Sabtu, Oktober 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Ruang Cendekia

Analisa Kegamangan Pemerintah Terkait Perbedaan Mudik dan Sambang Orang Tua

Redaksi by Redaksi
Mei 14, 2021 10:00 am
in Ruang Cendekia
Ilustrasi. foto: freepic.

Ilustrasi. foto: freepic.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Baru-baru ini publik Malang dibingungkan oleh kebijakan Wali Kota Malang, Sutiaji, terkait kebijakan pelarangan mudik. Namun, di waktu yang sama ia juga membuat statement jika sambang orang tua diperbolehkan oleh warga Kota Malang.

Hal tersebut membuat Ahli Kebijakan dari Universitas Brawijaya (UB), Dr Mohammad Nuh, mempertanyakan kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang yang mengatakan jika mudik tidak boleh tapi sambang orang tua diperbolehkan.

READ ALSO

Pentingnya Pemberitaan yang Objektif dan Empatik bagi Kesehatan Mental

Jebakan Penerbitan Nakal dan Mengapa Penulis Butuh Ekosistem, Bukan Sekadar Mesin Cetak

“Menurut saya itulah bentuk belum siapnya pemerintah untuk menerapkan aturan itu seperti apa. Implementasi dari pelarangan mudik itu seperti apa, kita tahu kemarin gak boleh seluruh Jawa timur, sekarang diperkecil di zona tertentu boleh, dan kemarin disampaikan pernyataan mudik gak boleh tapi sambang boleh. Saya menyampaikan apa bedanya, karena bentuk penularan itu tidak mengenal antara mudik dan sambang,” kritiknya.

Menurutnya belum tentu yang sambang orang tua tidak membawa COVID-19, dan belum tentu yang mudik membawa COVID-19.

“Begitu yang sambang tadi membawa bibit virus COVID-19 ya tetap akan menular, tapi bagi mereka yang mudik tidak membawa itu (COVID-19) atau dalam kondisi sehat ya tidak menularkan,” ujarnya.

Ia menduga bahwa ini merupakan kegamangan pemerintah dalam menerapkan kebijakan dengan segala pertimbangan mulai dari tuntutan masyarakat dan kondisi ekonomi.

Padahal, menurutnya sebenarnya mudik ini juga merupakan salah satu cara untuk meningkatkan perekonomian di daerah. Pasalnya, pasti para pemudik yang pulang ke kampung halaman akan membawa uang yang cukup banyak sehingga terjadi transaksi di desa.

“Sebetulnya jika pemerintah sudah menyiapkan infrastruktur yang ada, mudik itu justru membawa konsekuensi terhadap mekanisme pertumbuhan ekonomi di sebuah wilayah. Orang mudik di suatu kampung dia kan membawa uang, di sana ada transaksi atau bisnis yang menghidupkan perekonomian di desa,” jelasnya.

“Tapi itu tetap dipersyaratkan dengan proses protokol kesehatan yang ketat, kemudian kenyaring mereka dengan tes antigen dan sebagainya disiapkan. Tapi itu saya lihat untuk menuju ke sana masih terbatas dalam jumlah yang cukup besar dan untuk menjamin semua bisa lolos atau terseleksi dengan model tes antigen ini yang perlu menjadi perhatian,” pungkasnya.

Tags: Mudik

Related Posts

Dosen Fakultas Psikologi UIN Malang, Fuji Astutik, M.Psi, Psikolog. /Foto: Dok.
Ruang Cendekia

Pentingnya Pemberitaan yang Objektif dan Empatik bagi Kesehatan Mental

Jumat, 16 Okt 2026
Achmad Sufyan Wahyudi, M.Pd/ Foto: Dok.
Ruang Cendekia

Jebakan Penerbitan Nakal dan Mengapa Penulis Butuh Ekosistem, Bukan Sekadar Mesin Cetak

Kamis, 15 Okt 2026
Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor
Ruang Cendekia

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor

Jumat, 9 Okt 2026
Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren
Ruang Cendekia

Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren

Minggu, 4 Okt 2026
Nyai Sepuh dalam Ingatan Banyak Orang
Ruang Cendekia

Nyai Sepuh dalam Ingatan Banyak Orang

Minggu, 4 Okt 2026
Memaksimalkan Potensi Negatif Manusia: Melihat Perspektif Psikologi dan Islam
Ruang Cendekia

Memaksimalkan Potensi Negatif Manusia: Melihat Perspektif Psikologi dan Islam

Rabu, 30 Sep 2026
Next Post
Jelang Lebaran, Pemkot Malang Kuatkan PPKM Mikro di Kampung

Open House Halal Bihalal di Kota Malang Dibatasi

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.