Selasa, Agustus 4, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Insight

ELISA, Alat Deteksi Dini Hipotiroid untuk Bayi Baru Lahir Buatan Mahasiswa UB

Redaksi by Redaksi
April 7, 2026 10:49 pm
in Insight
Prof. Dr Aulanni’am menunjukkan alat deteksi dini hipotiroid buatannya. Foto: Dok

Prof. Dr Aulanni’am menunjukkan alat deteksi dini hipotiroid buatannya. Foto: Dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Tim peneliti Universitas Brawijaya (UB) yang dipimpin Prof. Dr. Aulanni’am sukses mengembangkan alat deteksi dini penyakit Hipotiroid pada bayi baru lahir. Alat ini menggunakan metode Enzyme Linked Immunosorbent Assay atau ELISA.

Inovasi ini dirancang sebagai sistem diagnostik yang mampu meningkatkan akurasi, sensitivitas, serta efisiensi dalam mendeteksi gangguan hormon tiroid pada bayi sejak dini, yang selama ini menjadi tantangan dalam dunia medis karena minimnya gejala awal yang terlihat.

READ ALSO

Kebiasaan Unik Pelatih Puluhan Ribu UMKM di Malang, Selalu Salami Peserta Sebelum Kelas Dimulai

Kebiasaan Kecil yang Konsisten Lebih Diandalkan Semangat Naik Turun, Coach Dr Fahmi Ungkap Alasan Pentingnya Disiplin Diri

Baca Juga: Psikolog Universitas Brawijaya Berikan Psikoedukasi bagi Guru di Universitas Mataram

Secara teknis, alat ini bekerja dengan memanfaatkan antibodi poliklonal yang dihasilkan melalui induksi protein rekombinan human Thyroid Stimulating Hormone (hTSH).

Protein rekombinan berperan sebagai antigen yang dirancang spesifik untuk merangsang sistem imun menghasilkan antibodi dengan afinitas tinggi terhadap biomarker hormon tiroid.

Proses ini menjadi inti inovasi, karena kualitas antibodi yang dihasilkan sangat menentukan ketepatan deteksi. Antibodi poliklonal yang terbentuk memiliki kemampuan mengenali berbagai epitop dari satu antigen, sehingga meningkatkan peluang interaksi dengan target biomarker dalam sampel biologis.

Dalam pengoperasiannya, alat ini terintegrasi dengan metode Enzyme Linked Immunosorbent Assay, yaitu teknik analisis berbasis reaksi antigen-antibodi yang dilengkapi sistem enzimatik sebagai indikator.

Baca Juga: Akademisi Universitas Brawijaya: Jalur Alternatif Candi Panggung Bisa Urai Kemacetan Kota Malang

Ketika sampel darah bayi dimasukkan ke dalam sistem, antibodi akan berikatan dengan hormon atau biomarker spesifik yang berkaitan dengan fungsi tiroid. Reaksi ini kemudian memicu perubahan warna akibat aktivitas enzim, yang selanjutnya diukur menggunakan pembacaan optik.

Intensitas warna yang terbentuk berbanding lurus dengan konsentrasi biomarker, sehingga memungkinkan analisis kuantitatif yang objektif dan terstandar.

“Hipotiroid kongenital merupakan gangguan endokrin yang harus dideteksi sedini mungkin karena berdampak besar pada tumbuh kembang anak. Melalui inovasi ini, kami berupaya menghadirkan metode deteksi yang lebih presisi guna mendukung program skrining kesehatan bayi di Indonesia,” ujar Prof. Dr. Aulanni’am.

Keunggulan inovasi alat ini terletak pada tingkat sensitivitas yang tinggi, sehingga mampu mendeteksi kadar hormon dalam konsentrasi yang sangat rendah, bahkan sebelum munculnya gejala klinis.

Selain itu, tingkat spesifisitasnya juga meningkat karena penggunaan antibodi yang dirancang secara khusus terhadap target biomarker tertentu.

Hal ini menjadikan alat ini lebih unggul dibandingkan metode konvensional yang cenderung memiliki keterbatasan dalam mendeteksi kasus pada tahap awal.

