Malang, Tugumalang.id – Prosesi Baiat Dokter Muslim di Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang ( FK Unisma) ke-39 di Hall KH Abdurrahman Wahid, Gedung Pascasarjana pada Sabtu (19/10/2024) menjadi momen yang spesial.
Pasalnya, dalam baiat tersebut mahasiswa FK Kedokteran Unisma penerima program beasiswa dari Pemda Kayong Utara, Kalimantan. yakni Mariati menjadi lulusan terbaik dengan nilai UKMPPD tertinggi yakni 92 dan meraih IPK di atas 3,8.
Atas hasil itu, Mariati juga didapuk menjadi lulusan terbaik se-Unisma pada proses wisuda mendatang. Total ada 27 mahasiswa yang dibaiat atau menyelesaikan pendidikan profesi dokter.
Baca Juga: FK Unisma Baiat Dokter Muslim Periode ke-38, Dekan: Akreditasi Fakultas Meningkat
Momen itu juga menjadi momen spesial karena turut dihadiri sejumlah tamu penting seperti Rektor Unisma, Prof Junaidi, Ketua Dewan Pembina Yayasan Unisma Prof Mohammad Nuh yang juga mantan Menteri Pendidikan Nasional 2009-2014 hingga Ketua Umum Pengurus Yayasan Unisma, Prof Dr Yaqub Cikusin MSi.
Dalam sambutannya, Dekan FK Unisma, dr. Rahma Triliana, M.Kes., Ph.D., menyampaikan rasa syukurnya atas prestasi yang diraih oleh para lulusan periode ini. Ini menjadi lulusan ke-15 selama dirinya menjabat dengan tingkat kelulusan 100 persen.

Ini sebagai bukti bahwa FK Unisma mampu menjaga kualitas pendidikan sehingga menjadi salah satu fakultas yang mampu bersaing di tingkat nasional. ”Capaian ini bagi kami sangat membanggakan,” ungkapnya.
Momen ini kian menjadi spesial pasalnya salah satu mahasiswa penerima beasiswa dari Kayong Utara, Kalimantan meraih nilai UKMPPD (Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter) tertinggi.
”Nilainya 92, hanya selisih sedikit dengan peraih UKMPPD nasional di angka 94,66. Ini menjadi motivasi tersendiri bagi mahasiswa lainnya agar memanfaatkan pendidikan di FK Unisma dengan baik,” kata dia.
Keberhasilan ini, menurut dr. Rahma, tak lepas dari dukungan berbagai pihak. Selain Unisma, juga berkat rumah sakit pendidikan yang menjadi mitra Unisma. FK Unisma bekerja sama dengan 8 rumah sakit yang memiliki visi yang sama dalam mendidik calon dokter profesional.

“Ini juga sekaligus membuktikan bahwa tingkat keterserapan para lulusan FK Unisma di dunia kerja sangat tinggi. Hampir 90 persen lulusan sudah diterima bekerja 2 tahun pasca lulus,” imbuhnya.
Sementara, Rektor Unisma, Prof. Drs. H. Junaidi, M.Pd., Ph.D., memberikan apresiasi tinggi atas prestasi yang diraih oleh FK Unisma. Ini, kata dia, membuktikan bahwa Unisma mampu mencetak lulusan yang berkualitas dan siap bersaing di tingkat nasional.
“Kami sangat bangga dengan prestasi para mahasiswa FK yang telah melalui proses seleksi ketat dan pendidikan yang kompetitif,” tuturnya.
Baca Juga: Baiat Dokter Muslim ke-38, Dekan FK Unisma: Kalian Survive dan Harus Bangga
Selama ini Unisma memberikan keleluasaan penuh kepada FK untuk mengatur kurikulum dan proses pendidikan, sehingga lulusan FK Unisma mampu lulus UKMPPD pada kesempatan pertama.
“Dalam 13 periode terakhir, terbilang hanya ada 1 mahasiswa yang mengulang. Setelah itu kami selalu berhasil mencapai kelulusan 100 persen,” jelasnya.

Sebagai universitas berbasis Islam, Unisma juga menekankan pentingnya karakter dokter muslim yang harus dimiliki lulusan Unisma, terutama sikap jujur, amanah, dan dapat dipercaya.
“Kepercayaan dan kemampuan untuk menjadi orang yang dapat dipercaya tidak bisa digantikan oleh IPK atau prestasi akademik. Ketiga karakter ini diharapkan dapat mencetak lulusan dokter yang berkontribusi untuk umat dan bangsa,” ungkapnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
editor: jatmiko





























