Tugumalang.id – Saban awal bulan, Andi Muh Yusuf Baharuddin (59), pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, rutin membuka aplikasi Andal by TASPEN. Setelah memasukkan nomor TASPEN, ia melakukan swafoto untuk proses perekaman data biometrik.
“Seperti absensi, ini dilakukan setiap bulan, mulai tanggal 1 sampai tanggal 15. Setelah itu, muncul pesan kalau proses autentikasi berhasil,” ungkap Andi Muh Yusuf Baharuddin, Minggu, 1 November 2026.
Menurut dia, autentikasi digital melalui ponsel membuat proses administrasi bulanan lebih praktis. Ia tidak perlu lagi datang ke kantor PT TASPEN atau bank mitra bayar untuk memastikan status penerimaan uang pensiun.
“Lebih praktis dan aman. Saat awal pensiun, memang sempat dilakukan perekaman wajah secara langsung dari pegawai TASPEN dan diarahkan untuk install aplikasi Andal. Sekarang, tinggal autentikasi lewat aplikasi setiap awal bulan,” ujar Andi Muh Yusuf yang kini setahun menjalani masa pensiun
Meski demikian, ia pernah mengalami kendala saat proses autentikasi. Saat itu, ia bergeser ke teras rumah untuk kembali melakukan swafoto. Ia memastikan koneksi internet lancar dan pencahayaan cukup terang.
“Harus koneksi internet bagus dan kondisi pencahayaan tidak gelap supaya autentikasi berjalan lancar,” ujarnya.
Staf Pelayanan PT TASPEN Cabang Bone, Arif, mengatakan transformasi digital TASPEN memberikan banyak manfaat bagi pensiunan. Salah satunya, memudahkan penerimaan uang pensiun secara tepat waktu dan berkelanjutan setiap bulan.
Menurut dia, pelayanan digital membuat antrean di kantor TASPEN tidak lagi terjadi. Meski begitu, staf pelayanan tetap bersiaga untuk melayani peserta yang membutuhkan bantuan secara langsung.
“Sekarang, sudah tidak ada lagi antrean karena pelayanan bisa dilakukan secara digital. Kami tetap melakukan pelayanan secara manual atau tatap muka ke pensiunan yang membutuhkan pendampingan. Begitu juga saat ada pengajuan klaim kematian atau kecelakaan kerja,” kata Arif saat ditemui di Kantor PT TASPEN Cabang Bone, Jumat, 30 Oktober 2026.
Ia menuturkan, PT TASPEN Cabang Bone membawahi empat kabupaten, yakni Bone, Soppeng, Wajo, dan Sidrap (Bosowasi). Untuk pelayanan di tiga kabupaten di luar Bone, TASPEN menerapkan sistem pelayanan terjadwal di Mal Pelayanan Publik (MPP).
“Kantor pusat di Bone, di tiga kabupaten yakni Soppeng, Wajo, dan Sinjai, kami layani dengan sistem service point pada Mal Pelayanan Publik masing-masing,” imbuhnya.
Sosialisasi program PT TASPEN Cabang Bone kepada calon purnabakti di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, yang memasuki masa pensiun pada 1 Januari 2027. Foto: Sapriadi/TuguJatim.
Sementara itu, Kepala Kantor PT TASPEN Cabang Bone Tejo Aditry mengatakan autentikasi digital melalui aplikasi Andal bertujuan memastikan penyaluran manfaat pensiun tepat sasaran. Layanan tersebut juga memberikan kemudahan bagi pensiunan untuk melakukan autentikasi secara mandiri tanpa harus datang ke kantor TASPEN atau mitra bayar.
“Autentikasi setiap awal bulan untuk memastikan status aktif penerima pensiun dan benar-benar diterima yang bersangkutan, sekaligus mencegah terjadinya salah bayar. Dilakukan sebelum tanggal 15 setiap bulan supaya manfaat pensiun diterima tepat waktu dan berkelanjutan,” jelas Tejo.
Meski mengutamakan layanan digital, autentikasi manual atau tatap muka tetap tersedia di kantor TASPEN maupun outlet mitra bayar. Layanan ini diperuntukkan bagi penerima manfaat yang mengalami kendala teknis, sedang sakit, atau sudah lanjut usia.
“Kalau ada kendala teknis dengan aplikasi atau pensiunan dalam kondisi sakit atau sudah uzur, bisa didampingi pihak keluarganya untuk datang langsung ke mitra bayar untuk proses autentikasi secara manual,” ujar Tejo.
Ia mengingatkan pensiunan agar melakukan autentikasi tepat waktu setiap bulan. Sebab, keterlambatan atau kelalaian melakukan autentikasi dapat menyebabkan penundaan sementara pembayaran uang pensiun.
