Minggu, Agustus 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Cerita Nur Fida, Gadis 7 Tahun yang Lari dari Erupsi Gunung Semeru

Redaksi by Redaksi
Desember 12, 2021 9:45 am
in Berita
Nur Fida bocah yang berlari mencari selamat dari semburan Gunung Semeru

Nurfida (7)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

LUMAJANG – Saat Gunung Semeru erupsi, Sabtu (4/12/2021), beredar video-video warga berlarian menyelamatkan diri dari kejaran awan panas.

Salah satu video yang viral adalah ketika gadis kecil berjilbab hijau diikuti dengan anak-anak kecil lainnya berlari menjauhi debu volcanik Gunung Semeru.

READ ALSO

Anggota DPRD Kota Malang Usul Ada Ruang Kreatif di Setiap Sudut Fasilitas Publik

Warga RT 05 Joyo Agung Bersatu dalam Festival Harmoni Kemerdekaan RI ke-81

Gadis kecil tersebut diketahui bernama Nurfida (7) dan akrab dipanggil Fida. Kisahnya menyelamatkan diri dari erupsi Gunung Semeru terungkap saat relawan dari Little Project bertemu dengannya di posko pengungsian.

Mereka mengunggah kabar terkini Fida dalam bentuk video di akun Instagram mereka @littleproject.idn. Hingga artikel ini ditulis, video tersebut telah ditonton lebih dari 131.000 kali.

Rupanya pertemuan relawan dari Little Project dan Fida ini tidak disengaja. “Awalnya kami nggak ada niat untuk membuat konten tentang Fida,” ungkap Muhammad Reza Nur Ramdani, anggota tim Media Little Project.

Para relawan dari Little Project saat itu hanya fokus pada evakuasi. Namun karena cuaca buruk, mereka menghentikan aktivitas evakuasi.

Akhirnya mereka memutuskan untuk mengangkat kisah anak yang terlihat berlari kencang di video erupsi Gunung Semeru.

Mereka pun mencari keberadaan Fida dengan bertanya ke beberapa relawan di berbagai posko pengungsian.

Fida akhirnya ditemukan di pengungsian di daerah Penanggal. Tim relawan pun berbincang-bincang dengan Fida mengenai peristiwa yang membuatnya viral tersebut.

“Saya tanya ke anaknya, ini bener adik bukan. Terus dia jawab, iya bener itu Fida lagi lari,” jelas Reza.

Kondisi Fida saat ini baik-baik saja meskipun tengah mengikuti trauma healing. “Waktu ketemu kami, dia happy banget,” ujar Reza.

Ia sangat aktif dan antusias saat menceritakan pengalamannya lari dari erupsi Gunung Semeru. “Dia kalau kami kasih pertanyaan, jawabnya nyambung,” kata Reza.

Fida bercerita bahwa saat Gunung Semeru memuntahkan awan panas, ia sedang mengaji di masjid bersama dengan ustaz dan teman-temannya. Masjid berkubah biru tersebut juga bisa dilihat di video Fida yang viral.

Ustaz yang mengajar Fida kemudian memerintah santri-santrinya untuk lari dan mencari tempat yang aman karena ada getaran. Oleh karena itulah Fida dan teman-temannya keluar masjid dan berlari kencang.

Saat itu Fida berada di lokasi yang paling berbahaya, yaitu Curah Kobokan, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.

“Dia bilang saat lari, dia lihat pohon-pohon itu rubuh (jatuh),” ujar Reza.

Fida juga mengaku berlari sangat jauh dan bersembunyi di Masjid Kajar Kuning. Namun hingga saat ini tim relawan masih mencari tahu keberadaan masjid ini.

Fida bersembunyi lama di masjid tersebut bersama warga lainnya.

Sementara itu, orang tua Nurfida sedang berada di rumah saat Gunung Semeru erupsi. Mereka berlari menyelamatkan diri secara terpisah dari Fida.

Mereka berlindung dari guguran awan panas dan baru bisa mencari anak mereka pada pukul 17.00 saat erupsi selesai.

Orang tua dan anak ini akhirnya bertemu pada pukul 21.00 atau sekitar enam jam setelah erupsi.

Nurfida yang masih duduk di bangku TK B ini menceritakan kisahnya secara aktif dan jelas menggunakan Bahasa Jawa dan diterjemahkan oleh kakeknya ke dalam Bahasa Indonesia.

“Iya, dia sendiri yang cerita pakai Bahasa Jawa. Kemudian diterjemahin sama kakeknya karena kami nggak paham Bahasa Jawa,” pungkas Reza.

Reporter : Aisyah Nawangsari Putri

Tags: debu vulkanikerupsi gunung semeru

Related Posts

Anggota DPRD Kota Malang Usul Ada Ruang Kreatif di Setiap Sudut Fasilitas Publik
Berita

Anggota DPRD Kota Malang Usul Ada Ruang Kreatif di Setiap Sudut Fasilitas Publik

Kamis, 27 Agu 2026
Perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia di Perumahan White House Joyo Agung, RT 05/RW 13, pada Sabtu (8/8/2026). Foto/dok
Berita

Warga RT 05 Joyo Agung Bersatu dalam Festival Harmoni Kemerdekaan RI ke-81

Sabtu, 8 Agu 2026
Jembatan Bunul, Salah Satu Jalan Alternatif di Kota Malang Khusus Pejalan Kaki dan Kendaraan Roda Dua (Foto: Google Maps)
Berita

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Selasa, 2 Jun 2026
Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Next Post
UIN Malang - UIN Malang Raih Penghargaan PTKI dengan Mahasiswa Asing Terbanyak di Adiktis

UIN Malang Raih Penghargaan PTKI dengan Mahasiswa Asing Terbanyak di Adiktis

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.