Minggu, Agustus 9, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Bianglala Alun-alun Bukan Ikon Maupun Landmark Kota Batu

Redaksi by Redaksi
Februari 17, 2026 6:04 pm
in News
Wahana bianglala atau ferris wheel di Alun-alun Kota Batu. Foto: Eksplor Malang

Wahana bianglala atau ferris wheel di Alun-alun Kota Batu. Foto: Eksplor Malang

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Anggota Komisi B DPRD Kota Batu Sujono Djonet merasa tergelitik dengan maraknya narasi bahwa bianglala atau wahana ferris wheel di Alun-alun merupakan ikon dan landmark Kota Batu. Ia mengingatkan pemerintah agar tidak salah kaprah dalam membangun narasi mengenai identitas kota.

Rencana Pemerintah Kota Batu dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu untuk kembali mengoperasionalkan wahana bianglala kembali digulirkan pada 2026. Sejak rusak pada 2022 lalu, wacana untuk kembali dioperasionalkan wahana ini selalu kandas di tiap tahun karena skala prioritas.

READ ALSO

Water Bombing 4.800 Liter Dikerahkan untuk Padamkan Karhutla Bromo

Jadwal SIM Keliling Kota Malang Agustus 2026, Catat Lokasinya

Baca Juga: Wali Kota Batu Pimpin Aksi Pemberantasan Sarang Nyamuk DBD di Kampung-kampung

Dalam hal ini, kata Djonet, bukan berarti dirinya tak sepakat dengan pengaktifan kembali wahana itu. Hanya saja, ia merasa jengah ketika narasinya selalu menyangkut soal bahwa bianglala adalah salah satu identitas Kota Batu.

Ikon Kota Batu Tetap Apel

Djonet, yang memiliki rekam jejak panjang dalam keterlibatannya dalam tim penataan Alun-alun Kota Batu, menegaskan bahwa bianglala bukanlah ikon kota sebagaimana sering digaungkan belakangan ini.

Menurutnya, bianglala hanya wahana permainan pelengkap, bukan wajah utama yang mewakili jiwa Kota Batu.

“Ikon Kota Batu tetap apel dan hasil buminya. Sejak awal, penataan Alun-alun didesain menjadi etalase potensi Kota Batu. Makanya ada simbol apel, jeruk hingga sapi perah di sana. Jadi, saya tegaskan bianglala itu bukan ikon dan bukan identitas,” tegas Djonet, Selasa (17/2/2026).

Anggota Komisi B DPRD Kota Batu Sujono Djonet. Foto: Azmy
Anggota Komisi B DPRD Kota Batu Sujono Djonet. Foto: Azmy

Jika hal itu dibiarkan terus berlarut, ia khawatir ada pergeseran perspektif yang salah jika bianglala terus dipaksakan sebagai magnet utama.

Djonet merasa perlu untuk kembali meluruskan sejarah penataan Alun-alun agar generasi mendatang tidak kehilangan akar identitas lokalnya.

Terkait wacana pengaktifan kembali bianglala yang selalu muncul setiap tahun, Djonet menyatakan tidak keberatan secara prinsip. Namun, ia menekankan bahwa hal tersebut jangan sampai menjadi prioritas utama seolah-olah denyut nadi Alun-alun hanya bergantung pada wahana tersebut.

Lebih Baik Fokus Revitalisasi Kawasan

Ia justru menyoroti penurunan kualitas Alun-alun sebagai fasilitas publik. Saat ini, kesan Alun-alun sebagai “etalase wajah kota” dianggap nyaris hilang akibat penataan yang kurang rapi.

Baca Juga: Dilema Realisasi Rumah Subsidi MBR di Kota Batu, Lahan Mahal dan Terbatas

Mulai penataan PKL yang belum maksimal, masalah parkir yang carut marut sehingga kesan Alun-alun sebagai ruang publik terkesan ‘rembes’ atau kumuh.

Selain itu, ia juga menambahkan agar Alun-alun yang seharusnya menjadi etalase potensi daerah juga jangan sampai terlihat sebagai hutan kota. Ia menilai saat ini semua ikon potensi daerah tersebut tertutup dengan rindangnya banyak pohon-pohon. ”Ini perlu ditata juga,” ujarnya.

Djonet meminta Pemkot Batu untuk memiliki perspektif yang jelas sebelum melangkah lebih jauh dalam menata Alun-alun. Fokus utama seharusnya adalah mengembalikan fungsi Alun-alun sebagai ruang publik yang nyaman, indah juga mencerminkan kekayaan hasil bumi Batu.

“Sebelum menata, perspektifnya harus jelas dulu. Jangan sampai kita sibuk mengurus bianglala, tapi melupakan kenyamanan warga dan keindahan Alun-alun sebagai ruang terbuka hijau yang menjadi representasi kota wisata,” pungkasnya.

Seperti diketahui, pada 2026 ini DLH kembali ingin mengaktifkan operasional bianglala Alun-alun Kota Batu sebagai ikon dan landmark. Alih-alih mengandalkan APBD, ada skema alternatif lain yang disiapkan yakni skema kerja sama dengan Badan Usaha (KPBU).

Sejauh ini, Pemkot Batu juga telah merampungkan Detail Engineering Design (DED) sebagai pedoman teknis pembangunan ulang bianglala agar memenuhi standar keamanan dan operasional. Penataan kawasan Alun-Alun juga ditargetkan lebih rapi dan nyaman pada 2026.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: M Ulul Azmy

Editor: Herlianto. A

Tags: Alun-alun kota batuBianglalaHeadlineikon kota batukota batu

Related Posts

Water Bombing 4.800 Liter Dikerahkan untuk Padamkan Karhutla Bromo
News

Water Bombing 4.800 Liter Dikerahkan untuk Padamkan Karhutla Bromo

Sabtu, 8 Agu 2026
Jadwal SIM Keliling Kota Malang Agustus 2026, Catat Lokasinya
News

Jadwal SIM Keliling Kota Malang Agustus 2026, Catat Lokasinya

Sabtu, 8 Agu 2026
Festival layang-layang - Festival Layang-Layang Meriahkan HUT RI di Kota Malang
News

Festival Layang-Layang Meriahkan HUT RI di Kota Malang

Jumat, 7 Agu 2026
Ketua BAKN RI Andreas Dorong Ekosistem UMKM Berbasis Closed-Loop di Kota Batu
News

Ketua BAKN RI Andreas Dorong Ekosistem UMKM Berbasis Closed-Loop di Kota Batu

Kamis, 6 Agu 2026
Pekan Olahraga dan Seni Warnai Perayaan HUT Kemerdekaan RI di Lapas Malang
News

Pekan Olahraga dan Seni Warnai Perayaan HUT Kemerdekaan RI di Lapas Malang

Kamis, 6 Agu 2026
Disparta Kota Batu Imbau Peserta Pawai Budaya HUT RI Angkat Seni Tradisi Lokal
News

Disparta Kota Batu Imbau Peserta Pawai Budaya HUT RI Angkat Seni Tradisi Lokal

Kamis, 6 Agu 2026
Next Post
Pelayanan di kantor imigrasi. Foto/dok. Imigrasi

Ini Jadwal Pelayanan Imigrasi selama Bulan Ramadan 1447H

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 07222026 2
Advtm 07222026 1
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.