MALANG, Tugumalang.id – Desa Wonorejo Kecamatan Poncokusumo menjadi salah satu desa pendampingan program Inklusi Pencegahan Perkawinan Anak di Kabupaten Malang. Salah satu kegiatan yang dilakukan dalam program ini adalah pembenntukan forum anak desa beberapa bulan lalu.
Pasca dibentuk Forum Anak Desa Wonorejo kemudian dilakukan workshop penguatan kapasitas agar anak-anak dalam forum desa tersebut lebih aktif dalam kampanye pencegahan perkawinan anak.
Program Inklusi Pencegahan Perkawinan Anak ini dicanangkan oleh Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Malang bekerja sama dengan PC Fatayat NU Kabupaten Malang dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang.
Baca Juga: Cegah Perkawinan Anak, Lakspedam PCNU Kabupaten Malang Gelar Sosialisasi di Desa-desa Dampingan
Penguatan kapasitas dalam forum anak tingkat desa ini diisi oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Raden Rahmat (UNIRA) Malang sekaligus aktivis sosial kemasyarakat, Dr M Yusuf Azwar Anas. Ketua Umum Forum Anak Kabupaten Malang, Hafizh Cleo juga turut mengisi materi.
Pada Kamis (19/9/2024) keduanya menyampaikan materi kepada Forum Anak Desa Wonorejo di Balai Desa Wonorejo. Materi disampaikan dengan cara yang menyenangkan sehingga anak-anak tidak kesulitan dalam memahami. Bahkan, Yusuf memberikan berbagai kuis dan pertanyaan yang bisa dijawab dengan santai oleh anak-anak.
Baca Juga: Sederet Kegiatan DP3AP2KB Kota Batu Sosialisasikan Hak Anak di Hari HAN 2024
Salah satunya adalah dengan meminta anak-anak menuliskan cita-cita mereka di sticky note dan menempelnya bersama-sama. Anak-anak pun menuliskan profesi yang ingin mereka geluti saat dewasa nanti.
“Tujuan utama adanya forum anak ini adalah mengorganisir kampanye advokasi tentang isu-isu anak, melaksanakan proyek komunitas untuk menghadapi tantangan sosial dan lingkungan, serta pelatihan dan peningkatan kapasitas terkait pencegahan perkawinan anak di Desa Wonorejo,” papar Yusuf.
Selain isu perkawinan anak, forum ini juga bertujuan mengorganisir kampanye advokasi tentang pekerja anak, pendidikan, kesehatan, dan perlindungan lingkungan. Dalam mencapai tujuan tersebut, Lakpesdam PCNU Kabupaten Malang melibatkan anak-anak secara langsung.
Anak-anak yang terlibat dalam forum ini bergabung dalam laskar anak. Mereka menjadi peer educator atau pendidik bagi teman-teman sebayanya. Dalam forum ini, mereka juga menerima materi tentang kepemimpinan.
“Indikator keberhasilan forum anak di antaranya adalah peningkatan kesadaran, mempengaruhi kesadaran, keterlibatan komunitas, dan pengembangan kepemimpinan,” kata Yusuf.
Materi serupa disampaikan oleh Ketua Umum Forum Anak Kabupaten Malang, Hafizh Cleo. Forum ini bertujuan memotivasi dan mengadvokasi anak-anak di Kabupaten Malang untuk senantiasa mengisi waktu luang dengan kegiatan-kegiatan positif dan bermanfaat.
“Visi kami adalah aktif mempelopori kegiatan-kegiatan pendidikan dan kesehatan anak-anak di Kabupaten Malang,” kata Hafizh.
Pemerintah Desa Wonorejo juga telah mencanangkan program Dolanan Anak Tradisional (Donat) berupa permainan-permainan edukatif berbasis kearifan local untuk anak-anak, seperti engklek, gobak sodor, dan sebagainya.
Permainan ini diharapkan bisa mencegah ketergantungan gadget pada anak-anak serta meningkatkan kapasitas mereka dalam kehidupan sosial.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Herlianto. A





