Tejo menambahkan, apabila selama tiga bulan autentikasi tidak dilakukan tepat waktu sebelum tanggal 15, pembayaran uang pensiun akan dihentikan sementara.
Ia juga mengimbau peserta TASPEN untuk melaporkan apabila penerima manfaat sudah tidak memenuhi persyaratan. Misalnya, pensiunan meninggal dunia atau anak tertunjang telah menikah maupun bekerja.
“Apabila tidak dilaporkan, kelebihan bayar yang terjadi akan ditagih kembali,” ucap Tejo.
Kepala Kantor PT TASPEN Cabang Bone itu juga meminta peserta mewaspadai berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan PT TASPEN.
Baca juga: Membangun Sinergi, Dirjen HAM dan UPT Kemenkumham Jatim Kunjungi PT Taspen Cabang Malang
Modus tersebut antara lain penipuan rekrutmen dengan meminta biaya pembayaran, pihak yang mengaku sebagai pejabat atau karyawan PT TASPEN untuk meminta data rahasia maupun mengarahkan korban ke tautan mencurigakan. Ada pula pesan palsu yang menawarkan bonus dan kenaikan gaji melalui email atau WhatsApp.
“Jika menerima informasi atau hal-hal yang mencurigakan, silakan menghubungi call center 1500 919 atau ke Layanan TASPEN Bone,” seru Tejo.
WASPADA PENIPUAN DIGITAL. PT TASPEN menggencarkan kampanye #TahanPastikanLaporkan kepada seluruh peserta sebagai upaya memperkuat perlindungan dari ancaman penipuan digital, khususnya bagi peserta pensiun dan keluarga. Foto: Dokumentasi PT TASPEN.
Secara terpisah, Kepala Cabang Bank Mandiri TASPEN Cabang Wajo Lutfi Hi Noh mengatakan transformasi digital PT TASPEN juga dirasakan manfaatnya oleh para pensiunan. Sebagai anak perusahaan PT TASPEN dan Bank Mandiri sekaligus mitra bayar, Bank Mandiri Taspen mendukung kemudahan layanan tersebut.
“Autentikasi melalui aplikasi Andal itu, ibaratnya absensi digital untuk memastikan penerima manfaat pensiunan masih ada dan masih berhak. Jadi, memang sangat membantu pensiunan dalam penyaluran uang pensiun,” kata Lutfi, Senin, 28 Oktober 2026.
Selain layanan digital, Lutfi menyebut Bank Mandiri Taspen memiliki tiga program unggulan untuk mendukung para pensiunan menjalani masa tua. Ketiganya adalah Mantap Sehat, Mantap Aktif, dan Mantap Sejahtera.
“Mantap Sehat berupa program atau edukasi kesehatan bagi pensiunan, Mantap Aktif berupa kegiatan-kegiatan sosial, serta Mantap Sejahtera berupa pelatihan terkait kewirausahaan dan pemberdayaan ekonomi,” urai Lutfi.
Perlindungan Tidak Harus Menunggu Pensiun
Sementara itu, Kepala Kantor Cabang PT TASPEN Makassar Fanny Yudha Widyanto menegaskan, perlindungan TASPEN tidak hanya diberikan ketika peserta memasuki masa pensiun. Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) juga memberikan perlindungan sejak dini.
“Semua ASN, baik PNS, PPPK penuh waktu maupun paruh waktu bisa mendapatkan hak dan manfaat perlindungan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Fanny.
Ia menjelaskan, jika program pensiun memberikan manfaat pada masa pensiun, JKK memberikan perlindungan terhadap risiko kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Termasuk kecelakaan dalam perjalanan dari rumah menuju tempat kerja maupun sebaliknya, sebagaimana diatur dalam PP 70 Tahun 2025 jo PP 66 Tahun 2017.
“Manfaatnya mencakup perawatan, santunan, dan tunjangan cacat sesuai kondisi,” jelas Fanny.
Sementara itu, program JKM memberikan perlindungan berupa santunan kepada ahli waris peserta TASPEN yang meninggal dunia bukan akibat kecelakaan kerja.
Fanny menambahkan, TASPEN juga memiliki program Jaminan Hari Tua (JHT) untuk memberikan perlindungan kepada Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sejak diangkat hingga masa kontrak berakhir.
“Manfaat JKM berupa santunan kematian, uang duka wafat, biaya pemakaman, serta bantuan beasiswa bagi anak yang memenuhi persyaratan. Sedangkan JHT akan dibayarkan saat kontrak berakhir bagi PPPK atau meninggal dunia,” pungkas Fanny.
(Laporan: Sapriadi)
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News






































