Jumat, Juli 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Bedah Buku Filsafat untuk Pemalas: Filsafat Hadir Menjumpai Kesadaran Kita

Redaksi by Redaksi
Februari 7, 2024 9:00 am
in Pendidikan
Suasana kegiatan bedah buku Filsafat untuk Pemalas. (Dari kiri kekanan), Moderator Jefri Hadi S, Destriana Saraswati, M.Phil, Pendeta Nicky Widyaningrum, dan penulis buku Achmad Dhofir Zuhry.

Suasana kegiatan bedah buku Filsafat untuk Pemalas. (Dari kiri kekanan), Moderator Jefri Hadi S, Destriana Saraswati, M.Phil, Pendeta Nicky Widyaningrum, dan penulis buku Achmad Dhofir Zuhry. Foto/Dandin Akmal Rafi Utomo

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Filsafat itu hadir menjumpai keseharian kita, mengetuk keseharian kita, serta filsafat menjadi dari hidup kita yang setiap hari penuh dengan kegelisahan. Demikian ungkapan Ach Dhofir Zuhry, penulis buku Filsafat untuk Pemalas saat membedah karya tertentingnya itu di Oase cafe & Literacy, Kota Malang Selasa (6/02/2024).

Gus Dhofir, demikian akrab dipanggil, mengatakan bahwa filsafat itu sejatinya bukanlah sesuatu yang mengawang-awang. Ia membumi menjadi persoalan bagi setiap manusia yang berpikir.

READ ALSO

Gerakan Ayah Mengantar Anak Warnai MPLS Ramah di PAUD IT Insan Permata Malang

Tingkatkan Kualitas Akademik, UIN Malang Siapkan Program Studi Menghadapi Akreditasi Internasional

“Filsafat hadir ke keseharian kita, menjumpai kita, mengetuk kesadaran kita atau filsafat menjadi sesuatu yang kemudian kita renungi,” ujar Gus Dhofir.

Baca Juga: Bedah Buku Filsafat untuk Pemalas: Tidak Ada Persoalan dalam Filsafat

Menurut kiai muda itu, peran filsafat dalam kehidupan membuat hidup menjadi lebih bahagia dan menyenangkan. Bahwa ketika melakukan sesuatu  tidak boleh berpura-pura dan jadilah diri sendiri. Fokus pada diri sendiri, karena hidup sejatinya untuk membahagiakan diri sendiri.

Gus Dhofir juga menjelaskan bahwa melalui buku ini, dia tidak hanya menyampaikan filsafat tetapi juga mempromosikan bahasa Indonesia di kalangan Gen Z. “Ada bahasa Indonesia yang jarang kita dengar seperti suai bibir atau yang biasa kita kenal lipsync, dst. ada di buku ini. Jadi sebetulnya bahasa Indonesia juga kaya,” paparnya.

Ia juga berpendapat bahwa menggunakan bahasa yang ringan untuk berfilsafat kadang bertentangan dengan ego penulis. Karena setiap penulis ingin tampak intelektual dan subtil lalu terkesan hebat. Tetapi persoalannya tidak terlalu bermanfaat bagi banyak orang.

Baca Juga: Berburu Lailatul Qadar di New York

Sementara itu, Direktur Oase Institute sekaligus Dosen Universitas Brawijaya Destriana Saraswati, M.Phil mengatakan buku ini cocok untuk Generasi Z yang cenderung malas membaca yang rumit-rumit.

“Ketika membaca Filsafat untuk Pemalas, hal-hal yang jelas dibahas di dalam filsafat dengan bahasa yang tinggi, tetapi di dalam buku ini dijelaskan dengan bahasa yang dekat dengan kita, itu yang menurut saya menarik,” ujarnya.

Dia juga menyebut bahwa bahasa yang digunakan di buku ini ringan seperti ngobrol dengan bahasa sehari hari namun sangat filosofi. Ada contoh-contoh yang relevan dengan anak zaman sekarang, sehingga buku ini cocok untuk “pemalas” yang ingin belajar berfilsafat.

Turut hadir sebagai narasumber, pendeta Nicky Widyaningrum juga mengatakan bahwa buku ini sangat meng-Indonesia. Dia juga mengapresiasi keberhasilan buku tersebut menghadirkan tema-tema filosofis tetapi diterima dengan mudah.

“Dalam konteks kita buku ini sangat meng-Indonesia, di dalam buku ini juga banyak pesan-pesan bersifat lintas agama, karena di situ juga diangkat tentang konteks kristus tanpa nama diperkenalkan,” ujarnya.

 

Penulis: Dandin Akmal Rafi Utomo

Editor: Herlianto. A

Tags: Bedah Buku Filsafatbuku filsafatDhofir ZuhryFilsafat ringanFilsafat untuk PemalasGus Dhofir Zuhry

Related Posts

Gerakan Ayah Mengantar Anak Warnai MPLS Ramah di PAUD IT Insan Permata Malang
Pendidikan

Gerakan Ayah Mengantar Anak Warnai MPLS Ramah di PAUD IT Insan Permata Malang

Kamis, 16 Jul 2026
Tingkatkan Kualitas Akademik, UIN Malang Siapkan Program Studi Menghadapi Akreditasi Internasional
Pendidikan

Tingkatkan Kualitas Akademik, UIN Malang Siapkan Program Studi Menghadapi Akreditasi Internasional

Kamis, 16 Jul 2026
Penelitian Dosen UIN Malang Ungkap Dua Kategori Kufur dalam Al-Qur’an
Advertorial

Penelitian Dosen UIN Malang Ungkap Dua Kategori Kufur dalam Al-Qur’an

Kamis, 16 Jul 2026
Siswa Baru SMA Nasional Malang Diajak Menjelajah Laboratorium ITN Malang
Advertorial

Siswa Baru SMA Nasional Malang Diajak Menjelajah Laboratorium ITN Malang

Kamis, 16 Jul 2026
Mahasiswa Teknik Mesin ITN Malang Raih Juara Kontes Modifikasi, Lepas Penat Skripsi dengan Naik Podium
Advertorial

Mahasiswa Teknik Mesin ITN Malang Raih Juara Kontes Modifikasi, Lepas Penat Skripsi dengan Naik Podium

Kamis, 16 Jul 2026
Dosen UIN Malang Kaji Konsep Al-Huzn dalam Al-Qur’an, Kesedihan Dinilai Bisa Jadi Jalan Pemulihan
Pendidikan

Dosen UIN Malang Kaji Konsep Al-Huzn dalam Al-Qur’an, Kesedihan Dinilai Bisa Jadi Jalan Pemulihan

Rabu, 15 Jul 2026
Next Post
sinopsi film

Tayang di Bioskop Hari Ini!, Sinopsis Film Kupu – Kupu Kertas Kisah Roman Berbalut Konflik Masa Lalu

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.