Rabu, Juni 3, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pilihan Redaksi

Beramal Cegah Bibit Ekstrimisme Agama Pada Mahasiswa Baru

Membangun Perdamaian dengan Pendekatan Filantropi

Redaksi by Redaksi
Mei 31, 2022 7:03 pm
in Pilihan Redaksi
ekstrimisme

Mantan teroris, Ust Jack Harun (pegang mik), saat berbagi kisah kelamnya menjadi bagian dari organisasi ekstremis agama. Foto: Ulul Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – BEM Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) bersama Cangkir Opini dan Lazizmu Jawa Timur menggelar dialog kebangsaan yang bertajuk Gerakan Filantropi Perdamaian, di Convention Hall UMM, pada Selasa (31/5/2022).

Dalam dialog edukatif ini, dihadirkan langsung eks Napi Teroris (napiter), Ust Jack Harun; Ketua Lazizmu Jatim, Zainul Muslimin; Akademisi, Hasnan Bachtiar; dan Kemenag Jatim, Supriyadi.

READ ALSO

Sejarah di Balik Nama Kampung Gandean, Jejak Permukiman Abdi Pemerintahan di Jantung Kota Malang

Omah Wiromargo Hadir sebagai Rumah Baca Gratis di Sekitar Pasar Besar Malang

Diskusi membahas narasi seputar kegiatan filantropis yang diharapkan mengikis bibit ideologi ekstrimisme agama. Di mana perguruan tinggi sebagai lembaga pendidikan dituntut proaktif mencegah tumbuhnya paham radikalisme dari kalangan mahasiswa. Fenomena keterlibatan mahasiswa dalam jaringan terorisme ini, baru saja terungkap di salah satu universitas negeri di Kota Malang, Jawa Timur.

Ketua Lazizmu Jatim, Zainul Muslimin menuturkan kegiatan filantropi sendiri selaras dengan prinsip kemanusiaan dan kesejahteraan sosial. Pendeknya, kedudukan gerakan filantropi dalam semangat perdamaian ini sangat lekat.

”Juga kegiatan ini bisa dilakukan siapa saja, di mana saja. Saya percaya lewat kegiatan filantropi ini juga adalah bentuk perjuangan terhadap agama, untuk saling bermanfaat sesama umat,” ungkapnya.

Zainul memaparkan semangat filantropi berkaitan dengan masalah kemiskinan, pendidikan, dan kesenjangan sosial.

Menurut dia, kesenjangan selalu menciptakan kecemburuan sosial. Di saat itulah individu merasa ada ketidakadilan sehingga mudah terprovokasi paham-paham yang tidak dianjurkan agama.

”Di situasi seperti inilah yang kerap dimanfaatkan oleh oknum organisasi radikal-ekstrimis sebagai alat memecah belah bangsa. Dari sini, kegiatan filantropi bisa jadi solusinya dan perlu digalakkan lebih luas,” harapnya.

Lebih lanjut, kegiatan filantropi ini ke depannya tetap harus dikawal. Ini mengingat banyak juga organisasi ektremis memanfaatkan dana sedekah atau infaq untuk menghidupi kegiatan mereka. Baiknya, para muzaki menyalurkan amalnya kepada lembaga yang jelas dan berizin.

Lembaga amal yang jelas dan berizin sudah pasti punya tujuan memecah kesenjangan sosial yang jelas. Bahkan lembaga itu juga harus memberi pendampingan agar penerima dana infaq itu ke depan justru berbalik menjadi muzaki.

”Itulah sejatinya tujuan ada lembaga amal. Mereka harus mengatasi persoalan sosial, bahkan sampai menolong umat dari jeratan rentenir sekalipun,” kata dia.

Tipologi gerakan organisasi radikal yang ikut galang dana memanfaatkan sisi filantropis masyarakat ini juga diamini Jack Harun atau nama aslinya Joko Tri Hermanto. Dia adalah eks napiter, anak buah Noordin M Top dan Dr Azhari yang terlibat merakit timer bom dalam aksi Bom Bali I 2002 silam.

Dari pengalaman kelamnya tersebut, Jack Harun memaparkan bagaimana organisasi ini masih terus bergerilya menyebarkan paham ekstremis hingga saat ini. Termasuk lewat kegiatan amal-amal keliling.

