Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Audiensi Petani, Pegiat Kopi dan Anggota DPRD Jatim dengan Bupati Malang Bahas Kopi Khas Malang

Redaksi by Redaksi
Desember 15, 2024 6:32 pm
in News
Bahas Kopi Khas Malang dengan petani dan pegiat kopi
Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id- Para petani kopi dan pegiat kopi melakukan audiensi dengan Bupati Malang HM Sanusi, Jumat (13/12/2024). Pertemuan yang berlangsung di Rumah Dinas Bupati Malang tersebut mempertemukan para kelompok petani kopi dan pelaku usaha kopi di Kabupaten Malang dengan Hikmah Bafaqih, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur.

Selain itu, hadir juga jajaran Pimpinan OPD dari Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, serta Sekjend Aliansi Petani Indonesia, Koordinator Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Kab. Malang dan Pimpinan Lembaga Pengembangan Pertanian NU Kab. Malang.

READ ALSO

Ketua DPRD Tegaskan Seleksi Sekda Kota Batu Harus Transparan dan Profesional

Atasi Kemacetan dan Jalan Rusak, Pemkot Batu Kebut Penataan Simpang Empat Patih

Audiensi dilaksanakan sebagai ruang dialog dalam hal pemanfaatan kopi Malang sebagai produk unggulan yang berdaya saing untuk kesejahteraan petani dan pelaku usaha kopi secara keberlanjutan. Hal ini menjadi penting, mengingat kopi merupakan salah satu identitas dan produk unggulan Kabupaten Malang sejak era sebelum kemerdekaan.

Baca Juga: Kenalkan Kopi Khas Malang, Bupati Hadiri Pekan Nasional Petani Nelayan XVI 2023

Sebagai pengantar audiensi ini, Avicenna M. Saniputera (Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Perkebunan) menjelaskan, kopi Malang merupakan komoditas yang sangat potensial dengan luas areal tanaman kopi pada tahun 2024 mencapai 20.998 hektar dan menghasilkan 16.630 ton.

“Saya mempunyai angan-angan, bagaimana kemudian para petani ini (termasuk petani kopi) bisa naik pendapatannya dengan potensi yang cukup besar tersebut. Misalnya, bisa dengan memaksimalkan diversifikasi tanamannya”, lanjut Bupati Malang.

Bupati Sanusi dan para petani serta pegiat kopi MalangMenanggapi hal tersebut, M. Nuruddin sebagai Sekjen Aliansi Petani Indonesia juga menjelaskan, bahwa pada periode-periode saat ini petani kopi juga dihadapkan dengan pada persoalan-persoalan kompleks yang biasa disebut sebagai faktor resiko.

“Pada pencapaian-pencapaian produksi kopi yang menjadikan komoditas kopi ini cukup potensial, petani ditingkat lapangan ini mendapati sekian banyak faktor resiko. Diantaranya, selain persoalan aksesbilitas terhadap permodalan dan sarana-prasarana pasca panen yang cukup terbatas, kemudian bagaimana perubahan iklim ini memengaruhi intensitas aktivitas petani dikebun karena tingkat resiko akan aksesbilitas untuk menjangkau kebun menjadi lebih riskan”, imbuh pria yang biasa dipanggil Gus Din ini.

Banyaknya petani kopi, lanjut Gus Din, bahwa diversifikasi usaha maupun tanaman dikebun itu menjadi hal yang lazim. Misalnya, penerapan diversifikasi ini diberlakukan oleh petani kopi dengan mensiasati bagaimana kemudian pendapatan petani menjadi lebih beragam seperti kopi sebagai pendapatan musiman, kemudian pisang yang merupakan tanaman batas atau tanaman sela sebagai pendapatan mingguan, bahkan sepulang dari kebun juga ngopeni kambing dan sapinya.

Baca Juga: Potensi Tembus 16.000 Ton per Tahun, Kopi Lereng Kawi Perlu Terus Diorbitkan

Paparan atau penjelasan berikutnya disampaikan oleh Rurid Rudianto sebagai perwakilan petani kopi dan pelaku usaha kopi dari lereng kawi, bahwa kita harus melihat bagaimana potensi kopi ini menjadi suatu hal yang serius untuk digarap mengingat Kabupaten Malang merupakan ibu kandung dari kopi robusta Indonesia berdasarkan aspek kesejarahannya.

