Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pilihan Redaksi

Catatan Mudik (3): Bermalam Minggu di Alun-Alun Sragen

Redaksi by Redaksi
Mei 1, 2022 8:11 am
in Pilihan Redaksi
catatan mudik

Suasana malam Minggu di Alun-alun Sragen, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah, Sabtu, 30 April 2022. Foto: Abdi Purmono

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Tiga pria berpakaian badut menghibur ratusan orang yang menikmati malam minggu di Alun-Alun Sasono Langen Putro di pusat kota Sragen, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah, Sabtu, 30 April 2022.

Mereka mengamen. Seorang di antara mereka menyodorkan kotak sumbangan kepada orang-orang yang duduk-duduk. Mayoritas anak muda. Bukan semua warga asli Sragen, tapi banyak yang datang dari wilayah Kabupaten Karanganyar, 31 kilometer di selatan Sragen atau 45 menit bersepeda motor.

READ ALSO

Sejarah di Balik Nama Kampung Gandean, Jejak Permukiman Abdi Pemerintahan di Jantung Kota Malang

Omah Wiromargo Hadir sebagai Rumah Baca Gratis di Sekitar Pasar Besar Malang

Ketiga badut juga mengajak orang-orang berfoto bersama. Mereka tidak memungut biaya kecuali mengandalkan keikhlasan pengunjung. Rata-rata pengunjung memberikan Rp 1.000 hingga Rp 5 ribu.

catatan mudik
Suasana malam Minggu di Alun-alun Sragen, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah, Sabtu, 30 April 2022. Foto: Abdi Purmono

Namun, belum sempat bertanya lebih banyak, mereka sudah berpindah ke area lain. “Kami keliling dulu Mas. Kalau mau nyumbang silakan, seikhlasnya. Makanya pendapatan kami tak menentu. Dapat Rp 50 ribu saja sudah syukur alhamdulillah banget ,” ujar seseorang dari mereka, dalam logat yang medhok Jawa.

Mereka berlalu dari hadapan tanpa sempat difoto. Di sisi kiri-kanan alun-alun cukup banyak warung, berpadu dengan aneka mainan hiburan untuk anak-anak, lengkap dengan musiknya, seperti mobil-mobilan, kuda-kudaan, dan skuter-skuteran. Lampu warna-warni menyala bergantian sehingga suasana alun-alun lebih mirip pasar malam.

Begitulah kesan Ahmad Wahyu asal Bekasi, Jawa Barat. Pemuda berusia 23 tahun ini bersantai di alun-alun bersama empat adiknya. Mereka ngobrol sambil menikmati kudapan bola-bola bersaus pedas dan es teh.

catatan mudik
Suasana malam Minggu di Alun-alun Sragen, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah, Sabtu, 30 April 2022. Foto: Abdi Purmono

“Tiap mau Lebaran kami ke Sragen untuk mengunjungi nenek. Nenek asli Sragen, jadi ya disempatkan ke alun-alun karena di sinilah pusat keramaiannya,” kata Ahmad.

Selain mengunjungi alun-alun, Ahmad dan adik-adiknya juga suka mengunjungi Waduk Kedung Ombo untuk berwisata sekaligus mengunjungi kerabat yang tinggal di desa sekitar waduk.

“Kami beberapa kali ke sana. Saya suka monumennya sehingga saya tahu sejarah pembangunan waduk,” kata Ahmad, mahasiswa Teknik Industri Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta Selatan.

Waduk Kedungombo berlokasi di perbatasan tiga kabupaten di Provinsi Jawa Tengah, yaitu Grobogan, Sragen, dan Boyolali. Waduk seluas 6.576 hektare ini dibangun selama 11 tahun, sejak 1980 hingga diresmikan Presiden Soeharto pada 18 Mei 1991.

Pembangunan Waduk Kedungombo menuai protes banyak kalangan, terutama para penduduk setempat. Namun, proyek nasional tersebut tetap berjalan dan berakibat 37 desa ditenggelamkan dan 5.268 keluarga kehilangan tempat tinggal.

Obrolan kami beralih ke kuliner. Ahmad dan adik-adiknya sangat menyukai Soto Girin. Menurut Ahmad, Soto Girin sangat terkenal di Sragen dan jadi warung soto legendaris yang layak disinggahi oleh para pemudik yang melintasi Sragen.

Menurut Ahmad, kelebihan Soto Girin terletak pada kuah beningnya yang kental dan gurih. Bumbu-bumbunya juga meresap. Pengunjung bisa pilih varian daging sapi atau ayam. Harga seporsi pun sangat murah dibandingkan harga semangkok soto di Bekasi.

