Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Fatwa Dikritik, MUI Jadikan Mahasiswa STAI Sunan Panandaran Pembicara

Redaksi by Redaksi
Juli 31, 2021 8:32 am
in Berita, News
Mahasiswa jadi pembicara

Muhammad Nasruddin ikuti konferensi MUI. (Foto: Dokumen)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang. id– Majelis Ulama Indonesia (MUI) undang salah satu mahasiswa yang mengkritik fatwanya. Dia adalah Muhammad Nasruddin yang kritik fatwa MUI terkait produk non pangan.

Kritik memang harus membangun agar tidak menjadi anarki. Itulah yang dilakukan oleh Nasruddin terhadap fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI). Berkat kritiknya itu, salah satu member komunitas Pondok Inspirasi tersebut jadi pembicara di Konferensi MUI.

READ ALSO

Ketua DPRD Tegaskan Seleksi Sekda Kota Batu Harus Transparan dan Profesional

Atasi Kemacetan dan Jalan Rusak, Pemkot Batu Kebut Penataan Simpang Empat Patih

Pemikiran kritis mahasiswa STAI (Sekolah Tinggi Agama Islam) Sunan Pandanaran tersebut dituangkan ke dalam makalah yang kemudian dipresentasikan dalam kegiatan Annual Conference on Fatwa Studies V yang dilaksanakan sebagai salah satu rangkaian kegiatan ulang tahun MUI ke-46, komisi fatwa MUI.

Nasruddin, sapaan akrabnya, bersama kedua temannya Abdurrahman Al Chudaifi dan Siti Muliana, menyusun makalah dengan judul Fatwa Kontroversi Majelis Ulama Indonesia atas Sertifikasi Komoditas non-Pangan dan Implikasinya Terhadap Polarisasi Identitas Primordial.

Makalah tersebut mengkritik bagaimana MUI mengeluarkan fatwa sertifikasi halal bagi produk non-pangan yaitu pada salah satu merk hijab terkemuka di Indonesia. Serta, dampak yang akan ditimbulkan karena akan mengakibatkan polarisasi identitas primordial dalam masyarakat.

Menurutnya, pengeluaran labelisasi halal bagi produk non-Pangan oleh MUI memiliki dampak yang berbahaya bagi keberagaman karena akan menjadi peluang besar menjamurnya sikap keberagamaan formalis. Hal ini sedikit namun pasti akan menggeser sikap keberagamaan yang jauh dari Islam formalis.

“Apakah perlu MUI mengeluarkan sertifikasi halal pada produk non-Pangan? Keputusan ini justru bersifat problematis karena dapat memberikan peluang menuju eksklusifitas keberagaman tumbuh,” terang pemuda asal provinsi DI Yogyakarta tersebut.

Padahal, lanjut Nasruddin, MUI sebagai wujud dari ulama dengan perannya sebagai khadimul ummah diharapkan dapat lebih jeli dalam mengeluarkan fatwa untuk menjaga bangsa yang plural dari gesekan-gesekan yang membahayakan persatuan.

Meskipun topik yang diangkat cukup sensitif, tetapi setelah presentasi, Nasruddin dan tim mendapat banyak tanggapan dan pencerahan oleh perumus komisi fatwa MUI terkait asal-usul dan regulasi penetapan fatwa.

Reporter: M. Ficky Haris Ardiansyah

Redaktur : Herlianto. A

Tags: FatwahalalmahasiswaMUIUlama

Related Posts

Seleksi Sekda Kota Batu
News

Ketua DPRD Tegaskan Seleksi Sekda Kota Batu Harus Transparan dan Profesional

Jumat, 29 Mei 2026
penataan simpang empat patih
News

Atasi Kemacetan dan Jalan Rusak, Pemkot Batu Kebut Penataan Simpang Empat Patih

Jumat, 29 Mei 2026
Ilustrasi kendaraan melintasi Gerbang Tol Singosari. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
News

164.081 Kendaraan Keluar Masuk Tol Pandaan-Malang Selama Libur Iduladha

Jumat, 29 Mei 2026
Penyembelihan hewan kurban dari keluarga Yanuar Maulana dan Surya Burhanuddin. Foto: dok.
News

Diaspora yang Sukses di Petronas Malaysia Berbagi Hewan Qurban di Desa Kalipare Kabupaten Malang

Jumat, 29 Mei 2026
Prakiraan cuaca Malang, terutama di wilayah Kota Malang pada hari Jumat, 29 Mei 2026 diperkirakan dominan cerah. /Foto: Tugumalang.id/ Bagus Rachmad Saputra
News

Prakiraan Cuaca Malang Jumat 29 Mei 2026: Dominan Cerah Sepanjang Hari

Jumat, 29 Mei 2026
Forum kajian KURMA PMII Kota Malang. Foto/dok
News

Faisol Fatawi Ajak Kader PMII Menjaga Adab dalam Dialektika Intelektual

Jumat, 29 Mei 2026
Next Post
Muhammad Farhan Azizi/tugu malang

Menjadi Manusia Berperikemanusiaan

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.