Senin, September 7, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Ali Fauzi, Mantan Teroris Bom Bali Raih Gelar Doktor di UMM

Redaksi by Redaksi
Februari 21, 2023 6:53 pm
in Uncategorized
Mantan teroris bom Bali, Ali Fauzi.

Mantan teroris bom Bali, Ali Fauzi. Foto/M Sholeh

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Momen tak terlupakan tersaji pada wisuda ke-107 di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Pasalnya, mantan teroris bom Bali yakni Ali Fauzi menjadi salah satu peserta wisuda itu usai berhasil meraih gelar doktor bidang Pendidikan Agama Islam, Selasa (21/2/2023).

Ali Fauzi bahkan mendapatkan kesempatan untuk berpidato mewakili para wisudawan. Dalam momen itu, dia tampak meneteskan air mata. Dia mengaku terharu mendapat kesempatan dan diterima banyak pihak dalam proses pertaubatannya.

READ ALSO

Kinerja PLN Terus Diperkuat Melalui Sinergi PLN UP3 Malang dan Pemerintah Kota Malang untuk Percepatan Ekosistem Kendaraan Listrik Guna Penambahan PAD Untuk Kemajuan Masyarakat

Sering Dikira Cuma Bisa Disimpan, Warga Batu Mulai Lirik Benefit Deposito Tabungan Emas

“Saya yang dulu dibuang dan dibenci, kini saya bisa mencapai seperti ini (gelar doktor) dan bisa dihargai seperti ini,” ucapnya.

Ali mengaku ingin benar-benar menebus dosa yang pernah dia lakukan. Salah satunya memberikan pencerahan pada orang-orang yang masih menjadi teroris maupun napiter (narapidana teroris) dan keluarga napiter.

“Sudah ada puluhan eks napiter yang saya bina, termasuk istri dan anak-anaknya yang bapaknya masih ada di dalam lapas. Saya ingin menebus dosa saya dengan mengembalikan mereka ke Islam yang Rahmatan Lil Alamin,” tuturnya.

Latar belakangnya yang memang merupakan seorang guru akan dia jadikan modal untuk melebur pemikiran teroris yang dikenal kaku, kasar dan intoleran. Dia menyebut akan menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang ramah dan toleran.

Mantan teroris bom Bali, Ali Fauzi berpidato usai meraih gelar doktor di UMM.
Mantan teroris bom Bali, Ali Fauzi berpidato usai meraih gelar doktor di UMM. Foto/M Sholeh

Dia juga sempat menceritakan pengalamannya dalam proses meraih gelar doktor itu. Sulitnya merampungkan disertasi sempat membuatnya hampir putus asa dan hampir mundur.

Menurutnya, menyelesaikan disertasi lebih sulit dari pada merakit bom seperti yang pernah dia lakukan saat menjadi kepala instruktur perakit bom.

“Saya ahli merakit satu kilo bahkan satu kontainer (bom), itu hal biasa. Bagi saya itu jauh lebih mudah daripada menulis jurnal dan menyelesaikan disertasi,” bebernya.

Beruntung, dia mendapatkan dorongan dan motivasi dari para promotor atau pembimbingnya dalam menyelesaikan tesis. Motivasi mereka mampu mengembalikan semangat Ali untuk melanjutkan disertasi.

“Promotor saya sampai bilang, ini sudah separuh jalan. Anda berani perang, ngapain perang dengan tulisan saja takut. Lalu saya berfikir ulang dan melanjutkan kembali,” bebernya.

Baginya, UMM merupakan rahim kedua dalam kehidupannya. Di UMM, dia mengaku kembali terlahir sebagai manusia yang lebih baik.

Sementara itu, Rektor UMM, Fauzan, mengatakan bahwa momen wisuda hari ini menjadi momen bersejarah. Pasalnya, salah satu wisudawannya merupakan eks teroris pelaku bom Bali yakni Ali Fauzi.

“Dia sudah taubat dan melanjutkan pendidikan disini. Ia menemukan ekosistem baru dalam rangka memperbaiki mindset kehidupannya, terutama kehidupan beragama,” tandasnya.

Diketahui, Ali juga memiliki kesibukan bersama Yayasan Lingkar Perdamaian yang memiliki misi membawa pulang mantan napiter ke NKRI, memberikan pembinaan di lapas, serta memberdayakan melalui pelatihan life skill.

Sebagai informasi, Ali merupakan adik kandung dari Amrozi dan Ali Ghufron, pelaku bom Bali pada 2002 silam. Setelah peristiwa bom Bali II pada 2005, Ali ditangkap pihak keamanan Filipina. Ia kemudian dideportasi ke Indonesia dan menjalani hukuman selama tiga tahun.

Usai menjalani masa hukuman, Ali dipertemukan dengan para korban aksi terorisme. Mereka rata-rata mengalami cacat fisik dan tekanan mental. Dari sanalah, Ali kemudian menyadari kesalahannya.

Reporter: M Sholeh

Editor: Herlianto. A

Tags: Ali Auzi Raih Gelar DoktorAli FauziGelar DoktorMantan Teroristerorisumm

Related Posts

PLN UP3 Malang dan Pemkot Malang percepat ekosistem kendaraan listrik. Foto/dok
Uncategorized

Kinerja PLN Terus Diperkuat Melalui Sinergi PLN UP3 Malang dan Pemerintah Kota Malang untuk Percepatan Ekosistem Kendaraan Listrik Guna Penambahan PAD Untuk Kemajuan Masyarakat

Rabu, 15 Jul 2026
Suasana layanan deposito tabungan emas di Kantor Pegadaian UPC Batu. Foto: Azmy
News

Sering Dikira Cuma Bisa Disimpan, Warga Batu Mulai Lirik Benefit Deposito Tabungan Emas

Kamis, 18 Jun 2026
Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto. Foto: Prokopim KWB
Pemerintahan

Jurus Pemkot Batu Optimalkan PAD Lewat Rombak Aturan Aset Daerah hingga Tertibkan Bisnis Tanpa Izin

Selasa, 9 Jun 2026
introvert - Introvert Bukan Ansos: Memahami Stigma dan Kelebihan yang Sering Disalahpahami
Tugu Sehat

Introvert Bukan Ansos: Memahami Stigma dan Kelebihan yang Sering Disalahpahami

Minggu, 12 Apr 2026
Timnas Futsal Indonesia
Olahraga

7 Fakta Menarik Timnas Futsal Indonesia Usai Lolos ke Semifinal ASEAN Futsal 2026, Tampil Meyakinkan!

Kamis, 9 Apr 2026
Kapan Idul Fitri 2026? BMKG dan BRIN Ungkap Prediksi 1 Syawal 1447 Hijriah
Uncategorized

Kapan Idul Fitri 2026? BMKG dan BRIN Ungkap Prediksi 1 Syawal 1447 Hijriah

Minggu, 15 Mar 2026
Next Post
Dokumen MoU kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Malang dan PT Sejahtera Bersih Sampah Plastik.

Serius Tangani Sampah Plastik, Bupati Malang Teken MoU Program Bersih Indonesia

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Siapa yang Berhak Disebut NU?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.