BATU, Tugumalang.id – Memperingati Dirgahayu Kota Batu ke-24 yang jatuh pada tanggal 17 Oktober 2025, sederet fakta menarik Kota Batu menarik untuk disimak.
Pada perayaan Dirgahayu ke-24 ini, semangat untuk terus tumbuh dan menghadirkan manfaat sosial ekonomi bagi seluruh warga, semakin menguat dengan tagline “SEDOYO SAE” yang berarti satukan niat, bangkitkan semangat untuk Kota Batu yang lebih baik.
Kota Batu dikenal sebagai salah satu kota wisata utama di Jawa Timur yang tidak hanya menawarkan pemandangan alam sejuk dan udara yang segar. Tetapi juga menyimpan beragam fakta menarik yang memperkuat identitasnya sebagai destinasi wisata unggulan.
Baca Juga: Tari Sanduk Segera Ditetapkan Jadi Warisan Budaya Tak Benda Kota Batu
Kota ini berada di ketinggian 700 hingga 1.700 meter di atas permukaan laut, memberikan suhu udara yang sejuk dan segar. Sehingga mendapat julukan sebagai Swiss Kecil di Pulau Jawa.
Kota Batu berkembang pesat dari sebuah kota kecil dengan hasil pertanian menjadi pusat wisata dan ekonomi kreatif yang hidup dan berdaya saing. Sejak era pemerintahan kolonial Belanda, Kota Batu sudah terkenal sebagai tempat peristirahatan dan kini menjadi destinasi favorit, baik untuk wisata alam, edukasi, maupun kuliner yang khas.
Berikut ini sederet fakta seputar Kota Batu di tengah perayaan Dirgahayu ke-24 kota ini yang menarik untuk disimak:
Fakta Menarik Kota Batu
· Kota Batu dijuluki “Swiss Kecil di Pulau Jawa” karena letaknya yang berada di gunung dengan ketinggian rata-rata 700 – 1.700 meter di atas permukaan laut (mdpl), menjadikan udaranya sejuk dan segar sepanjang tahun.
· Kota ini dikelilingi oleh tiga gunung besar, yakni Gunung Panderman (2.010 mdpl), Gunung Arjuno (3.339 mdpl), dan Gunung Welirang (3.156 mdpl), menciptakan pemandangan alam yang menawan.
Baca Juga: PKL di Kota Batu Ditemukan Gantung Diri Usai Diduga Gagal Daftar Ojol
· Sejarah Kota Batu telah ada sejak abad ke-10 dengan keberadaan Candi Songgoriti, tempat peristirahatan keluarga Kerajaan Medang (Mataram Kuno) dan sumber mata air panas di sekitar candi.
· Nama Batu berasal dari julukan Mbah Wastu, seorang ulama pengikut Pangeran Diponegoro yang membuka hutan di lereng Gunung Panderman setelah Perang Jawa.
· Kota Batu dikenal sebagai kota apel utama di Indonesia, selain sebagai kota agropolitan di mana pertanian buah dan sayur menjadi sektor ekonomi utama.
· Kota Batu memiliki destinasi wisata populer seperti Jatim Park 1, 2, dan 3, Batu Night Spectacular, Alun-Alun Kota Batu, dan Pasar Wisata Mingguan yang menawarkan produk lokal dan kuliner khas.
· Pada zaman kolonial Belanda, Kota Batu dikenal sebagai wilayah peristirahatan pejabat kolonial karena kenyamanan iklimnya.
· Kota Batu telah berkembang menjadi pusat pariwisata dan ekonomi kreatif dengan perhatian pada pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitarnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
Editor: Herlianto. A





