Di saat yang tepat, mereka juga kerap menebar opini jihad kepada masyarakat lewat dalih penebusan dosa. Banyak dari kalangan preman hingga pengangguran terjebak dalih ini. Dan kini, ada media sosial yang semakin membantu mereka menyebarluaskan teror tersebut.

”Mereka bisa jadi keliling bawa kotak amal. Mereka juga bisa hadir di akun-akun media sosial dengan nama anonim. Mereka terus bergerak sampai saat ini. Maka dari itu kita juga perlu bergerak, menebar semangat yang positif untuk perdamaian bangsa,” ajaknya.

Kegiatan filantropi, kata dia, juga menjadi alat yang tepat untuk membangun perdamaian. Kendati begitu, niat baik juga perlu dibarengi nalar kritis agar tidak disalahgunakan.

Jack Harun sangat mewanti-wanti generasi muda atau mahasiswa yang memiliki keinginan kuat membantu orang untuk tidak asal memberikan sumbangan kepada orang atau lembaga yang tidak jelas. Untuk membedakannya memang tidak ada identifikasi khusus.

”Makanya harus kritis dan selektif. Tanyakan saja langsung ke orangnya atau cari di internet asal usul lembaganya, kalau tidak jelas mending tidak usah,” pesannya.

Akademisi UMM, Hasnan Bachtiar menambahkan bahwa gerakan filantropi harus diiringi semangat keagamaan yang moderat. Di mana agama harus mampu berafiliasi dengan banyak aspek lain di luarnya seperti sosial budaya.

Sementara, banyak juga kelompok ekstremis atau puritan yang memahami dalil-dalil hanya secara tekstual sehingga dalam memaknai dalil harus dilakukan dengan interpretatif agar tidak mudah menghukumi orang lain.

”Lewat dialog, kita berusaha menjadikan gerakan filantropi sebagai salah satu pencegahan agar tidak disalahgunakan pihak-pihak tertentu, khususnya mengambil manfaat untuk memperluas ajaran keagamaan yang ekstrem dengan dalih sedekah atau infaq,” pungkasnya.

Harapan senada dikatakan Ketua BEM UMM, Harisuddin, agar mahasiswa sebagai agen masyarakat seyogyanya tidak sampai terpengaruh dalam paham ideologis yang radikal. Jika memang ingin banyak belajar dan mendalami agama, sebaiknya perlu ada guru.

”Setidaknya belajar bareng sama teman sesama mahasiswa. Bisa di organisasi intra, itukan wadah belajar bareng. Harapan saya, kami mahasiswa di UMM bisa terus menebar semangat perdamaian,” inginnya.(*)

Reporter: Ulul Azmy

Editor: Lizya Kristanti

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: cegah bibit ekstrimismemalangumm

Related Posts

Kampung Gandean
Pilihan Redaksi

Sejarah di Balik Nama Kampung Gandean, Jejak Permukiman Abdi Pemerintahan di Jantung Kota Malang

Senin, 23 Mar 2026
Omah Wiromargo
Pilihan Redaksi

Omah Wiromargo Hadir sebagai Rumah Baca Gratis di Sekitar Pasar Besar Malang

Minggu, 18 Jan 2026
Kebun Botol Malang
Pilihan Redaksi

TBM Kebun Botol Malang, Literasi dan Pembelajaran Bahasa Asing di Tengah Kebun Hijau

Selasa, 7 Okt 2025
Kebun Botol
Pilihan Redaksi

Kebun Botol Malang, Inovasi Ibu-Ibu Tlogomas Ubah Limbah Plastik Jadi Ladang Hijau Bernilai Ekonomi

Selasa, 7 Okt 2025
KA Jayabaya
Pilihan Redaksi

Catatan Perjalanan KA Jayabaya: Rezeki Bertemu Penumpang Baik, Panik Tragedi Ojol di Jakarta

Selasa, 16 Sep 2025
JFC 2025 Batch 2
Pilihan Redaksi

JFC 2025 Batch 2 Dibuka, Nurcholis Tekankan 6M sebagai Landasan Jurnalisme Berkualitas

Senin, 15 Sep 2025
Next Post
smp 4 ypk malang

Guru SMP 4 YPK Malang Tanamkan Pancasila pada Siswa Lewat Permainan Tradisional

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.