MALANG, Tugumalang.id – Infeksi cacing hati pada sapi menjadi penyakit yang umum ditemukan, terutama pada sapi yang berasal dari peternakan tradisional. Meski demikian, daging sapi yang terinfeksi cacing hati masih aman dikonsumsi.
Petugas Pemeriksa Hewan Kurban di Masjid Baiturrahman Kepanjen, Muhammad Thoriqul Isnaini, mengatakan, pihaknya menemukan dua sapi kurban yang disembelih terinfeksi cacing hati. Namun, kondisi tersebut tidak menjadi masalah karena cacing hati tidak menular ke manusia.
“Sebenarnya aman untuk dikonsumsi karena tidak menular ke manusia. Hanya saja karena bentuknya cacing, jadi manusia jijik,” kata Muhammad saat ditemui di Masjid Baiturrahman Kepanjen, Rabu (27/5/2026).
Baca juga: Masjid Agung Baiturrahman Kepanjen Bagikan Lebih dari 1.000 Paket Daging pada Iduladha 1447 H,
Sebelum dikonsumsi, bagian yang terinfeksi cacing cukup dipotong dan dibuang. Setelah itu, daging dan bagian lainnya harus direbus hingga matang agar aman dikonsumsi.
“Tadi infeksi yang kami temukan masih tergolong ringan, jadi tinggal kami bersihkan,” imbuh Muhammad.
Ia menambahkan, infeksi cacing hati merupakan penyakit yang umum ditemukan di wilayah Kabupaten Malang karena sebagian besar peternakan sapi masih menggunakan sistem tradisional. Cacing tersebut berasal dari telur siput yang menempel pada rumput segar.

“Supaya sapi terhindar dari cacing, sebaiknya rumput didiamkan selama minimal enam jam di suhu ruang. Sapi jangan diberi rumput segar,” jelasnya.
Sudah Diperiksa Daging Sapi Kurban Aman Dikonsumsi
Pada momen Iduladha 1447 H ini, Muhammad bertugas memeriksa enam ekor sapi dan 10 ekor kambing yang disembelih di Masjid Baiturrahman Kepanjen. Sebelum disembelih, seluruh hewan diperiksa kondisi kesehatan dan kelayakannya.
Baca juga: Waspada Cacing Gelang: Gejala, Penularan, Pencegahan dan Dampaknya Kesehatan
Pemeriksaan meliputi usia hewan yang dideteksi melalui gigi. Kambing minimal berusia satu tahun, sedangkan sapi berusia dua hingga tiga tahun.
Muhammad juga memeriksa suhu tubuh hewan untuk memastikan tidak mengalami demam. Suhu ideal hewan berkisar antara 38-39 derajat Celcius.
“Kami juga memeriksa kulitnya, ada luka atau tidak. Tanduknya pun kami periksa,” ujar Muhammad.
Seluruh hewan kurban di Masjid Baiturrahman Kepanjen telah dinyatakan layak disembelih. Setelah proses penyembelihan, Muhammad kembali melakukan pemeriksaan organ dalam yang meliputi hati, limpa, dan lambung.
Dari hasil pemeriksaan tersebut, ditemukan infeksi cacing hati pada dua sapi. Namun, infeksinya tergolong ringan sehingga daging sapi tersebut masih aman dikonsumsi.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko





























