Kamis, Juli 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Antisipasi Penularan HIV, Satgas PPKS STIE Malangkucecwara Gencarkan Sosialisasi

Redaksi by Redaksi
November 30, 2024 2:55 pm
in Pendidikan
Satgas PPKS STIE Malangkucecwara mengencarkan sosialisasi bahaya HIV dan inveksi menular seksual. (Foto/M Sholeh)

Satgas PPKS STIE Malangkucecwara mengencarkan sosialisasi bahaya HIV dan inveksi menular seksual. (Foto/M Sholeh)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Satgas Penanganan dan Pencegahan Kekerasan Seksual (PPKS) kampus STIE Malangkucecwara terus menggencarkan sosialisasi kepada para mahasiswanya untuk mengantisipasi penularan HIV dan inveksi menular seksual.

Ketua Satgas PPKS STIE Malangkucecwara, Mohamad Soedarman mengatakan, sosialisasi ini rutin digencarkan setiap bulan. Baginya, sosialisasi penting dilakukan untuk mengantisipasi hal hal yang tak diinginkan.

READ ALSO

Dosen UIN Malang Kaji Konsep Al-Huzn dalam Al-Qur’an, Kesedihan Dinilai Bisa Jadi Jalan Pemulihan

Sempat Terancam Gugur, 122 Siswa Kota Batu Lolos ke OSN Tingkat Provinsi

“Kami ingin menghasilkan lulusan yang hebat, sehat jasmani dan rohani. Tentu kami berharap lulusan kampus ini nantinya menjadi manusia yang bermartabat,” kata Soedarman.

Baca Juga: Mahasiswi STIE Malangkucecwara, Aprilia Terpilih Jadi Presiden IAI Muda Malang Raya

Dalam sosialisasi ini, Satgas PPKS memberikan materi terkait dengan bahaya HIV hingga tips tips agar terhindar dari virus menular seksual.

“Memang HIV itu seperti fenomena gunung es. Kelihatannya sedikit, tetapi kenyataannya banyak sekali. Dan lingkungan perguruan tinggi salah satu yang rentan,” ujarnya.

Satgas PPKS STIE Malangkucecwara mengencarkan sosialisasi bahaya HIV dan inveksi menular seksual. (Foto/M Sholeh)
Satgas PPKS STIE Malangkucecwara mengencarkan sosialisasi bahaya HIV dan inveksi menular seksual. (Foto/M Sholeh)

Baginya, HIV sangat berbahaya dan gejalanya kerap sulit terdeteksi. Bisa 3-10 tahun baru terdeteksi.

Dokter dari klinik STIE Malangkucecwara, dr Danny Rivaldi mengatakan bahwa kalangan mahasiswa cenderung memiliki pola hidup masyarakat barat. Hal ini meningkatkan resiko penularan HIV.

Baca Juga: Konser Bertabur Bintang Semarakkan Dies Natalis ke-53 Tahun STIE Malangkucecwara dan MFM

Menurutnya, penderita HIV awalnya tidak akan merasakan gejala. Jikapun ada, gejalanya seperti sakit biasa yakni flu atau diare. Rata rata, gejala HIV memang terdeteksi setelah 3-10 tahun. Untuk itu, dia menyarankan agar orang yang punya resiko tinggi tertular HIV harus segera melakukan pemeriksaan dini.

“Jika terdeteksi, medis akan memberikan konseling. Lalu pengobatan untuk menekan replikasi virus dalam tubuh. Kemudian edukasi melalui konseling berkelanjutan. Karena obat ini harus diminum seumur hidup,” jelasnya.

Salah satu obat terbaik dari segala penyakit baginya adalah pencegahan. Maka edukasi dini terkait penularan HIV sangat penting digencarkan kepada generasi muda.

Dikatakan, bersentuhan, kena keringat, satu tempat tinggal, bertukar alat makan atau bertukar makanan dengan penderita HIV menurutnya bukanlah media penularan HIV.

“Maka edukasi tentang HIV dan penularannya itu penting. Karena penularannya itu ada 3. Lewat cairan tubuh area privat, darah dan dari ibu ke anak (kelahiran bayi dengan ibu penderita HIV),” paparnya.

Berdasarkan data yang didapat, Danny mengatakan bahwa sek bebas merupakan faktor teratas penularan HIV. Kemudian hubungan sesama jenis lebih tinggi dari pada hubungan heteroseksual.

Selain itu, penyebaran HIV juga bisa melalui proses pengunaan narkoba. Dimana, pengguna narkoba menggunakan jarum suntik yang sama dengan penderita HIV.

Jika ada masyarakat mengetahui orang sekitarnya terjangkit HIV, maka hal yang perlu dilakukan adalah tak menjauhinya dan tak menghujat. Sebab, mental penderita HIV yang buruk akan memperparah kondisi.

“Jadi perlu disemangatin agar mau berobat secara berkelanjutan. Karena rata rata penderita HIV itu pasrah dan kadang pengobatannya putus di tengah jalan. Akhirnya memburuk,” tandasnya.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh

Editor: Herlianto. A

Tags: kota malangPenularan HIVPPKSSTIE Malangkucecwara

Related Posts

Dosen UIN Malang Kaji Konsep Al-Huzn dalam Al-Qur’an, Kesedihan Dinilai Bisa Jadi Jalan Pemulihan
Pendidikan

Dosen UIN Malang Kaji Konsep Al-Huzn dalam Al-Qur’an, Kesedihan Dinilai Bisa Jadi Jalan Pemulihan

Rabu, 15 Jul 2026
Sempat Terancam Gugur, 122 Siswa Kota Batu Lolos ke OSN Tingkat Provinsi
Pendidikan

Sempat Terancam Gugur, 122 Siswa Kota Batu Lolos ke OSN Tingkat Provinsi

Rabu, 15 Jul 2026
Dosen PWK ITN Malang Raih Doktor IPK 4.00 Lewat Riset Alih Fungsi Lahan Kota Batu
Advertorial

Dosen PWK ITN Malang Raih Doktor IPK 4.00 Lewat Riset Alih Fungsi Lahan Kota Batu

Rabu, 15 Jul 2026
UIN Malang Perkuat Jejaring Internasional melalui Netherlands Knowledge House (NLKH) Indonesia Members Meeting 2026
Advertorial

UIN Malang Perkuat Jejaring Internasional melalui Netherlands Knowledge House (NLKH) Indonesia Members Meeting 2026

Rabu, 15 Jul 2026
Unikama Terapkan Etnopedagogi Digital dalam Pembelajaran Berdampak
Pendidikan

Unikama Terapkan Etnopedagogi Digital dalam Pembelajaran Berdampak

Rabu, 15 Jul 2026
E89f63e5 Ffde 4f17 91c4 Dac80cc6f77d
Pendidikan

Unikama Pacu Lahirnya Guru Masa Depan Mahir Teknologi Digital, Latih Coding dan AI

Rabu, 15 Jul 2026
Next Post
Pemain muda Timnas Indonesia, Kadek Arel antusias hadapi Piala AFF 2024./Foto: Instagram @arelpriyatnaa_

Pemain Muda Timnas Indonesia Antusias Hadapi Piala AFF 2024

BERITA POPULER

  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.