MALANG, Tugumalang.id – Bencana tanah longsor melanda empat titik di Kecamatan Dampit dan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, pada Minggu (5/4/2026) malam. Akibatnya, kebun kopi milik warga tertimbun, sejumlah rumah rusak, dan akses jalan terputus.
Di Kecamatan Dampit, longsor terjadi di dua titik, yakni di Dusun Wonosari, Desa Sukodono dan Dusun Jenger, Desa Srimulyo. Longsor di Desa Sukodono memiliki ketinggian 15 meter dan lebar enam meter.
“Longsor di titik ini menutup jalan yang menghubungkan empat RT. Lalu tanah di bagian bawah jalan ikut longsor dan menutup kebun kopi milik warga,” terang Kepala Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Sadono Irawan, Senin (6/4/2026).

Baca juga: 2 Bencana Tanah Longsor Terjadi dalam 2 Hari Terakhir di Kabupaten Malang
Longsor di Desa Srimulyo memiliki ketinggian sekitar 20 meter dengan lebar 10 meter. Akibatnya jalan desa tersebut tertutup total.
Di waktu hampir bersamaan, terjadi longsor di dua titik yang ada di Dusun Gampingan dan Dusun Sumbertangkil, Desa Sumbertangkil, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang. Di Dusun Gampingan, longsor memiliki ketinggian empat meter dengan ketebalan dua meter dan panjang empat meter.
Akibatnya, dua rumah warga mengalami kerusakan ringan. Longsor di titik ini juga menimpa bahu jalan di ruas jalan menuju ke Desa Pujiharjo.
“Sementara longsor di Desa Sumbertangkil mengakibatkan satu rumah warga mengalami kerusakan ringan,” kata Sadono.
Baca juga: Jalan Longsor di Jabung, Bupati Malang Kucurkan Rp800 Juta untuk Perbaikan
Saat ini petugas telah selesai membersihkan material longsor. Jalan yang tertutup kini sudah bisa dilalui kendaraan baik roda dua maupun roda empat.
“Kami masih melakukan penghitungan terkait kerugian materiil,” tutup Sadono.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko





























