Selasa, Juni 2, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Angka Kasus Stunting di Kota Malang Tertinggi Ketiga Se-Jatim

Redaksi by Redaksi
April 29, 2021 7:42 pm
in Berita
Wali Kota Malang Sutiaji saat memaparkan presentasidi acara Rembuk Stunting, Kamis (29/4/2021). Foto/Humas Pemkot Malang

Wali Kota Malang Sutiaji saat memaparkan presentasidi acara Rembuk Stunting, Kamis (29/4/2021). Foto/Humas Pemkot Malang

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Angka kasus stunting akibat gizi buruk di Kota Malang terbilang tinggi jika dibandingkan dengan wilayah lain di Jawa Timur. Wali Kota Malang Sutiaji menyebutkan, angka kasus stunting di kota pendidikan ini mencapai 17 persen di tahun 2020. Sebelumnya di tahun 2018, angkanya tembus 20 persen.

Cukup tinggi jika dibanding dengan daerah lain seperti Kabupaten Trenggalek misalnya sebesar 11,4 persen di tahun 2020. Lalu, ada Kota Mojokerto yang angka kasusnya sebesar 8,3 persen. Meski begitu, kasus stunting di Kota Malang kini mulai ada penurunan.

READ ALSO

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

”Tahun 2019 itu 17 persen dan sekarang juga masih di 17 persen, artinya itu kan dinamis. Sebetulnya tidak begitu larah,” klaim Sutiaji dalam acara rembug stunting di Kota Malang, Kamis (29/4/2021).

Sebab itu, Sutiaji mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Malang untuk bersinergi menangani kasus ini. Nanti pihaknya akan merancanh sejumlah tugas kerja satuan terkait seperti Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan), Dinas Kesehatan hingga Dinas Sosial.

”Kayak Dispangtan itu bagaimana menyediakan pangan dan produk pertanian bergizi. Terus Dinsos, bagaimana Program Keluarga Harapan (PKH) ini disegerakan. Ini untuk menguatkan ketersediaan asupan gizi masyarakat,” terangnya.

Terlepas dari itu, penanganan dan upaya menuju zero stunting ini membutuhkan sinergitas juga dari OPD lain, tidak hanya dari Dinas Kesehatan saja. Menurut Sutiaji, stunting masih ada di Kota Malang disebabkan oleh faktor kemiskinan. Dimana faktor itu membuat akses masyarakat memperoleh makanan bergizi kurang sekali.

”Tapi ya bukan karena faktor kemiskinan saja. Juga ada faktor kepedulin orang tua ke anaknya, soal asupan gizi juga dibutuhkan,” ungkapnya.

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi atau gizi buruk salam jangka waktu yang lama, terutama dalam 1.000 hari pertama kehidupan (HPK).

Tags: jawa timurmalangstunting

Related Posts

Jembatan Bunul, Salah Satu Jalan Alternatif di Kota Malang Khusus Pejalan Kaki dan Kendaraan Roda Dua (Foto: Google Maps)
Berita

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Selasa, 2 Jun 2026
Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Yai Mim membeberkan rencana pindah rumah (M Sholeh)
Berita

Usai Jalani Pemeriksaan Polisi, Yai Mim Ungkap Rencana Pindah Rumah

Selasa, 7 Okt 2025
Kursi kursi yang dipersiapkan untuk audiens acara dakwah Dr Zakir Naik di Starion Gajayana, Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Berita

Panitia Siapkan 10 Ribu Kursi untuk Acara Dakwah Dr Zakir Naik di Stadion Gajayana Malang

Kamis, 10 Jul 2025
Next Post
Kasatreskrim Polresta Malang Kota, Kompol Tinton Yudha Riambodo dihubungi awak media.

Pria di Malang yang Pukuli Tunangannya Resmi Dipolisikan

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.