MALANG, Tugumalang.id – Kisah inspiratif datang dari salah satu siswa SMA Negeri 5 Malang (SMAN 5 Malang), Ananda Rizki Prasetiyo yang baru saja diterima di salah satu perguruan tinggi favorit di Indonesia, yakni Universitas Gadjah Mada (UGM).
Pria yang akrab disapa Rizki itu diterima di Program Studi Biologi, Fakultas Biologi UGM melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Capaian tersebut tentu sangat membanggakan secara pribadi bagi Rizki maupun bagi SMAN 5 Malang.
Kepada Tugumalang.id, Rizky menceritakan bahwa perjalanannya untuk diterima di UGM bukanlah hal yang instan. Sedari kelas 10, ia sudah berusaha agar nilainya selalu bagus untuk bisa melanjutkan studi di perguruan tinggi favorit, meski saat itu UGM belum terlintas di benaknya.
Baca Juga: Mahasiswa UIBU Malang Raih Emas di Kejuaraan Nasional Beladiri 2025
Rizky juga menyebut tidak ada strategi khusus untuk bisa diterima di UGM, baginya yang paling penting adalah menjaga rata-rata nilai rapor stabil dari semester 1 sampai dengan 5.
“Enggak ada yang terlalu begitu khusus strateginya, hanya seperti jaga nilai rapor mulai semester 1 sampai 5 itu bisa stabil dan enggak sampai turun rata-ratanya,” ujarnya, Rabu (28/5/2025).
Baru Memiliki Keinginan Memilih UGM Ketika Duduk di Kelas 12
Sedari awal menempuh pendidikan menengah atas di SMAN 5 Malang, Rizky mengaku belum memiliki keinginan menjadikan UGM sebagai tujuannya melanjutkan studi ketika telah lulus. Ia justru memiliki keinginan mendaftar ke UGM setelah duduk di kelas 12.
Baca Juga: Mengintip Deretan SMA Negeri Favorit di Malang: Pilihan Unggulan untuk SPMB 2025
Semula Rizki ingin berkuliah di perguruan tinggi yang lokasinya tidak jauh dari Malang. Tetapi setelah melihat review mata kuliah Prodi Biologi di beberapa kampus, Rizky tertarik dengan Prodi Biologi UGM.
“Awal-awal itu, pas kelas 10 sampai 11 enggak kepikiran kalau mau masuk UGM gitu. Dulu pengennya dekat-dekat sini (Malang) aja. Tetapi pas kelas 12 ini enggak tau tiba-tiba pengen ambil UGM,” ungkap pria berusia 18 tahun itu.
“Kayaknya (ketertarikan) waktu itu lihat sambil review-review matakuliah biologi seperti apa. Terus lihat yang ada di UGM, dari situ saya lihat kok menarik sekali mata kuliahnya dan pilihannya juga banyak,” sambungnya.
Jaga Rata-Rata Nilai dan Sempat Ragu
Kunci keberhasilan Rizki diterima di salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) favorit di Indonesia tak lepas dari usahanya yang berupaya menjaga rata-rata nilai rapor agar stabil atau kalau bisa naik. Rata-rata nilai rapor yang dimiliki Rizki bisa dibilang bagus dengan terus naik hingga semester 1 di kelas 12.
Tetapi ia mengaku sempat ragu beberapa hari menjelang pendaftaran SNBP. Saat itu, Rizky mendengar kabar bahwa untuk lolos passing grade UGM harus memiliki rata-rata nilai rapor di atas 92.
Sedangkan di sisi lain nilai rata-rata rapor yang dimilikinya 91, meski sempat ragu bakal diterima tetapi dengan tekad yang bulat, Rizky tetap mendaftar Prodi Biologi UGM melalui jalur SNBP.
“Nilai kelas 10 dapat rata-rata 88, terus yang terakhir waktu semester 5 dapat rata-rata sekitar 93, kalau rata-rata keseluruhan 91. Beberapa minggu sebelum pendaftaran SNBP ada yang bilang passing grade harus 92 ke atas, saya sempat enggak yakin. Tapi yasudahlah saya coba aja dan alhamdulillah diterima,” ungkap Rizky.
Pesan Penting Orang Tua
Keberhasilan Rizki diterima menjadi mahasiswa baru UGM tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi orang tua.
Tetapi ia mengaku sebelum memutuskan mendaftar ke Prodi Biologi UGM, belum sempat bercerita kepada kedua orang tuanya dan baru tahu ketika sudah diterima.
Kedua orang tua Rizki sempat kaget saat tahu putranya diterima di UGM dan merasa bangga atas pencapaian yang diraih sang putra. Kini menjelang merantau ke Yogyakarta untuk melanjutkan studi, Rizki mendapat pesan penting dari orang tuanya.
“Mereka (orang tua) kaget sih, waktu tahu saya masuk UGM, karena saya juga enggak bilang ke siapa-siapa jadi milih sendiri. Pesan dari orang tua sekarang ini, ya hati-hati sama pergaulan gitu saja,” ucapnya.
Saat ini Rizki tengah menyiapkan segala keperluan sebelum mengikuti rangkaian kegiatan masa orientasi mahasiswa baru UGM.
Pencapaian Rizky yang diterima di UGM melalui jalur SNBP, menjadi bukti eksistensi SMAN 5 Malang sebagai sekolah penghasil siswa berprestasi. Rizky juga membuktikan bahwa mimpi besar bisa diraih siapa saja, asalkan dibarengi dengan usaha yang nyata.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
Editor: Helianto. A
























