Kota Batu, Tugumalang.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Batu menggenjot target penerima manfaat Program 1.000 Sarjana menjadi minimal 600 mahasiswa pada tahun anggaran 2027, meski berada di tengah keterbatasan ruang fiskal.
Kebijakan tersebut telah dikunci dalam rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Kota Batu 2027 beberapa waktu lalu. Wali Kota Batu Nurochman menegaskan, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu pilar utama dan arah kebijakan belanja daerah tahun mendatang.
“Penguatan SDM menjadi salah satu arah belanja kita,” ujar sosok yang akrab disapa Cak Nur tersebut, Rabu (16/9/2026).
Baca juga: Program 1.000 Sarjana Kota Batu Butuh Rp13 Miliar Setiap Tahun
Target 600 mahasiswa pada 2027 ini terbilang paling tinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun pertama 2025, misalnya, program tersebut hanya menjangkau 273 mahasiswa dengan gelontoran anggaran sekitar Rp1,7 miliar.
Lalu pada 2026, jumlah penerima melonjak menjadi 400 mahasiswa dengan alokasi mencapai Rp5,6 miliar.
Peningkatan bertahap ini memperlihatkan alokasi belanja APBD berpihak pada pendidikan. Tak hanya pendidikan, KUA-PPAS 2027 Pemkot Batu juga menyasar pembangunan manusia dengan penguatan ekonomi akar rumput di tingkat desa.
Baca juga: 218 Calon Mahasiswa di Kota Batu Lolos Seleksi Administrasi Program 1.000 Sarjana
Dengan arah kebijakan tersebut, APBD 2027 Kota Batu menggeser fokus dari sekadar proyek fisik makro menuju pembangunan berdampak nyata. Mulai dari melahirkan sarjana baru hingga menggerakkan roda ekonomi desa.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
redaktur: jatmiko































