Selasa, Juni 2, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

BNPB Himbau Masyarakat Tanam Pohon Keras untuk Cegah Banjir Bandang di Kota Batu

Redaksi by Redaksi
November 7, 2021 11:52 am
in Berita
Penjelasan BNPB terkait banjir bandang di Kota Batu.

Hasil survei udara BNPB Longsor di Sepanjang Tebing alur Lembah Sungai, di kawasan hulu di perbukitan kaki Gunung Arjuna. foto/screenshoot BNPB

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

KOTA BATU – Setelah mengetahui penyebab banjir bandang yang melanda Kota Batu Kamis lalu (4/11/2021), pemerintah Kota Batu dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengupayakan pencegahan terjadinya banjir ulang. Hal ini disampaikan dalam jumpa pers bersama wartawan melalui zoom pada Sabtu sore (6/11/2021).

Salah satu upaya pencegahan tersebut adalah mengganti tanaman semusim di sekitar daerah rawan longsor dengan tanaman dengan akar yang lebih kuat. Pemerintah Kota Bantu meminta petani dan masyarakat turut serta dalam upaya pencegahan banjir ini.

READ ALSO

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

“Sebenarnya saat ini Pemkot bekerja sama dengan Among Tani Foundation sudah mempunyai program satu nama satu pohon. Dan semua bibit kami fasilitasi. Jadi, warga tinggal menanam,” ujar Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko.

Bagi petani yang ingin menanam pohon buah-buahan, pemerintah Kota Batu bisa menyediakan bibitnya. Dia juga meminta petani untuk berhenti menanam tanaman semusim atau sayur di daerah yang rawan longsor.

Tanaman sayur tersebut bisa diganti dengan pohon-pohon dengan nilai ekologis. “Pohon yang bernilai ekologis tinggi artinya bisa berfungsi sebagai alat untuk mengkonservasi kawasan, mempunyai akar kuat, mengikat tanah, dan menyerap air,” jelas Abdul Muhari, Ph.D selaku Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB.

Pohon-pohon bernilai ekologis juga bisa memiliki nilai ekonomis. Selain mencegah banjir dan longsor, pohon-pohon ini masih bisa menghasilkan buah yang bisa dijual petani. Beberapa contoh jenis pohon yang memiliki nilai ekologis dan ekonomis adalah pohon alpukat, mangga, kopi, sukun, aren, dan lain-lain.

Abdul Muhari juga merekomendasikan penanaman pohon-pohon ini di kebun sayur di tanah yang lebih datar. “Kalaupun kebun ini berada di wilayah datar, kalau tidak ada tanaman yang berfungsi untuk mengikat tanah dan menyerap air, lambat laun dia akan menjadi lahan kritis. Ini akan menjadi permasalahan di masa depan,” imbuhnya.

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Sujatmiko

Tags: banjir bandangBanjir Bandang Kota BatuBNPBtanaman keras

Related Posts

Jembatan Bunul, Salah Satu Jalan Alternatif di Kota Malang Khusus Pejalan Kaki dan Kendaraan Roda Dua (Foto: Google Maps)
Berita

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Selasa, 2 Jun 2026
Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Yai Mim membeberkan rencana pindah rumah (M Sholeh)
Berita

Usai Jalani Pemeriksaan Polisi, Yai Mim Ungkap Rencana Pindah Rumah

Selasa, 7 Okt 2025
Kursi kursi yang dipersiapkan untuk audiens acara dakwah Dr Zakir Naik di Starion Gajayana, Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Berita

Panitia Siapkan 10 Ribu Kursi untuk Acara Dakwah Dr Zakir Naik di Stadion Gajayana Malang

Kamis, 10 Jul 2025
Next Post
Banjir bandang yang pernah terjadi di Bumiaji, Kota Batu.

Rumah Terdampak Banjir Bandang yang Berada di Bantaran Sungai Tak Akan Dibangun Ulang

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.