Sabtu, Juli 18, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Bisnis

Bisnis Horor, Bikin Bergidik tapi Menjanjikan

Redaksi by Redaksi
Agustus 27, 2022 3:37 pm
in Bisnis
bisnis horor

Rhenald Kasali dalam podcast yang diunggah di kanal YouTube-nya. Foto: tangkapan layar YouTube Rhenald Kasali

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Baru-baru ini masyarakat Indonesia dihebohkan dengan kehadiran Pesulap Merah atau Marcel Radhival yang membongkar praktik dukun palsu. Melalui kanal YouTube-nya, ia menunjukkan bahwa praktik-praktik mistis yang dilakukan dukun palsu sebenarnya hanyalah trik sulap.

Saat ini, Marcel memiliki 2,7 juta pelanggan di kanal YouTube-nya. Video-video yang ia unggah ditonton hingga jutaan kali. Rupanya, banyak orang yang tertarik menonton konten yang diunggah oleh Marcel.

READ ALSO

5 Inovasi Gerobak Jualan di Malang, dari Kopi Keliling hingga Mie di Pinggir Jalan

Apa Manfaat Live Streaming bagi Pelaku UMKM?

Konten berbau mistis atau horor bukanlah hal yang baru di Indonesia. Selain Marcel, ada banyak YouTuber yang memiliki jutaan penonton dengan mengunggah konten mistis. Beberapa di antaranya adalah Jurnal Risa, Kisah Tanah Jawa, dan Sara Wijayanto.

Guru Besar Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Rhenald Kasali menyoroti hal ini dalam podcast terbarunya yang tayang pada Kamis (25/8/2022).

Ia menyebut bisnis “jualan setan” ini sangat besar dengan perkiraan pendapatan mencapai Rp50-100 triliun. Bisnis berbau mistis mencakup beberapa hal seperti hiburan, wisata, dan penjualan benda-benda magis. “Jadi setan ini dimanfaatkan oleh banyak orang untuk mendapatkan cuan,” ucapnya.

Hiburan mistis seperti film horor di Indonesia memiliki banyak peminat. Bahkan, film dengan jumlah penonton tertinggi di Indonesia adalah film horor yakni KKN di Desa Penari yang sukses menarik 9,2 juta penonton. Kemudian film horor Pengabdi Setan 2 yang saat ini sedang tayang telah ditonton oleh lebih dari 6 juta orang. “Film-film seperti ini telah kita ikuti sejak tahun 1980-an, antara lain adalah seri Susanna,” kata Rhenald.

bisnis horor
Poster film horor terlaris di tahun 2022, Pengabdi Setan 2 dan KKN di Desa Penari. Foto: Instagram Rapi Films dan Instagram KKN Movie

Untuk wisata berbau mistis, Rhenald memberi contoh rumah horor di Amerika Serikat bernama Winchester Mistery House yang terletak di Kota San Jose, Negara Bagian California. Rumah ini memiliki sejarah yang kelam dan keturunan dari pemilik rumah tersebut konon terkutuk.

bisnis horor
Rumah horor yang jadi destinasi wisata, Winchester Mystery House. Foto: Instagram Winchester Mystery House

Alih-alih dibiarkan terbengkalai, rumah tersebut dibuka untuk publik. Sejak dibuka dari tahun 1923, rumah ini telah dikunjungi oleh lebih dari 12 juta orang. Rumah juga kerap menjadi lokasi pesta Halloween.

Rhenald sendiri pernah mengunjungi rumah tersebut dan menceritakan pengalamannya berkeliling dengan seorang pemandu. “Kami masuk ke rumah yang besar sekali, ada sekitar enam lantai. Saya naik tangga, tapi kalau tidak ditemani oleh pemandu, pasti kami kesasar,” ucapnya.

Rumah tersebut memiliki banyak jebakan yang konon dibuat oleh pemilik rumah atas saran dari seorang cenayang. Jebakan tersebut konon berfungsi untuk menyesatkan para hantu.

Sementara bisnis berbau mistis lain yang meraup untung tinggi adalah penjualan benda-benda bersifat magis seperti jenglot, batu akik, bambu kuning, dan sebagainya.

Bisnis batu akik sempat marak beberapa tahun yang lalu. Benda tersebut dipercaya bisa menambah kesuksesan seseorang. “Disebutkan ada sejumlah batu akik yang kalau digunakan akan membuat menjadi lebih sukses, lebih dicintai, wajahnya lebih bersinar, dan lebih sehat,” sebut Rhenald.

Laris manisnya bisnis horor ini, menurut Rhenald disebabkan oleh kebutuhan manusia akan rasa takut. “Masyarakat kita memang senang dengan cerita-cerita yang menyangkut setan. Masyarakat butuh rasa takut dan rasa takut ada di diri semua orang. Dan rasa takut ini harus menyenangkan pada akhirnya,” jelasnya.

Meski demikian, ia menyarankan adanya penelitian ilmiah yang bisa dipertanggungjawabkan untuk mencari tahu alasan bisnis horor sangat digemari.

 

Reporter: Aisyah Nawangsari

Editor: Lizya Kristanti

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: bisnisbisnis hororbisnis menjanjikan

Related Posts

Salah satu inovasi gerobak jualan kopi modern di Malang (Foto: Google Maps)
Bisnis

5 Inovasi Gerobak Jualan di Malang, dari Kopi Keliling hingga Mie di Pinggir Jalan

Jumat, 17 Jul 2026
Apa Manfaat Live Streaming bagi Pelaku UMKM?
Bisnis

Apa Manfaat Live Streaming bagi Pelaku UMKM?

Rabu, 15 Jul 2026
Masuk Tahun Ajaran Baru, Ini 7 Toko Seragam dan Perlengkapan Sekolah di Kota Malang
Bisnis

Masuk Tahun Ajaran Baru, Ini 7 Toko Seragam dan Perlengkapan Sekolah di Kota Malang

Senin, 13 Jul 2026
Perbedaan Reseller dan Dropshipper, Pahami Cara Kerjanya dalam Bisnis Online
Bisnis

Perbedaan Reseller dan Dropshipper, Pahami Cara Kerjanya dalam Bisnis Online

Senin, 13 Jul 2026
Jangan Keliru, Ini Perbedaan Omzet, Pendapatan dan Laba yang Perlu Diketahui UMKM
Bisnis

Jangan Keliru, Ini Perbedaan Omzet, Pendapatan dan Laba yang Perlu Diketahui UMKM

Senin, 13 Jul 2026
Mengenal Cara Kerja Iklan Digital untuk Meningkatkan Promosi UMKM
Bisnis

Mengenal Cara Kerja Iklan Digital untuk Meningkatkan Promosi UMKM

Rabu, 8 Jul 2026
Next Post
pesta miras

Reklame Ajakan Pesta Miras Khusus Wanita Dewasa Beredar di Kota Malang

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.