Tugumalang.id – Fakultas Hukum Universitas Islam Malang (FH Unisma) berkolaborasi dengan DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (DPC PERADI Malang) menggelar Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Angkatan ke-13 di Gedung Pusat Unisma Lantai 2 pada Sabtu (11/10/2025).
Total ada 40 orang peserta yang mengikuti program PKPA 2025 ini. Mereka tak hanya datang dari lingkup alumni Unisma, melainkan juga banyak dari luar kampus yang tertarik mengikuti PKPA di Unisma. PKPA 2025 akan berlangsung selama 1,5 bulan ke depan.
Baca Juga: FH Unisma Teguhkan Kelasnya, Jaga Predikat Akreditasi Unggul hingga 2030
Menariknya, tingkat kelulusan para peserta dalam PKPA 2025 kali ini ditargetkan bisa mencapai 100 persen. Hal ini diungkapkan oleh Rektor Unisma Prof. Junaidi yang untuk pertama kalinya datang membuka secara resmi PKPA yang digelar FH Unisma dan DPC PERADI sejak 2019.

Dalam sambutannya, Prof. Junaidi menuturkan apresiasi atas kolaborasi FH Unisma dengan DPC Peradi Malang dalam penyelenggaraan PKPA sejak 2019. Artinya, sudah ada ratusan advokat yang lahir dari rahim Unisma.
Ia berharap para peserta bisa memanfaatkan PKPA di tahun 2025 ini dengan baik. Jika memungkinkan, ujar dia, peaerta bisa lulus hanya dalam 1 kali tes saja. Tentu jika ini kejadian, ini akan melanjutkan tren positif berbagai capaian Unisma yang kini sedang menuju The World Class University.
”Kita berharap proses pendidikan PKPA ini berjalan dengan baik. Ukurannya, jika prosesnya bagus, mala hasilnya juga akan bagus. Harapannya tingkat kelulusannya bisa mencapai 100 persen,” kata Prof. Jun sapaan akrabnya.

Pembukaan PKPA Angkatan XIII itu juga dihadiri oleh Dekan FH Unisma, Dr. Arfan Kaimuddin, S.H, M.H, Wakil Dekan II FH Unisma Bidang Administrasi Umum, Personalia, dan Keuangan, M.Fahrudin Andriyansyah, A.Md, S.H, M.H juga Wakil Dekan III FH Unisma Bidang Kemahasiswaan, Alumni, Keagamaan, dan Publikasi, Yandri Radhi Anadi, S.H, M.Kn, M.H.
Turut hadir pula Ketua BKBH Faisol S.H., M.H, Pembina BKBH Afandi S.H. M.H, Ketua Pelaksana PKPA FH Unisma, M. Usman Syahirul Azmani, S.H, M.H. dan juga Ketua DPC PERADI Malang, Dian Aminudin, S.H.
Bekerja sama sejak 2019, Ketua DPC PERADI Malang Dian Aminudin menuturkan apresiasi pada FH Unisma yang membuktikan konsistensinya hingga berhasil melahirkan 2 angkatan. Terlebih, dari tahun ke tahun, sistem pelaksanaannya juga semakin matang. ”Ini menjadi satu hal yang patut diapresiasi dari FH Unisma,” kata Dian.
Dian menegaskan sistem pendidikan PKPA ini telah terstandarisasi dengan baik. Ia memastikan sistem pendidikan berlangsung transparan dan ketat demi upaya bersama meningkatkan kualitas profesi advokat di Malang Raya.
”Salah satu yang penting diperhatikan bahwa untuk mendapatkan sertifikasi PKPA ini, tingkat kehadiran peserta di seluruh sesi minimal 80 persen. Jika di bawah itu, maka kami tegaskan tidak akan lulus,” tegasnya.
Dian mewanti-wanti para peserta memanfaatkan program ini dengan baik. PKPA, jelas dia, menjadi salah satu syarat untuk mengikuti ujian advokat. Ini menjadi penting sebagai tugas utama DPC Peradi melahirkan advokat profesional.
”Harapan kami para peserta bisa menjadi advokat yang berintegritas dan profesional. Dengan begitu, kualitas penegakam hukum di Indonesia juga ikut meningkat,” tandasnya.
PKPA FH Unisma Punya Banyak Benefit
Lebih lanjut, PKPA yang digelar FH Unisma ini juga terbilang menjadi kesempatan emas bagi para calon advokat yang sedang mengejar karir profesi di tahun-tahun.
Ini mengingat pada 2026, aturan KUHP telah diperbaharui sehingga berpengaruh pada penataan ulang sistem PKPA hingga Ujian Profesi Advokat (UPA).

”Artinya, kalau sudah masuk 2026 kita gak tahu PKPA, UPA hingga prosesi sumpah jabatan bakal digelar langsung tahun 2026 ini apa tidak karena otomatis harus menunggu beberapa penyesuaian revisi KUHP yang baru. Jadi PKPA Unisma kita kali ini sangat penting,” ungkap Ketua Pelaksana PKPA FH Unisma, M. Usman Syahirul Azmani.
Berdasarkan situasi itu pula, FH Unisma juga akan menggencarkan sosialisasi khusus kepada peserta yang ikut untuk juga menyiapkan diri mengikuti UPA yang rencana akan digelar pada Desember 2025 nanti. Usman menegaskan sosialisasi khusus itu menjadi benefit penting bagi peserta yang ikut kali ini.
”Tak hanya itu, benefit PKPA di FH Unisma ini para peserta juga bisa mendapat akses informasi banyak agenda kegiatan DPC PERADI mulai dari seminar, kajian hukum rutin, try out dan terutama akses relasi dan silaturahmi bersama teman-teman advokat yang sudah berpengalaman,” kata dia.
Lebih lanjut, terkait optimisme tingkat kelulusan mencapai 100 persen, Usman memastikan optimisi. Hal ini didasarkan pada tingkat kelulusan peserta PKPA di tahun-tahun sebelumnya juga mempunyai tren positif.
”Bahkan banyak juga dari mereka yang sudah ikut UPA dan lolos. Trennya positif yang tentu tak lepas dari kerja sama dan peran dari DPC Peradi Malang,” tegasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Ulul Azmy
Editor: Herlianto. A





























