Di Era Pandemi Corona, Koperasi dan Usaha Mikro dan Kecil Butuh Peta Jalan

  • Whatsapp
Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki. Foto: tangkapan layar

Tugumalang.id – Pergerakan Indonesia (PI) mengadakan webinar dengan Kementerian Koperasi dan UKM bertajuk Kebijakan pemerintah dalam mendukung UMK di Era Pandemi, pada 26 April 2021.

Webinar diadakan melalui platform Zoom dan dihadiri sekitar 50 peserta yang merupakan pegiat UMKM dan aktivis Pergerakan Indonesia dari Propinsi DKI Jakarta, Jawa Timur, DIY, Jawa Tengah, Jawa Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Jambi, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Sulawesi Selatan,

Diskusi menghadirkan Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, dan 2 penanggap dari Pergerakan Indonesia, Arie Sujito dan Darno.

Zoom dibuka pada pukul 09.00 oleh Ketua Umum Pergerakan Indonesia yaitu Sereida Tambunan dan berakhir pada 11.30 WIB.

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, menegaskan pentingnya konsolidasi usaha mikro tersebut dalam bentuk koperasi. Konsolidasi ini diharapkan akan memperkuat usaha mikro itu sendiri dan juga membangun nilai-nilai yang ada dalam sistem ekonomi koperasi.

Teten mengatakan, hal ini sangat mungkin dilakukan mengingat struktur ekonomi Indonesia 99 persen banyak didukung oleh usaha mikro. Untuk menkonkritkan gagasan ini, Kemenkop dan UKM sudah menyiapkan road map untuk mempercepat konsolidasi usaha mikro ini agar bisa lebih kuat.

“Kami juga sedang menyiapkan Rumah Produksi Bersama. Salah satu tantangan di UMKM adalah kemampuan produksi. Nantinya Rumah Produksi Bersama ini akan memperkuat kemampuan UMKM,” jelas Teten Masduki.

Dosen sosiologi Universitas Gadjah Mada, Arie Sujito, menggaris bawahi bahwa pemihakan sektor UMKM menjadi bagian penting dari orientasi transformasi ekonomi kerakyatan. Oleh karenanya, komitmen pemerintah untuk berpihak pada sektor ini menjadi penting untuk memperlihat watak ekonomi kerakyatan yang dibangun negara dalam membendung arus ekonomi global.

“Koperasi tidak lagi bisa dilihat sebagai romatisme semata tapi harus menjadi mainstreaming dalam kebijakan ekonomi Indonesia,” sebutnya.

Baca Juga  OJK Malang Lakukan Vaksinasi dan Penerapan Protokol Kesehatan Ketat

“Di sini pentingnya gerakan koperasi dan UMKM bertemu dengan ormas seperti Pergerakan Indonesia. Ormas bisa melakukan advokasi kebijakan ekonomi yang berpihak pada koperasi dan UMKM,” imbuh pria yang pernah memimpin Pergerakan Indonesia ini.

Arie Sujito melanjutkan pentingnya afirmasi (Tindakan khusus sementara) yang harus dilakukan Kemenkop UMKM untuk memperlihatkan komitmen serius dalam membangun sektor ekonomi kerakyatan. Salah satunya dengan membuat Peta Jalan untuk kebangkitan usaha mikro dan koperasi.

Narasumber berikutnya adalah Darno, pengurus Kadin Jawa Timur dan juga pimpinan  Pergerakan Indonesia Jatim. Dia juga menekankan kembali pentingnya koordinasi lintas sektoral baik di pusat dan daerah agar secara sinergis bisa mewujudkan peta jalan yang dirancang.

“Keberpihakan pemerintah pada sektor ekonomi mikro juga harus selaras dengan keberpihakan sektor swasta yang menjadi mitra pemerintah dalam mendukung usaha mikro dan pengembangan koperasi,” kata pengajar di Universitas Maarif Hasyim Latif (UMAHA) ini.(*)

Reporter: Lizya Kristanti

Editor: Lizya Kristanti

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *