MALANG, Tugumalang.id – Bagi Anda pecinta kuliner pagi, Pasar Sawojajar Kota Malang menjadi surga tersembunyi untuk berburu sarapan. Salah satu menu andalan yang selalu diburu warga adalah Nasi Kuning Bu Aida.
Kuliner dengan cita rasa gurih dan menggugah selera itu memang pas dijadikan menu sarapan. Aroma nasi berbumbu kunyit yang harum, berpadu dengan aneka lauk pauk seperti ayam suwir, sambal goreng kentang, serundeng, dan telur dadar siap menggoda para pengunjung Pasar Sawojajar.
Baca Juga: 5 Kuliner Legendaris Klojen Malang yang Harus Anda Coba
Buka sejak tahun 2013 lalu, pemilik usaha nasi kuning, Aida Masduki (50) mengaku kedainya menjadi salah satu spot kuliner yang menyediakan aneka menu sarapan bagi pengunjung Pasar Sawojajar. Seporsi nasi kuning dibanderol Rp 12 ribu belum termasuk aneka lauk pauk tambahan yang tersedia.
Buka setiap hari mulai pukul 05.30 – 13.00 WIB, dalam sehari Aida bisa menjual tujuh sampai sepuluh porsi nasi kuning dalam sehari, itu belum termasuk menu lainnya.
Baca Juga: Wali Kota Malang Optimalkan Pasar Klojen sebagai One Stop Shopping dan Kuliner
Selain menu nasi kuning, menu yang cukup banyak diminati oleh pengunjung Pasar Sawojajar adalah oseng-oseng godong kates (tumis daun pepaya).
“Saya sudah jualan di sini (Pasar Sawojajar) sudah 12 tahun, sejak 2013. Andalannya nasi kuning dan oseng godong kates, sekarang dinaikkan semua dulu cuma 11 ribu sekarang 12 ribu,” kata Aida kepada Tugumalang.id, Rabu (30/4/2025).
Terbantu Festival Jajanan Pasar
Aida juga mengaku adanya Festival Jajanan Pasar yang diselenggarakan Pemkot Malang dan Bank Indonesia dari 23-30 April 2025 membuat usahanya lebih dikenal masyarakat.
Meskipun ia menyebut para pelanggannya masih kalangan orang tua, dan belum banyak anak muda yang mampir ke stand nasi kuning miliknya.
Aida berharap usaha nasi kuningnya bisa lebih dikenal lagi terutama kalangan anak muda yang ingin berburu kuliner nikmat di Pasar Sawojajar.
“Terbantu festival ini, tetapi kebanyakan pembeli orang tua atau pensiunan. Kalau anak muda masih satu dua yang datang, karena sudah pakai ini (pembayaran non tunai). Sementara orang tua hanya satu dua yang bisa,” ungkapnya.
“Pasar Sawojajar ini, memang banyak yang bilang pasar pensiunan. Memang benar, karena kebanyakan yang datang orang-orang tua semua,” imbuh Aida.
Dengan metode pembayaran non tunai tersebut, jika berbelanja kuliner minimum Rp 25 ribu, Aida mengatakan pengunjung akan mendapatkan potongan harga sampai hari terakhir Festival Jajanan Pasar.
Untuk itu bagi Anda yang ingin merasakan sensasi sarapan pagi di Pasar Sawojajar, wajib untuk mampir ke stand Nasi Kuning Bu Aida dan juga stand kuliner lain yang ada di sana.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
Editor: Herlianto. A
























