MALANG, Tugumalang.id – Prestasi kembali ditorehkan oleh wartawan Tugu Media Group. Dwi Lindawati, wartawan difabel dari Tugujatim.id, berhasil menjadi peserta terbaik dalam program nasional.
Tepatnya, program Journalism Fellowship on CSR (JFC) Batch II 2025 yang digelar oleh Gerakan Wartawan Peduli Pendidikan (GWPP) bersama Tower Bersama Infrastructure (TBIG).
Linda, sapaan akrabnya, terpilih sebagai peserta setelah melalui seleksi ketat bersama puluhan jurnalis dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam kegiatan penutupan JFC Batch II 2025 yang berlangsung di Rumah Batik TBIG, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (09/10/2025), Linda diumumkan sebagai peserta paling produktif selama pelatihan berlangsung.
Tak sendirian, Sugiran, wartawan Tagar.co asal Gresik, juga dinobatkan sebagai peserta terbaik.
Dwi Lindawati mengaku tak menyangka bisa terpilih sebagai peserta terbaik. Dia menilai pelatihan ini membuka wawasan baru dalam praktik jurnalistik dan pemahaman CSR perusahaan. Selain itu, dia mengatakan, membuka kesempatan wartawan difabel untuk meningkatkan skill-nya.
“Peserta yang lolos semuanya hebat. Saya bersyukur bisa belajar langsung dari mentor profesional dan menambah pengalaman berharga. Semoga JFC dan TBIG terus membuka kesempatan bagi wartawan difabel lainnya untuk ikut bermanfaat bagi masyarakat, terutama soal jurnalisme berkualitas dan program CSR perusahaan ini,” kata Linda.

Sementara itu, Sugiran menilai pelatihan jurnalistik berbasis CSR seperti ini masih jarang dilakukan.
“Program kolaborasi TBIG dan GWPP ini luar biasa. Sangat bermanfaat untuk meningkatkan performa wartawan di berbagai daerah. Mudah-mudahan terus berkelanjutan ke depannya,” jelas dia.
Apresiasi Direktur GWPP untuk Dua Jurnalis Jawa Timur
Direktur GWPP Nurcholis MA Basyari menyebut Linda terpilih menjadi peserta terbaik karena produktivitas dan konsistensinya selama sebulan mengikuti program.
Hingga berita ini diturunkan, Linda tercatat telah menulis 37 artikel dari total 192 artikel yang dihasilkan oleh 13 peserta.
Di urutan kedua, peserta paling produktif ialah Wahyu Alhadi (Topsatu.com/Harian Singgalang, Padang, Sumatera Barat). Dia menghasilkan 25 artikel. Urutan ketiga, Dina Miladina Dewimulyani (Ayobandung.com) yang menghasilkan 19 artikel selama mengikuti program pelatihan jurnalistik JFC Batch 2.
Urutan selanjutnya, Garudea Prabawati (Tribunnews.com) menghasilkan 17 artikel, Ahmad Rifki (Suaramerdeka.com) 15 artikel, dan Agus Dian Zakaria (Radar Tarakan) sebanyak 15 artikel.
“Artikel Linda tidak hanya soal materi pelatihan dan liputan lapangan. Dia juga menulis feature mendalam tentang pengalamannya sebagai wartawati difabel yang menempuh perjalanan jauh menggunakan transportasi umum. Perspektifnya sangat kuat,” ujar Nurcholis.
Baca juga: Selamat! Wartawan Tugujatim.id Dwi Lindawati Terpilih Sebagai Journalism Fellowship on CSR 2025 Batch II
Selain produktif menulis, Linda dinilai disiplin, aktif bertanya, dan rajin berdiskusi dalam setiap sesi pelatihan baik daring maupun luring.
“Dengan tinggi badan sepinggang orang dewasa, Linda tetap sigap di lapangan, termasuk saat wawancara atau mengambil gambar,” imbuh pria yang juga anggota Dewan Pers dan Sekretaris Dewan Kehormatan PWI Pusat itu.

Sementara itu, penghargaan juga diberikan kepada Sugiran, jurnalis Tagar.co asal Gresik, yang dinilai sebagai peserta paling aktif dan rajin.
“Pak Sugiran selalu hadir tepat waktu, aktif berdiskusi, dan rajin menggali bahan liputan. Dia konsisten mengikuti setiap sesi, baik online maupun offline,” jelas Ahli Dewan Pers ini.
Kedua jurnalis asal Jawa Timur ini berhasil mengungguli peserta lain dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Sumatera Barat, Jawa Barat, Kalimantan, hingga Nusa Tenggara Timur.
Frans Puji Dedikasi Dua Jurnalis Jawa Timur dalam Fellowship CSR

