Selasa, Juni 2, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pertanian

Bagaimana Agroforestri Menopang Kehidupan Masyarakat Kabupaten Malang

Redaksi by Redaksi
Juni 1, 2021 10:33 am
in Pertanian
Foto Prof Luchman Hakim

Foto Prof Luchman Hakim

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Ekosistem hutan tropis dataran rendah Malang Selatan adalah rumah dari keanekaragaman hayati flora dan fauna. Banyak diantaranya mempunyai nilai konservasi yang tinggi.

Dosen jurusan Biologi Universitas Brawijaya (UB), Prof Luchman Hakim mengatakan, bahwa tanggung jawab dalam menyelamatkan keanekaragaman hayati tersebut ada pada pemerintah dan masyarakat.

READ ALSO

Tabrakan Beruntun di Pakis Malang, 8 Korban Alami Luka-luka

Polresta Malang Kota Ringkus 5 Sindikat Curanmor

“Kebijakan pemerintah harus selaras dengan semangat menjaga keanekaragaman hayati di Malang Selatan,” tegasnya saat diwawancarai jurnalis tugumalang.id pada Selasa (01/06/2021).

Pria berkacamata ini mengatakan bahwa salah satu pusat-pusat keanekaragaman hayati dan ekosistem penting dalam menyangga kehidupan Malang Selatan terletak pada sistem agroforestri yang telah dikembangkan oleh masyarakat yang tinggal di pemukiman dan di desa-desa di malang selatan.

“Keanekaragaman hayati dalam ekosistem agroforestry tersebut tersebar pada kebun-kebun campuran dan pekarangan rumah masyarakat. Sepetak kebun agroforestry kaya dengan tanaman pohon berkayu, semak dan herba multifungsi, sebagai sumber kayu, pendapatan ekonomi, pangan dan obat-obatan,” bebernya.

“Struktur agroforestry di malang selatan umumnya terdiri dari Kelapa dan beragam jenis pohon dengan kanopi. Di bawahnya adalah beragam jenis tanaman buah-buahan, pisang, kopi dan lainnya,” sambungnya.

Oleh karena itu, dalam konteks ekosistem, keberadaan kebun sawit kurang mendukung keanekaragaman hayati, karena relative sedikit spesies dapat tumbuh dengan baik diantara pohon-pohon sawit.

“Kanopi sawit tidak banyak mengijinkan penetrasi sinar matahari untuk memberi energi kehidupan bagi anekaragam tetumbuhan. Kebun sawit kurang strategis dalam ketahanan pangan dan ketahanan obat-obatan yang diperlukan masyarakat. Hewan-hewan yang hidup di sawit tidak lebih banyak jika dibandingkan dengan hewan-hewan yang ada di sistem agroforestri,” tegasnya.

Terakhir, peraih gelar doktoral di Hiroshima University, Japan, ini mengatakan kalau upaya memperkuat sistem agroforestri penting dilakukan dalam mendukung ketahanan pangan, kesehatan dan ekonomi masyarakat.

“Keragaman spesies tanaman yang ada di sistem agroforestri adalah sumber ekonomi, pangan dan obat-obatan penting yang lebih kaya dan berkelanjutan dibandingkan petak sawit,” pungkasnya.

Related Posts

Petugas melakukan olah TKP kecelakaan yang terjadi di Pakis. Foto: Satlantas Polres Malang
Pertanian

Tabrakan Beruntun di Pakis Malang, 8 Korban Alami Luka-luka

Minggu, 1 Feb 2026
Polresta Malang Kota membongkar sindikat curanmor di Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Bisnis

Polresta Malang Kota Ringkus 5 Sindikat Curanmor

Selasa, 24 Des 2024
Tersangka KUR Fiktif
Hukum & Kriminal

Ajukan KUR Fiktif di Bank Plat Merah hingga Miliaran Rupiah, 4 Tersangka Ditahan

Selasa, 10 Des 2024
Gelapkan
Bisnis

Gelapkan Dagangan dan Bikin Nota Fiktif di Blitar Kota, Dua Sales PT Bintang Sayap Utama Dipolisikan

Kamis, 5 Des 2024
Pecahkan Kaca Mobil, Pencuri di Pakisaji Gasak Surat Berharga dan Uang Tunai Rp2 Juta
Pertanian

Desa Tawangargo di Malang Jadi Pilot Project Program Closed Loop Agribisnis Hortikultura

Rabu, 4 Sep 2024
Bunga yang terlihat cantik berikut memiliki kadar racun dan zat yang sangat mematikan bagi makhluk hidup lainnya. Foto/Pixabay
Pertanian

Terlihat Cantik dan Indah, 5 Bunga Ini Bisa Berisiko Mematikan

Jumat, 16 Agu 2024
Next Post
Puisi Rektor UIN Maliki Malang Untuk PMII

HARI LAHIR PANCASILA, Falsafah Hidup Bangsa dan Negara

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.