, suka pamer-pamer, kemudian bangkrut, jadi bahan tertawaan orang.

Orang bijaksana disebutkan, itu orang yang bisa mengendalikan emosinya. begitu juga dengan orang kaya. karena makin tidak stabil emosinya, makin kekanak-kanakan sifatnya. dan namanya anak-anak, tidak mampu membuat keputusan yang sulit.

Kembali pada kaya, tentu kita semua sudah kaya. yang ada dan kita punya, sudah luar biasa. kalau tidak harta, mungkin manfaat. kalaupun mengejar harta, niatkan baik. dan prosesnya pastikan baik.

Tapi dipikir-pikir, kalau cuma pamer sepertinya tak masalah. Dirjen Pajak tau cara menghitungnya. hehe…

Oke selamat hari senin. semangat bekerja!.(*)

 

Fajrus Sidiq

GM Tugumalang.id

Tags: crazy richflexingsultan

Related Posts

Achmad Sufyan Wahyudi, M.Pd/ Foto: Dok.
Ruang Cendekia

Jebakan Penerbitan Nakal dan Mengapa Penulis Butuh Ekosistem, Bukan Sekadar Mesin Cetak

Kamis, 15 Okt 2026
Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor
Ruang Cendekia

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor

Jumat, 9 Okt 2026
Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren
Ruang Cendekia

Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren

Minggu, 4 Okt 2026
Nyai Sepuh dalam Ingatan Banyak Orang
Ruang Cendekia

Nyai Sepuh dalam Ingatan Banyak Orang

Minggu, 4 Okt 2026
Memaksimalkan Potensi Negatif Manusia: Melihat Perspektif Psikologi dan Islam
Ruang Cendekia

Memaksimalkan Potensi Negatif Manusia: Melihat Perspektif Psikologi dan Islam

Rabu, 30 Sep 2026
Hakim, Hukum, dan Pelajaran dari Sulaiman Muda
Ruang Cendekia

Hakim, Hukum, dan Pelajaran dari Sulaiman Muda

Rabu, 30 Sep 2026
Next Post
Kunjungan Tak Terbendung, Kayutangan Heritage Ditutup

Cegah Kerumunan, Lampu Kayutangan Dimatikan

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.