Sabtu, Oktober 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Banyak Retakan, Bangunan Sekolah di Lereng Bukit Kota Batu Terancam Roboh

Redaksi by Redaksi
Desember 7, 2022 12:23 pm
in Pendidikan
Kepala Sekolah SDN Satu Atap Gunungsari, Siti Roihatul Hasanah, menunjukkan bangunan toilet yang ambrol tak bersisa imbas dari pergerakan tanah dibawahnya yang tak stabil.

Kepala Sekolah SDN Satu Atap Gunungsari, Siti Roihatul Hasanah, menunjukkan bangunan toilet yang ambrol tak bersisa imbas dari pergerakan tanah dibawahnya yang tak stabil. Foto/Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Bangunan sekolah SD dan SMP Satu Atap di Desa Gunungsari, Kota Batu, Jawa Timur, terancam roboh akibat pergerakan tanah yang tidak stabil. Saat ini, sejumlah ruangan seperti ruang guru hingga ruang kepala sekolah terpaksa dikosongkan.

Seperti diketahui, pergerakan tanah yang terjadi pada Jumat (2/12/2022) kemarin membuat struktur bangunan sekolah kehilangan daya penopang. Akibatnya, bangunan toilet ambruk dan tak bisa digunakan.

READ ALSO

Polinema Kembangkan Sistem Monitoring untuk Keselamatan Pesepeda

Research Center UIN Malang Bakal Jadi Pusat Peradaban Riset

Selain itu, pada bangunan di sisi selatan yang digunakan untuk ruang guru mengalami keretakan parah. Terutama pada bagian atap, dinding hingga lantai.

Beruntung saat kejadian para guru tengah mengajar di kelas-kelas yang terletak di bangunan sisi utara sehingga tidak sampai terjadi korban jiwa.

“Saat ini, ruangan mulai kami kosongkan. Bisa jadi nanti masih terjadi pergerakan tanah,” kata Kepala Sekolah SDN Satu Atap Gunungsari, Siti Roihatul Hasanah ditemui, Rabu (7/12/2022).

Meski begitu, aktivitas belajar mengajar di sana tidak sampai terhenti. Hanya saja, para guru dan kepala sekolah selama dua hari ini tidak bisa beristirahat dengan tenang di ruangan. Mereka lebih memilih duduk-duduk di luar atau di ruangan kecil bersekat lain.

Tentu rasa was-was masih menghantui karena potensi pergerakan tanah masih bisa terjadi. “Saat ini saja karena anak-anak ujian, kami masih belum bisa sepenuhnya mengosongkan ruangan. Meski rawan, tapi ya gimana lagi,” ujarnya pasrah.

Meski begitu, dinas terkait seperti Dinas Pendidikan dan juga BPBD Kota Batu memastikan untuk membangun gedung baru di sisi utara yang relatif lebih aman.

“Sudah dikaji dan juga dialokasikan anggaran untuk bikin gedung baru nanti di sisi utara. Karena kalau tetap dibangun di sini tanahnya sudah labil, enggak aman,” ujarnya.

Sebenarnya, ada usulan lain lagi agar sekolah ini dipindah ke tempat yang lebih aman. Menurut Siti, rencana pembangunan sekolah akan digeser lebih jauh di kawasan Dusun Jantur, Desa Brau. Namun ada pertimbangan lain.

“Takutnya kalau dipindah kesana itu aksesnya terlalu jauh. Jadi takutnya nanti malah gak ada yang mau sekolah. Cuman disini satu-satunya akses yang dekat biar anak-anak disini tetap sekolah,” kata Siti.

Hal yang sama dikatakan Kepala BPBD Kota Batu, Agung Sedayu, bahwa sebenarnya pihaknya merekomendasikan agar bangunan sekolah satu atap itu direlokasi ke tempat yang lebih aman.

Pasalnya, berdasarkan hasil kajian PVMBG, BPBD Provinsi dan Geologi UB, kawasan di sana memang tidak direkomendasikan untuk ditempati karena kondisi tanah yang labil. Kawasan itu merupakan kawasan rawan bencana.

Namun di sisi lain, hanya disanalah sekolah satu-satunya di kawasan pemukiman petani yang terletak di ketinggian, di lereng Bukit Paralayang itu. Sebagai jalan tengah, BPBD merekomendasikan untuk menata aliran air dengan membuat sumur pelegah.

Pengaturan ini penting untuk mengurangi tingkat kejenuhan tanah disana. Diketahui, kejenuhan tanah ini juga dipengaruhi oleh sumber mata air yang ada di sekitar lereng.

“Dengan membuat sumur pelegah ini nanti guna mengatur muka air tanah dan kelembapan tanah. Tapi tetap saja, di wilayah itu memang tidak aman untuk ditempati,” paparnya.

Meski begitu, di beberapa sisi, Agung masih dapat menjamin bangunan di areal sisi utara masih aman untuk difungsikan. Tanah yang labil banyak terjadi di satu sisi saja di bagian selatan.

“Tapi nanti akan kita kaji lagi karena intensitas hujan yang tinggi masih berpotensi membuat tanah di sana jenuh. Jadi potensi pergerakan tanah di sana ke depannya masih besar,” ungkapnya.

Reporter: M Ulul Azmy

Editor: Herlianto. A

Tags: Bangunan Sekolahkota batuSekolah

Related Posts

Polinema Kembangkan Sistem Monitoring untuk Keselamatan Pesepeda
Advertorial

Polinema Kembangkan Sistem Monitoring untuk Keselamatan Pesepeda

Jumat, 16 Okt 2026
UIN Malang - Research Center UIN Malang Bakal Jadi Pusat Peradaban Riset
Advertorial

Research Center UIN Malang Bakal Jadi Pusat Peradaban Riset

Jumat, 16 Okt 2026
Tingkatkan Kualitas, FKIP Unisma Berikan Pemahaman tentang Case Method dan Project Based Learning
Pendidikan

Tingkatkan Kualitas, FKIP Unisma Berikan Pemahaman tentang Case Method dan Project Based Learning

Jumat, 16 Okt 2026
Reuni Akbar UIN Malang tahun 2026 dilanjutkan dan pelantikan katan alumin. /Foto: Dok. UIN Malang
Pendidikan

Reuni Akbar UIN Malang 2026, Merajut Ukhuwah Mengukir Inspirasi

Kamis, 15 Okt 2026
Fakultas Psikologi UIN Malang tegaskan komitmen pembangunan zona integritas. /Foto: Dok. Fakultas Psikologi UIN Malang.
Pendidikan

Fakultas Psikologi UIN Malang Tegaskan Komitmen Pembangunan Zona Integritas

Kamis, 15 Okt 2026
Tujuh ilmuwan Universitas Brawijaya masuk daftar Top dua persen Researchers tahun 2026 atau peneliti terbaik dunia. Foto: Dok. UB
Pendidikan

7 Ilmuwan UB Masuk Daftar Peneliti Terbaik Dunia 2026

Rabu, 14 Okt 2026
Next Post
Dosen UM saat ini menjadi DPL di sekolah.

Dosen Bahasa Arab UM Menjadi DPL Kampus Mengajar Angkatan 4

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.