Dari sisi desain inovasi, alat ini dikembangkan dalam bentuk prototipe kit diagnostik yang praktis dan berpotensi untuk diproduksi secara massal. Penggunaan bahan berbasis riset dalam negeri, khususnya pada pengembangan protein rekombinan dan antibodi, memberikan nilai tambah dalam hal efisiensi biaya produksi.

Dengan demikian, alat ini diharapkan dapat menjadi alternatif yang lebih terjangkau dibandingkan produk impor, sekaligus memperluas akses layanan deteksi dini di berbagai fasilitas kesehatan, termasuk di daerah dengan keterbatasan sumber daya.

Lebih lanjut, inovasi ini juga memiliki potensi pengembangan sebagai platform diagnostik yang lebih luas. Teknologi berbasis antibodi dan metode ELISA yang digunakan bersifat fleksibel, sehingga dapat diadaptasi untuk mendeteksi berbagai jenis penyakit lain dengan mengganti target antigen yang digunakan.

Hal ini menjadikan inovasi tersebut tidak hanya relevan dalam konteks hipotiroid kongenital, tetapi juga sebagai fondasi pengembangan teknologi diagnostik biomedis di Indonesia.

Dengan hadirnya alat ini, diharapkan proses skrining bayi baru lahir dapat dilakukan secara lebih cepat, akurat, dan efisien.

Inovasi ini sekaligus memperkuat posisi riset nasional dalam menghasilkan teknologi kesehatan yang aplikatif, berdaya saing, dan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Alat ini belum dipasarkan, namun pengembangan alat ini sudah mendapat perhatian dari industri diantaranya PT Bio Farma (Persero) untuk dapat dikembangkan dalam skala industri sehingga dapat dikomersialisasi dan digunakan masyarakat di kemudian hari.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter : M Ulul Azmy

Editor: Herlianto. A

Tags: hipotiroidmalangpendidikanpenyakit bayi baru lahirUB Malang

Related Posts

Kebiasaan Unik Pelatih Puluhan Ribu UMKM di Malang, Selalu Salami Peserta Sebelum Kelas Dimulai
Insight

Kebiasaan Unik Pelatih Puluhan Ribu UMKM di Malang, Selalu Salami Peserta Sebelum Kelas Dimulai

Senin, 3 Agu 2026
Kebiasaan Kecil yang Konsisten Lebih Diandalkan Semangat Naik Turun, Coach Dr Fahmi Ungkap Alasan Pentingnya Disiplin Diri
Insight

Kebiasaan Kecil yang Konsisten Lebih Diandalkan Semangat Naik Turun, Coach Dr Fahmi Ungkap Alasan Pentingnya Disiplin Diri

Jumat, 31 Jul 2026
Coach Fahmi ungkap tantangan UMKM Indonesia dalam menghadapi tantangan arus digital. /Foto: Dok.
Insight

Menembus Arus Digital: Pandangan Coach Fahmi tentang Masa Depan dan Challenge Pelaku UMKM Indonesia

Rabu, 29 Jul 2026
Sisi Lain GBC Angkatan ke-74 by Coach Dr Fahmi, Pria Berusia 69 Tahun-pun Antusias Belajar Bisnis
Insight

Sisi Lain GBC Angkatan ke-74 by Coach Dr Fahmi, Pria Berusia 69 Tahun-pun Antusias Belajar Bisnis

Selasa, 21 Jul 2026
Coach1
Insight

Pelatihan GBC Coach Dr Fahmi Tuntas, Peserta Nilai Materinya Setara Pascasarjana

Minggu, 19 Jul 2026
Menembus Ekosistem Amazon London: Membaca Visi Strategis Diaspora Masa Depan ala Coach Dr Fahmi
Insight

Menembus Ekosistem Amazon London: Membaca Visi Strategis Diaspora Masa Depan ala Coach Dr Fahmi

Jumat, 17 Jul 2026
Next Post
Penangkapan pria yang diduga maling motor oleh warga di Kota Malang. (Foto/ist)

Geger Penangkapan Pria di Kota Malang, Polisi: Ternyata Pedagang Lele Pinjam Motor

BERITA POPULER

  • 5 Tempat Piknik di Malang yang Sejuk dan Tenang untuk Liburan Bersama Keluarga

    5 Tempat Piknik di Malang yang Sejuk dan Tenang untuk Liburan Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 07222026 2
Advtm 07222026 1
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.