Senin, Agustus 31, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Budaya

Batik Blimbing Pincut Konsumen Mancanegara

Redaksi by Redaksi
Juli 18, 2022 8:01 am
in Budaya
batik blimbing

Aulia Rismawati, pengelola Batik Blimbing sedang memegang desain batik tulis terumit milik mereka. Foto: Fonda Imelia

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Berawal dari program pemerintah di tahun 2009 pada tingkat kelurahan yang mengadakan peningkatan potensi sumber daya ibu-ibu PKK di bidang batik, selang setahun berjalan kegiatan ini harus terhenti dengan alasan tidak banyak orang yang mengenal batik Malang, sehingga hal ini berdampak pada kesukaran perputaran ekonomi.

Namun, Wiwik Niarti selaku owner Batik Blimbing mencoba untuk melihat peluang yang ada, sehingga di tahun 2011 bersama dengan anaknya, Aulia Rismawati, mereka berhasil membangun bisnis mandiri di bidang batik tulis yang diberi nama Batik Blimbing.

READ ALSO

5 Tempat Belajar Membatik di Malang, Cocok untuk Pelajar hingga Wisatawan

Candi Singosari Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara di Musim Liburan

batik blimbing
Warna-warni display oleh kreasi Batik Blimbing. Foto: Fonda Imelia

“Ibu-Ibu PKK menganggap masih kurang menjanjikan waktu itu. Tapi di sini kita melihat kota Malang masih belum banyak pengrajinnya, sementara di kota-kota lain harus ada batik yang mengangkat ciri khas budayanya sendiri. Jadi kita inisiatif untuk melanjutkan kegiatan tadi, tapi menjadi usaha mandiri,” ujar Aulia.

Usaha Wiwik dan Aulia dalam mengangkat budaya Malang bisa dibilang berhasil. Berangkat dari PKK yang tidak memiliki basis membatik, tidak menghentikan langkah mereka untuk mengangkat batik Malang. Mereka menyiasatinya dengan membuka workshop di rumahnya untuk dapat belajar bersama.

Di tahun 2012, dalam produksinya mereka sudah menggunakan canting listrik, hal itu karena Aulia kesusahan untuk mencari Sumber Daya Manusia (SDM) yang dapat membatik.

listrik
Proses menjiplak menggunakan canting listrik. Foto: Instagram @batik_blimbing

“Di sini kami menggunakan canting listrik karena selain efisien juga bisa menekan produksi. Pengeluaran kita banyak, jadi saya sudah mengurangi jasa menggambar (melewati proses menggambar di kain) karena langsung kita jiplak di meja,” jelasnya.

Dia menambahkan, jika penggunaan canting tradisional bisa memakan waktu seminggu pembuatan, sedangkan canting listrik hanya membutuhkan tiga sampai empat hari.

Kini, mereka berhasil men-display berbagai produk dari kain batik seperti tas, selendang, masker, scraft, baju dengan desain yang mengangkat tema budaya dan tempat ikonik di Kota Malang di antaranya Topeng Malang, Tugu Malang, Malang Heritage, hingga Kampung Warna Jodipan.

batik blimbing
Proses pewarnaan batik Malang Heritage. Foto: Fonda Imelia

“Ada beberapa yang sudah kita patenkan motif-motifnya, salah satunya yang khas kota Malang itu tadi. Kurang lebih ada delapan yang sudah dipatenkan,” terangnya.

Dengan tetap mengikuti perkembangan zaman yang ada, Batik Blimbing bisa dikatakan sukses dalam membangun marketplace-nya, ini dibuktikan dengan pemesanan oleh konsumen yang tidak hanya berkutat di Asia Tenggara namun mancanegara.

“Pasarnya karena kita jualan lewat online sudah sampai Inggris, Thailand, Singapura, Jepang. Kalau orang luar lebih menghargai handmade (buatan tangan), mereka lebih suka natural, biasanya juga cari yang ikonik,” tuturnya.

Karena proses pembuatan manual yang dilakukan membutuhkan waktu hingga berhari-hari, tak mengherankan jika harga batik mahal. Dalam produksinya, Aulia membanderol dengan harga 175–500 ribu untuk batik cap sedangkan untuk batik tulis dihargai mulai dari kisaran 500 ribu ke atas.

Dia juga menjelaskan bahwa di sini tugasnya tak hanya mendapatkan rupiah dari pelanggannya, namun juga dibarengi edukasi agar banyak orang paham tentang batik.

“Visi misi mengedukasi bahwa masyarakat belum banyak yang tahu tentang batik. Selama itu menggunakan malam panas disebut batik. Kalau printing tidak diakui UNESCO dan pemerintah karena itu adalah kain bermotif batik,” jelasnya.

 

Reporter: Fonda Imelia

Editor: Lizya Kristanti

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: batik blimbingkota malangmalang

Related Posts

5 Tempat Belajar Membatik di Malang, Cocok untuk Pelajar hingga Wisatawan
Budaya

5 Tempat Belajar Membatik di Malang, Cocok untuk Pelajar hingga Wisatawan

Senin, 20 Jul 2026
Candi Singosari Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara di Musim Liburan
Budaya

Candi Singosari Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara di Musim Liburan

Rabu, 15 Jul 2026
3 Alasan Generasi Muda Memilih Belanja Thrifting 
Budaya

3 Alasan Generasi Muda Memilih Belanja Thrifting 

Jumat, 3 Jul 2026
Aktivitas memutar vinyl wajib jadi itinerary wisatamu di Museum Musik Dunia Jatim Park 3. Foto: Dok
Budaya

List Itinerary Liburan di Kota Batu, Museum Musik Dunia Jatim Park 3 Hadirkan ‘Vinyl Experience

Kamis, 25 Jun 2026
Anjali dan Hal yang Tidak Kembali
Budaya

Anjali dan Hal yang Tidak Kembali

Minggu, 21 Jun 2026
Warga mengarak jolen berisi tumpeng di Gebyar Ritual 1 Suro. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Budaya

Meriah! Gebyar Ritual 1 Suro 2026 di Gunung Kawi Libatkan 1.000 Warga Desa Wonosari

Selasa, 16 Jun 2026
Next Post
sman 3 malang

Alumni SMAN 3 Malang, Adinda Cresheilla Raih 3rd Runner Up Miss Supranational 2022

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.