Salah satu mentor pelatihan, Frans Surdiasis, menilai Linda menunjukkan antusiasme tinggi dan semangat belajar selama program.
Dia menghadirkan perspektif segar lewat liputan perjalanan ke Jakarta untuk mengikuti Kick Off Journalism Fellowship on CSR dari sudut pandang inklusivitas pelayanan publik bagi penyandang disabilitas.
“Linda berusaha membawa kebaruan dalam liputan dan menunjukkan komitmen kuat dengan menghasilkan banyak laporan berita. Itu yang menjadi dasar kami mengapresiasinya sebagai peserta terbaik,” ujar jurnalis senior dan editor, Harian Duta Masyarakat itu.
Sementara itu, Sugiran dinilai aktif berbagi pengalaman dan konsisten mengikuti setiap sesi pelatihan. “Pak Sugiran hadir dalam berbagai kegiatan dan aktif berinteraksi lewat pertanyaan-pertanyaan. Mengajukan pertanyaan adalah hal penting dalam kerja kewartawanan,” tambah Frans yang juga Anggota Komite Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital untuk Jurnalisme Berkualitas.
Pesan dan Harapan TBIG untuk Program Journalism Fellowship
Di sisi lain, Chief of Business Support Officer TBIG Lie Si An menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program pelatihan jurnalis ini.
Baca juga: 45 Jurnalis Dikukuhkan Penerima Beasiswa Pascasarjana Program BRI Fellowship Journalism 2025
Dia menilai kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kontribusi CSR perusahaan terhadap para pemangku kepentingan, termasuk insan pers yang berperan penting dalam menyebarkan informasi positif kepada publik.
“Hal positif yang sudah kami jalankan ini, salah satunya agar berkontribusi kepada stakeholder kami, salah satunya jurnalis lewat program CSR ini,” terangnya.
Lebih lanjut, Lie Si An berharap kerja sama ini tidak berhenti pada peningkatan kapasitas jurnalis sebagai peserta, tetapi juga mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat yaitu menebar kebaikan.
Dia turut menekankan pentingnya sinergi antara dunia usaha dan media dalam membangun ekosistem informasi yang sehat.
“Sehingga harapan saya kerja sama ini bisa memberikan manfaat tidak hanya ilmu tapi satu pencerahan dengan menyebarkan hal positif. Ke depannya, program JFC ini akan kami lanjutkan untuk menebar kebaikan,” tambahnya.
Tentang Program JFC Batch II 2025
Untuk diketahui, kick-off Program Journalism Fellowship on CSR (JFC) Batch II 2025 resmi dimulai sejak 1 September hingga 9 Oktober 2025, di Rumah Belajar TBIG Karawaci, Tangerang.
Sebanyak 13 wartawan terpilih dari berbagai provinsi di Indonesia mengikuti pelatihan selama sebulan penuh, meliputi kelas daring, tugas lapangan, dan liputan CSR di berbagai wilayah.
Beberapa materi yang dibahas, di antaranya tentang perencanaan dan produksi berita, etika dan hukum pers, jurnalisme audio-visual, hingga strategi menghadirkan konten bermakna berbasis data dan fakta.
Peserta juga belajar tentang pengelolaan media siber multiplatform, optimalisasi SEO dan AI, serta peran media dalam mendukung program CSR di bidang pendidikan, kesehatan, dan lingkungan.
Pelatihan ini menghadirkan beragam narasumber profesional, di antaranya Direktur GWPP Nurcholis MA Basyari, mentor sekaligus jurnalis senior Frans Surdiasis dan Jamalul Insan, Head of CSR Department PT Tower Bersama Infrastructure Tbk Fahmi S. Alatas, Dosen Komunikasi FISIP UI Nissa Cita Adinia, Co-Founder CEO PROPS Ilona Juwita, serta Media Development for AI tvOne AI Merdi Sofansyah.
Kemudian, para peserta dinilai tidak hanya dari aspek kehadiran, tetapi juga kualitas karya, partisipasi dalam diskusi, dan kemampuan mengelaborasi isu CSR ke dalam tulisan jurnalistik.
Dengan begitu, program ini menjadi bagian dari komitmen CSR untuk meningkatkan kapasitas jurnalis di berbagai daerah Indonesia.
Hadir dalam penutupan JFC Batch II 2025 di Rumah Batik TBIG, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (09/10/2025), yaitu Chief of Business Support Officer TBIG Lie Si An, Corporate Social Responsibility Department Head TBIG Fahmi Sutan Alatas, Direktur GWPP Nurcholis MA Basyari.
Kemudian Mentor JFCSR Batch 2 Frans Sudiarsis dan Jamalul Insan, Ketua Koperasi Jasa Bangun Bersama Nanang Tri Purwanto, Regional Operation Maintenance Department Head RO Jateng TBIG Safroni Wibawanto, serta Dewan Pengurus KBB dari Semarang dan Solo yakni Eko dan Novi.
Termasuk 13 wartawan terpilih se-Indonesia. Mereka yakni Achmad Rifki (Suaramerdeka.com), Alicia Diahwahyuningtyas (Kompas.com), Dwi Lindawati (Tugumalang.id/Tugujatim.id), Dina Miladina Dewimulyani (Ayobandung.com), dan Risbika Nasarani Putri (Krjogja.com).
Friska Yolandha (Republika.co.id), Wahyu Sulistiyawan (Jateng.disway.id), Wahyu Alhadi (Topsatu.com/Singgalang), Garudea Prabawati (Tribunnews.com), Sugiran (Tagar.co), Elizabeth Ayudya (Kompas.com), Agus Dian Zakaria (Radar Tarakan), dan Ignas Inyaskunda (Media Indonesia/Metro TV).
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : Feni Yusnia
redaktur: jatmiko





























