MALANG, Tugumalang.id – Sekelompok petani yang tergabung dalam Ludruk Organik akan menyajikan pentas teater berjudul Hikayat Keblek dalam kegiatan Busu Jaman Biyen (BJB) 2026. Meski tak ada latar belakang teater, para petani ini sangat bersemangat dalam menampilkan karya mereka yang terbaik.
Event yang digelar oleh warga Dusun Busu, Desa Slamparejo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang tersebut akan dilaksanakan selama tiga hari, yakni pada Jumat (10/4/2026) hingga Minggu (12/4/2026). Ludruk Organik akan tampil di malam terakhir.
Baca Juga: Mesin Kebi dari BI Malang Dorong Beras Petani Kabupaten Malang Naik Kelas
Nama Ludruk Organik tercetus karena para anggotanya kerap latihan di sudut ladang, tak jauh dari tumpukan kotoran sapi. Kelompok ini terdiri dari petani, peternak, perangkat desa, anak-anak, sampai orang tua.
“Yang main di pentas ini bukan seniman,” kata Ketua Umum BJB Fest, Kusnadi, belum lama ini.
Dalam pertunjukan ini, Ludruk Organik mengangkat cerita Hikayat Keblek, sebuah fenomena yang terjadi di tahun 1970-1980an. Keblek adalah makhluk gaib yang suka mencuri beras, jagung, dan hasil panen lainnya.

Kusnadi mengatakan, cerita ini mereka angkat untuk mengenalkan anak-anak muda pada fenomena yang pernah terjadi 50 tahun lalu di Dusun Busu. Ia berharap anak-anak muda di Dusun Busu lebih mengenal dan mencintai tempat kelahiran mereka.
“Ini adalah cerita rakyat kami sendiri,” kata Kusnadi.
Baca Juga: Pemkot Batu Dukung Petani Muda Naik Kelas Lewat Demo Day Petani Muda Berjaya Season II
BJB adalah festival rakyat yang pertama kali digelar pada tahun 2018. BJB kembali digelar setahun setelahnya, namun harus terhenti di tahun ketiga karena pandemi COVID-19.
Tahun ini BJB mengusung tajuk Rekonsiliasi Budaya di Tanah Adat. Melalui festival ini, warga Dusun Busu ingin mengenalkan tradisi, kisah-kisah, kesenian, hingga makanan tradisional mereka.
“Kami ingin mengenalkan kampung kami dan cerita-cerita rakyat ke dunia luar. Tahun ini kami berharap ada dampaknya ke masyarakat (secara ekonomi). Setiap rumah yang ada UMKM, akan kami pasangi penanda seperti stiker,” terang Kusnadi.
Selain pertunjukan dari Ludruk Organik, BJB 2026 juga akan dimeriahkan dengan grebek pawai, macapat, tari topeng, hingga stand kuliner yang menyajikan makanan khas Dusun Busu. Ribuan warga Dusun Busu terlibat langsung dalam pelaksanaan festival ini.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Herlianto. A
























