Tugumalang.id – Perusahaan teknologi prosesor AMD Indonesia mengenalkan teknologi terbarunya di Kota Malang. Teknologi ini digadang gadang bisa mendukung komunitas pecinta game dan developer game lokal untuk mengembangkan karya.
Retail & Product Enablement Manager AMD Indonesia, Donnie Brahmandhika menyampaikan bahwa pihaknya ingin memberikan edukasi dan wawasan serta mendukung talenta para gamer developer untuk menciptakan game.
Terlebih, AMD juga tengah memperkenalkan teknologi terbarunya yakni AMD Ryzen 7000 Series dan 8000 Series dengan performa gaming kompetitif dan efisien. Dikatakan, Kota Malang menjadi salah satu tujuan atau sasaran dalam pengenalan teknologi terbaru dari AMD.
Baca Juga: Petani Gen Z Kembangkan Kebun Melon di Lawang Menggunakan Teknologi dan Media Sosial
“Kami memilih Kota Malang karena disini menjadi salah satu kota yanv banyak terdapat game developer dan banyak mahasiswa pecinta game,” ujarnya.
“Kota Malang kami lihat pertumbuhan gamenya juga lumayan bagus. Jadi kami ingin mengembangkan keterampilan mereka khususnya mengembangkan game game inovatif dan berkualitas global,” imbuhnya.
ADM juga menghadirkan COE of Game Changer Studio, Riris Marpaung yang merupakan pelaku developer game nasional yang berbasis di Tangerang.
Riris memandang bahwa perkembangan teknologi game terutana di era digital ini membawa peluang bagi talenta muda di tanah air.
Baca Juga: Dekan FEB Unisma Resmi Closing Interest 2023, Dihadiri 18 Perguruan Tinggi Indonesia
Perkembangan game yang kompetitif saat ini terus mendorong developer game menciptakan game yang mampu bersaing dengan developer game internasional.
“Saat ini perkembangan game begitu pesat. Saya sangat berharap talenta muda kita bisa menciptakan game yang tak kalah dengan developer game dari Jepang, Amerika, atau Eropa,” tuturnya.
Riris juga menunjukkan bahwa developer game nasional tak kalah dengan luar negeri. Sebab, game yang dia ciptakan menjadi populer di luar negeri meski tak diminati gamer tanah air.
“Ini waktunya kita jadi tuan rumah di negeri sendiri. Banyak game kita yang laku keras di luar sana meski tidak dikenal di negeri sendiri, ini yang harus kita ubah,” tandasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A





