“Ada tantangan dan potensi untuk komoditas kopi sebagai produk unggulan Kabupaten Malang. Nah, pada kesempatan kali ini, kita beraudiensi dalam rangka untuk menyampaikan poin-poin rekomendasi agar bisa dipertimbangkan oleh Pemerintah Kabupaten Malang maupun Pemerintah Provinsi Jawa Timur”, terang Rurid.Audiensi Bupati dan Petani kopi

Adapun rekomendasi-rekomendasi yang tersampaikan dalam audiensi ini di antaranya: Penguatan kapasitas petani kopi dalam rangka perbaikan mutu kopi, pembangunan kawasan perdesaan dengan komoditas unggulan kopi, pemberian bantuan mesin olahan pascapanen kopi, penjaminan standarisasi mutu kopi, pembangunan sistem resi gudang (SRG) kopi pada kawasan penghasil kopi, penyediaan akses informasi dan keterbukaan pasar kopi dalam negeri maupun pasar internasional, keterlibatan akademisi dan pakar dalam riset dan pengembangan kopi, pengembangan wisata kopi berbasis sejarah kopi di Indonesia.

Terhadap rekomendasi-rekomendasi tersebut, Hikmah Bafaqih, sebagai anggota DPRD Jatim berkomitmen mendorong atau mendukung penguatan komoditas kopi utamanya di sektor hulu.

“Tentu rekomendasi-rekomendasi ini menjadi perhatian bagi kami yang berada di unsur legislatif. Mengingat memang kopi merupakan komoditas yang sudah menjadi identitas Kabupaten Malang, serta menjadi komoditas yang dapat dikembangkan untuk mendukung perhutanan sosial secara berkelanjutan”, terangnya.

Baca Juga: Cerita Ahmad Saiful, Petani Kopi di Tirtoyudo dengan Semangat Tradisi

Pada akhir sesi, H. M. Sanusi menyambut baik forum-forum audiensi semacam ini. Ia menyampaikan sekaligus berpesan kepada jajaran OPD yang hadir, bahwa forum-forum semacam ini (ke depan) harus ada untuk tiga atau enam bulan sekali agar sinergitas antar pihak pemerintahan dengan masyarakat dapat terjalin.

“Kedepannya, kami akan menjalin kerjasama dengan pihak Universitas-universitas dalam hal pengembangan kopi maupun komoditas pertanian lainnya. Terutama terhadap hasil-hasil dari rekomendasi yang sudah disampaikan tadi. Nantinya akan kami kaji bersama untuk dipertimbangkan”, terang Bupati Malang.

Sementara itu Winartono, Koordinator TAPM Kab. Malang menyampaikan, kepentingan terselenggaranya forum-forum semacam ini untuk memastikan keterhubungan bagaimana arah pembangunan daerah juga dapat sejalan dengan harapan dan keadilan bagi masyarakat khususnya petani kopi.

“Kehadiran kami ini adalah bentuk upaya untuk mendorong keterhubungan antara pihak petani yang ada di desa-desa dan pemegang kebijakan dapat searah”, lanjutnya.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Sumber: Rilis

Redaktur: jatmiko

Tags: Anggota DPRD JatimHikmah Bafaqihkopikopi khas malangPegiat KopiPetani Kopi

Related Posts

Seleksi Sekda Kota Batu
News

Ketua DPRD Tegaskan Seleksi Sekda Kota Batu Harus Transparan dan Profesional

Jumat, 29 Mei 2026
penataan simpang empat patih
News

Atasi Kemacetan dan Jalan Rusak, Pemkot Batu Kebut Penataan Simpang Empat Patih

Jumat, 29 Mei 2026
Ilustrasi kendaraan melintasi Gerbang Tol Singosari. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
News

164.081 Kendaraan Keluar Masuk Tol Pandaan-Malang Selama Libur Iduladha

Jumat, 29 Mei 2026
Penyembelihan hewan kurban dari keluarga Yanuar Maulana dan Surya Burhanuddin. Foto: dok.
News

Diaspora yang Sukses di Petronas Malaysia Berbagi Hewan Qurban di Desa Kalipare Kabupaten Malang

Jumat, 29 Mei 2026
Prakiraan cuaca Malang, terutama di wilayah Kota Malang pada hari Jumat, 29 Mei 2026 diperkirakan dominan cerah. /Foto: Tugumalang.id/ Bagus Rachmad Saputra
News

Prakiraan Cuaca Malang Jumat 29 Mei 2026: Dominan Cerah Sepanjang Hari

Jumat, 29 Mei 2026
Forum kajian KURMA PMII Kota Malang. Foto/dok
News

Faisol Fatawi Ajak Kader PMII Menjaga Adab dalam Dialektika Intelektual

Jumat, 29 Mei 2026
Next Post
Demam berdarah

Dinkes Kota Batu Gencarkan 5 Pola Pencegahan Guna Tekan Angka Kasus Demam Berdarah

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.