Sabtu, September 26, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Berdansa Diiringi Alat Musik Langka Buatan Belgia di Jatim Park 3

Redaksi by Redaksi
September 4, 2022 2:10 pm
in Berita
alat musik

Decap Dance Organ 105 Keys, salah satu alat musik langka koleksi Museum Musik Dunia Jatim Park. Hanya ada 5 di dunia. Foto/Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

BATU, Tugumalang – Museum Musik Dunia yang berada di Jawa Timur Park 3, Kota Batu, Jawa Timur dapat menjadi pilihan berwisata anda. Tak hanya bersenang-senang, perjalanan wisata kesana akan menambah khazanah pengetahuan seputar seni musik anda sekeluarga.

Di Museum Musik Dunia, anda bisa melihat secara langsung berbagai bentuk alat musik langka dari berbagai benua. Salah satunya adalah alat musik klasik dari Belgia buatan tahun 1978. Namanya Decap Dance Organ 105 Keys.

READ ALSO

Anggota DPRD Kota Malang Usul Ada Ruang Kreatif di Setiap Sudut Fasilitas Publik

Warga RT 05 Joyo Agung Bersatu dalam Festival Harmoni Kemerdekaan RI ke-81

alat musik
Decap Dance Organ 105 Keys, salah satu alat musik langka koleksi Museum Musik Dunia Jatim Park. Hanya ada 5 di dunia. Foto/Azmy

Alat musik ini lebih seperti kotak musik (box music) atau alat pemutar kaset, namun berukuran besar. Perbedaan ukuran ini karena dalam alat musik ini menyajikan berbagai alat musik seperti satu set drum, xylophone, akordion, synthesizer hingga terompet.

Berbagai alat musik ini tampak akan bermain sendiri karena menggunakan tenaga angin yang kemudian memutar pita rekaman dari gulungan kertas. Jadi begitu kaset diputar, alat musik ini akan bergerak secara otomatis.

”Itu pakai tenaga angin. Kalau di Belgia alat musik ini memang dihadirkan sebagai pengiring dalam pesta dansa,” kata Manajer MMD, Nia Hapsari pada tugumalang.id, Minggu (4/9/2022).

Salah seorang pengunjung menikmati alunan musik dari Decap Dance Organ 105 Keys yang seolah-olah dapat bermaij sendiri. Foto/Azmy

Alat musik ini tergolong langka karena hanya ada 5 di dunia. Satunya ada di Indonesia, di MMD. Alat ini diproduksi oleh PVBA Gebroeders Decap Antwerpen, milik tiga bersaudara di Kota Antwerp, Belgia pada 1978 silam.

Selain Decap Dance, anda juga bisa mencoba sensasi memainkan sejumlah alat musik langka seperti meniup Alphorn, terompet tradisional dari Swiss yang punya dimensi panjang sekitar 3 meter. Selain itu juga ada akordion hingga guzheng dari China. ”Ghuzeng itu semacam alat musik petik kayak kecapi gitu,” jelasnya.

Berbagai koleksi fonograf dan gramofon lawas di lantai 3 Museum Musik Dunia Jatim Park 3. Foto/Azmy

Tak hanya itu, disana anda juga akan melihat banyak kolejsi fonograf dan gramofon. Kedua alat musik ini adalah penemuan paling mutakhir di era 1877 oleh Thomas Alva Edison yang kemudian dikembangkan Alexander Graham Bell menjadi gramafon.

”Dari yang berbentuk kotak musik sampai ada corong suara semua ada. Beberapa dari alat musik yang kita punya, beberapa ada yang masih bisa dimainkan,” ujar Nia sembari memutar salah satu gramafon.

Nuansa musim klasik di lantai 3 Jatim Park semakin lengkap dengan kehadiran Luciano Pavarotti dalam versi patung lilin. Luciano Pavarotti sendiri adalah penyanyi tenor opera tersohor berkebangsaan Italia kelahiran 12 Oktober 1935 .

Berbagai koleksi fonograf dan gramofon lawas di lantai 3 Museum Musik Dunia Jatim Park 3. Foto/Azmy

Patung Lilin Luciano Pavarotti dihadirkan dengan pose saat memperagakan dia memimpin kelompok paduan suara. Cocok sekali untuk menjadi objek swafoto anda dengan ribuan kolekasi alat musik klasik disana.

Nia menuturkan Museum Musik Dunia memang sengaja diciptakan agar masyarakat luas yang pecinta musik untuk mengenal musik dari masa ke masa. Mulai zaman prasejarah hingga era milenial.

“Semua coba kami sajikan, baik dari alat musiknya, kisah sejarahnya. Pengunjung juga bisa mencoba sejumlah alat yang bisa dimainkan,” tuturnya.

Seorang pengunjung mencoba memainkan Alphorn, alat musik tiup tradisional asal Swiss di Museum Musik Dunia Jatim Park 3. Foto/Azmy

Sementara, salah satu pengunjung, Priya Kirana (22) mengaku puas dengan semua hal edukatif soal musik yang disajikan di museum. ”Menurut saya penting sekali, ya. Buat edukasi. Ternyata sejarah musik itu sudah lama dan terus berkembang sampai sekarang. Musisi-musisi dulu ternyata besar sekali perannya,” kata dia, antusias.

Mulai dari sosok patung lilin, memorabilia dan ribuan alat musik yang disuguhkan disana membuat dia sadar bahwa perkembangan musik sedemikian pesat. ”Sangat edukatif sekali dan memperkaya pengetahuan musik saya. Enaknya tuh disini bisa sambil jalan-jalan,” kisahnya.

Reporter: Ulul Azmy
editor: jatmiko

Tags: Alat Musikjatim park 3

Related Posts

Anggota DPRD Kota Malang Usul Ada Ruang Kreatif di Setiap Sudut Fasilitas Publik
Berita

Anggota DPRD Kota Malang Usul Ada Ruang Kreatif di Setiap Sudut Fasilitas Publik

Kamis, 27 Agu 2026
Perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia di Perumahan White House Joyo Agung, RT 05/RW 13, pada Sabtu (8/8/2026). Foto/dok
Berita

Warga RT 05 Joyo Agung Bersatu dalam Festival Harmoni Kemerdekaan RI ke-81

Sabtu, 8 Agu 2026
Jembatan Bunul, Salah Satu Jalan Alternatif di Kota Malang Khusus Pejalan Kaki dan Kendaraan Roda Dua (Foto: Google Maps)
Berita

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Selasa, 2 Jun 2026
Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Next Post
kota batu

APBD Perubahan 2022 Kota Batu Disetujui

BERITA POPULER

  • 7 PTN dengan Prodi Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2026

    7 PTN dengan Prodi Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.