Gianyar, Tugumalang.id – Timnas Indonesia resmi memulai latihan perdana sebagai persiapan menghadapi China dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Latihan ini digelar pada Sabtu (25/5/2025) di Bali United Training Center, Gianyar, Bali, dan menjadi langkah awal skuad Garuda menuju laga krusial yang akan digelar pada 5 Juni mendatang.
Sebanyak 32 pemain hadir dalam sesi latihan ini, sesuai daftar yang dirilis oleh pelatih kepala Patrick Kluivert. Komposisi pemain cukup merata, terdiri dari 5 penjaga gawang, 5 bek, 6 gelandang, 5 winger kanan, 5 winger kiri, dan 6 penyerang.
Yang menarik, nama Stefano Lilipaly kembali menghiasi daftar pemain yang dipanggil. Kembalinya pemain naturalisasi tersebut disambut antusias oleh para penggemar sepak bola Tanah Air. Salah satu akun penggemar menulis, “Stefano Lilipaly is back!” sebagai bentuk dukungan terhadap pemain berpengalaman itu.
Di sisi lain, Ragnar Oratmangoen, yang sebelumnya menjadi langganan Timnas, absen karena tengah menjalani pemulihan cedera. Sementara itu, ada pergantian pemain dalam daftar awal: Septian Bagaskara harus dicoret karena cedera, dan posisinya digantikan oleh Beckham Putra, gelandang muda andalan Persib Bandung.
Latihan Perdana: Fokus Bangun Chemistry dan Taktik Tim
Latihan perdana ini turut dipimpin langsung oleh Kluivert bersama dua asistennya, Alex Pastoor dan Denny Landzaat. Fokus utama sesi latihan adalah membangun kekompakan antar lini serta penguatan kondisi fisik dan teknik dasar seperti operan pendek, pola serangan, hingga taktik bertahan.
“Sesi latihan pertama berjalan sangat baik. Para pemain terlihat antusias dan suasananya sangat positif. Kami fokus pada penguasaan bola dan transisi permainan,” ungkap Kluivert melalui akun resmi @timnasindonesia.
Baca juga: Timnas Indonesia U-17 Satu Grup dengan Brasil di Piala Dunia U-17 2025
Laga Kontra China: Penentu Langkah Menuju Piala Dunia
Laga melawan China pada 5 Juni 2025 akan menjadi pertandingan kesembilan bagi Timnas Indonesia di kualifikasi zona Asia. Pertandingan ini sangat menentukan nasib Indonesia dalam upaya lolos ke putaran selanjutnya. Saat ini, skuad Garuda menempati posisi keempat klasemen sementara Grup C dengan raihan 9 poin.
Dalam format kualifikasi ini, hanya tim-tim terbaik dari masing-masing grup yang akan lolos ke babak berikutnya. Untuk itu, Indonesia harus minimal mempertahankan posisi ketiga agar tetap memiliki peluang lolos. Namun, jika mampu finis di dua besar, peluang lolos langsung ke Piala Dunia 2026 terbuka lebar.
Sayangnya, lawan yang akan dihadapi bukan sembarangan. China merupakan tim tangguh dan sebelumnya berhasil mengalahkan Indonesia pada pertemuan pertama. Maka, laga kandang ini menjadi momen ideal untuk membalas kekalahan sekaligus membuktikan kualitas permainan tim Merah Putih.
Baca juga: Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Laga Melawan China dan Jepang, Tak Ada Nama Ragnar Oratmangoen
Tiket Ludes, Suporter Siap Penuhi Stadion
Antusiasme pendukung Timnas Indonesia juga terus meningkat. Tiket pertandingan kontra China telah habis terjual, dan stadion dipastikan akan dipenuhi oleh lautan merah putih. Kehadiran suporter menjadi energi tambahan bagi para pemain untuk tampil habis-habisan di lapangan.
Setelah melawan China, Timnas Indonesia akan melakoni laga tandang pamungkas melawan Jepang, tim yang saat ini memuncaki klasemen dan telah mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026.
Masih Ada Peluang: Mimpi ke Piala Dunia 2026 Belum Tertutup
Pertanyaan besar kini menggantung di benak publik sepak bola: Mampukah Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026? Secara matematis, peluang itu masih terbuka. Namun secara teknis, segalanya bergantung pada performa di dua pertandingan terakhir serta hasil laga dari tim-tim pesaing lainnya.
Dengan persiapan maksimal, strategi yang tepat dari Patrick Kluivert, serta dukungan penuh dari rakyat Indonesia, mimpi Garuda untuk terbang tinggi di pentas dunia bukanlah sesuatu yang mustahil.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Hailatun Nada Salsabila/Magang
redaktur: jatmiko
