“Di Bekasi juga ada soto tapi rasanya tak seenak di sini. Kalau saya suka soto dagingnya. Yang jelas harganya murah banget, cuma goceng (Rp 5.000),” kata dia.

Soto Girin berlokasi di Jalan Raya Sukowati, Kecamatan Sragen Wetan. Warung soto ini berdiri sejak 1953, makanya jadi warung soto legendaris dan salah satu ikon kuliner Sragen.

Sekitar 100 meter di belakang Ahmad dan adik-adiknya ada Rizal dan Satria, dua remaja siswa sekolah menengah kejuruan negeri atau SMKN.

Rizal bilang, alun-alun jadi tempat mereka untuk bersantai gratis. Cukup bermodal gorengan dan teh manis, Rizal dan Satria bisa ngobrol berjam-jam.

“Kami sukanya ke sini ya pas malam mingguan begini. Kalau siang kan panas,” kata Rizal, 18 tahun, siswa SMK Negeri 1 Gesi.

Rata-rata pengunjung sukanya makan gorengan, setidaknya begitulah amatan Rizal dan Satria. Mereka sendiri beli bola mie yang bentuknya mirip bakso berkuah pedas, seperti yang juga dinikmati Ahmad dan adik-adiknya.

Rizal dan Satria patungan masing-masing Rp 5 ribu hingga berjumlah Rp 10 ribu untuk beli 10 bola mie. Es tehnya cuma Rp 2 ribu seplastik.

“Ya begini Pak suasananya alun-alun kalau malam. Bisa santai gratis tanpa banyak keluar uang, paling cuma beli gorengan dan bayar parkir sepeda motor Rp 2 ribu. Maklumlah kami masih sekolah,” kata Rizal, lalu tertawa. “Kami pulangnya jam 11 saja.”

Di masa lalunya, Alun-alun Sragen adalah sebuah lapangan tenis bernama Lapangan Sukowati milik PT Kereta Api Indonesia. Luasnya 6.000 meter persegi.

Alun-alun ini berada di tepi Jalan Raya Sukowati, jalan raya utama penghubung Jawa Tengah dan Jawa Timur, terutama menghubungkan Solo dan Surabaya selaku dua kota besar utama. Posisinya menghadap Kantor Bupati Sragen.

Pada dekade 1970, tepatnya pada masa pemerintahan Bupati Sayid Abbas (1975-1980), Lapangan Sukowati diubah jadi alun-alun Kabupaten Sragen dan diberi nama Alun-alun Sasana Langen Putro, yang berarti tempat kegemaran anak.

Alun-alun dilengkapi tempat parkir dan musala. Terdapat dua air mancur melingkar yang dibangun pada 2015 dan hanya diaktifkan pada siang hari supaya pengunjung merasa sejuk dan nyaman sehingga pengunjung betah di alun-alun kebanggaan warga Bumi Sukowati, julukan Sragen, tersebut.

Reporter: Abdi Purmono

Editor: Lizya Kristanti

Tags: catatan mudiklebaranmalam mingguMudikMudik 2756 KilometerMudik Malang-Medan dengan Bersepeda MotorPerjalanan Jurnalistiksragen

Related Posts

Kampung Gandean
Pilihan Redaksi

Sejarah di Balik Nama Kampung Gandean, Jejak Permukiman Abdi Pemerintahan di Jantung Kota Malang

Senin, 23 Mar 2026
Omah Wiromargo
Pilihan Redaksi

Omah Wiromargo Hadir sebagai Rumah Baca Gratis di Sekitar Pasar Besar Malang

Minggu, 18 Jan 2026
Kebun Botol Malang
Pilihan Redaksi

TBM Kebun Botol Malang, Literasi dan Pembelajaran Bahasa Asing di Tengah Kebun Hijau

Selasa, 7 Okt 2025
Kebun Botol
Pilihan Redaksi

Kebun Botol Malang, Inovasi Ibu-Ibu Tlogomas Ubah Limbah Plastik Jadi Ladang Hijau Bernilai Ekonomi

Selasa, 7 Okt 2025
KA Jayabaya
Pilihan Redaksi

Catatan Perjalanan KA Jayabaya: Rezeki Bertemu Penumpang Baik, Panik Tragedi Ojol di Jakarta

Selasa, 16 Sep 2025
JFC 2025 Batch 2
Pilihan Redaksi

JFC 2025 Batch 2 Dibuka, Nurcholis Tekankan 6M sebagai Landasan Jurnalisme Berkualitas

Senin, 15 Sep 2025
Next Post
Layanan BBM Pertamina untuk Pemudik

Kehabisan Bensin Saat Perjalanan Mudik, Pertamina Siapkan Layanan Motor Pengantar BBM

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.