Rabu, Juli 8, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Fatwa Dikritik, MUI Jadikan Mahasiswa STAI Sunan Panandaran Pembicara

Redaksi by Redaksi
Juli 31, 2021 8:32 am
in Berita, News
Mahasiswa jadi pembicara

Muhammad Nasruddin ikuti konferensi MUI. (Foto: Dokumen)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang. id– Majelis Ulama Indonesia (MUI) undang salah satu mahasiswa yang mengkritik fatwanya. Dia adalah Muhammad Nasruddin yang kritik fatwa MUI terkait produk non pangan.

Kritik memang harus membangun agar tidak menjadi anarki. Itulah yang dilakukan oleh Nasruddin terhadap fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI). Berkat kritiknya itu, salah satu member komunitas Pondok Inspirasi tersebut jadi pembicara di Konferensi MUI.

READ ALSO

Menko Yusril: Keberadaan LGBT Bisa Rusak Sendi Etika Kebangsaan

Coach Fahmi Soroti Arah Bangsa Menuju 100 Tahun Indonesia Merdeka

Pemikiran kritis mahasiswa STAI (Sekolah Tinggi Agama Islam) Sunan Pandanaran tersebut dituangkan ke dalam makalah yang kemudian dipresentasikan dalam kegiatan Annual Conference on Fatwa Studies V yang dilaksanakan sebagai salah satu rangkaian kegiatan ulang tahun MUI ke-46, komisi fatwa MUI.

Nasruddin, sapaan akrabnya, bersama kedua temannya Abdurrahman Al Chudaifi dan Siti Muliana, menyusun makalah dengan judul Fatwa Kontroversi Majelis Ulama Indonesia atas Sertifikasi Komoditas non-Pangan dan Implikasinya Terhadap Polarisasi Identitas Primordial.

Makalah tersebut mengkritik bagaimana MUI mengeluarkan fatwa sertifikasi halal bagi produk non-pangan yaitu pada salah satu merk hijab terkemuka di Indonesia. Serta, dampak yang akan ditimbulkan karena akan mengakibatkan polarisasi identitas primordial dalam masyarakat.

Menurutnya, pengeluaran labelisasi halal bagi produk non-Pangan oleh MUI memiliki dampak yang berbahaya bagi keberagaman karena akan menjadi peluang besar menjamurnya sikap keberagamaan formalis. Hal ini sedikit namun pasti akan menggeser sikap keberagamaan yang jauh dari Islam formalis.

“Apakah perlu MUI mengeluarkan sertifikasi halal pada produk non-Pangan? Keputusan ini justru bersifat problematis karena dapat memberikan peluang menuju eksklusifitas keberagaman tumbuh,” terang pemuda asal provinsi DI Yogyakarta tersebut.

Padahal, lanjut Nasruddin, MUI sebagai wujud dari ulama dengan perannya sebagai khadimul ummah diharapkan dapat lebih jeli dalam mengeluarkan fatwa untuk menjaga bangsa yang plural dari gesekan-gesekan yang membahayakan persatuan.

Meskipun topik yang diangkat cukup sensitif, tetapi setelah presentasi, Nasruddin dan tim mendapat banyak tanggapan dan pencerahan oleh perumus komisi fatwa MUI terkait asal-usul dan regulasi penetapan fatwa.

Reporter: M. Ficky Haris Ardiansyah

Redaktur : Herlianto. A

Tags: FatwahalalmahasiswaMUIUlama

Related Posts

Menko Yusril: Keberadaan LGBT Bisa Rusak Sendi Etika Kebangsaan
News

Menko Yusril: Keberadaan LGBT Bisa Rusak Sendi Etika Kebangsaan

Selasa, 7 Jul 2026
Coach Fahmi
News

Coach Fahmi Soroti Arah Bangsa Menuju 100 Tahun Indonesia Merdeka

Senin, 6 Jul 2026
KONI Kabupaten Malang Bidik Runner-up Porprov Jatim 2027
News

KONI Kabupaten Malang Bidik Runner-up Porprov Jatim 2027

Senin, 6 Jul 2026
Prakiraan Cuaca Kota Malang Senin 6 Juli 2026: Didominasi Udara Kabur
News

Prakiraan Cuaca Kota Malang Senin 6 Juli 2026: Didominasi Udara Kabur

Senin, 6 Jul 2026
Cerita Tour Leader Chatour Travel, Yayuk Gendis rasakan 12 hari mendampingi jemaah menjalankan ibadah umrah yang penuh makna. /Foto: Dok. Chatour Travel.
News

Cerita Tour Leader (TL) Chatour Travel asal Kaltara: Chemistry dengan Jemaah yang Kuat hingga Pertolongan Allah SWT yang Nyata

Senin, 6 Jul 2026
Volume Kendaraan di Kota Batu Naik 40 Persen di Pekan Awal Liburan Sekolah
News

Volume Kendaraan di Kota Batu Naik 40 Persen di Pekan Awal Liburan Sekolah

Minggu, 5 Jul 2026
Next Post
Muhammad Farhan Azizi/tugu malang

Menjadi Manusia Berperikemanusiaan

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.