Rabu, Juni 24, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pilihan Redaksi

Alasan Kakek Satirun dan Nenek Tiah Tetap Berjualan Keliling: Tak Mau Bergantung pada Bantuan

Redaksi by Redaksi
Agustus 19, 2021 3:05 pm
in Pilihan Redaksi
Kunjungan Babinkamtibmas dan Babinsa Gadingkasri ke rumah Kakek Satirun dan Nenek Tiah. Foto: dok

Kunjungan Babinkamtibmas dan Babinsa Gadingkasri ke rumah Kakek Satirun dan Nenek Tiah. Foto: dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Babinkamtibmas Gadingkasri, Aipda Anton Anda Pratama, bersama Babinsa Gadingkasri, Serda Syahrul Nasution, mengunjungi rumah pasutri lanjut usia, Kakek Satirun (86) dan Nenek Tiah (79), di rumah kontrakannya di Gading Kasri, Nomor 14 B RT 04 RW 06, Kecamatan Klojen, Kota Malang, pada Rabu (18/08/2021).

Kedatangan keduanya untuk memberikan bantuan kepada Kakek Satirun dan Nenek Tiah yang saat ini dikabarkan sedang sakit.

READ ALSO

Sejarah di Balik Nama Kampung Gandean, Jejak Permukiman Abdi Pemerintahan di Jantung Kota Malang

Omah Wiromargo Hadir sebagai Rumah Baca Gratis di Sekitar Pasar Besar Malang

Anton mengatakan, keduanya memang dikenal sangat giat bekerja dan tidak mau bergantung pada bantuan saja.

Kunjungan Babinkamtibmas dan Babinsa Gadingkasri ke rumah Kakek Satirun dan Nenek Tiah. Foto: dok

“Sebetulnya sangat memerlukan bantuan, mereka sudah sepuh tapi masih jualan. Tapi memang orangnya dasarnya gak mau menggantungkan diri dari bantuan, memang dari dulu seperti itu menurut keterangan tetangga dan Pak RT,” terangnya, pada Kamis (19/08/2021).

Menurutnya, Kakek Satirun dan Nenek Tiah memang tidak mau terus diam menganggur di rumah dan menerima bantuan.

Dia bahkan menyarankan keduanya untuk pensiun saja dari pekerjaannya saat ini sebagai penjual dawet keliling, mengingatkan usianya yang sudah sangat tua. Terlebih lagi, sang anak saat ini juga sudah bekerja di Dinas Pertanahan Kabupaten Malang.

“Kalau dari saya lebih baik di rumah saja karena sudah sepuh, tapi memang beliaunya memang demikian, gak mau menggantungkan dari bantuan. Memang Pak Satirun istilahnya berpikir kalau di rumah aja malah tambah sakit-sakitan. Sudah sekalian jalan-jalan cari kesibukan, makanya beliau keluar itu jualan. Kalau menurut saya dengan usia segitu sudah waktunya istirahat saja,” bebernya.

Lebih lanjut, dia juga menceritakan kondisi rumah Kakek Satirun dan Nenek Tiah. “Rumah di situ juga cuma mengontrak, itupun ditolong sama yang punya tanah. Sebenarnya ngontrak itu cuma ngontrak tanah per bulan sekitar Rp 150 ribu, rumahnya dibangun Pak Satirun dan anaknya, Pak Bandi. kalau Pak Bandi kan kerja di Dinas Pertanahan Kabupaten Malang di depan rumahnya itu,” bebernya.

Selain itu, kondisi Kakek Satirun yang sempat dikabarkan sakit juga sudah berangsur-angsur membaik. Menurutnya, Kakek Satirun hanya mengalami kecapekan karena harus berkeliling Kota Malang.

“Kondisinya sudah sehat, tapi melihat beliau yang sudah sepuh ya seperti itu linu-linu. Waktu itu juga saya tanya apakah sudah sehat? Dijawab Alhamdulillah sudah mulai sehat tapi masih capek-capek. Lalu beliau juga bilang belum tahu mau jualan lagi kapan, hanya kalau sudah sehat katanya mau jualan lagi,” tuturnya.

“Kemarin waktu kita ke sana Pak Satirun ini kayaknya sakitnya karena kecapekan, waktu saya tanya sakit apa? Katanya sakit seperti tulang-tulangnya putus semua. Mau bagaimana lagi memang sudah sepuh dan setiap hari jualan, mau di rumah aja katanya malah sakit-sakitan nanti,” sambungnya.

Terakhir, Anton mengatakan dia bersama Babinsa Gadingkasri kemarin memberi bantuan berupa sembako mulai dari beras, minyak, gula, dan mie instan. Selain itu, Kapolsek Klojen juga memberikan bantuan berupa bantuan uang.

“Tapi kalau bantuan dari pemerintah sudah masuk semua mulai dari Bantuan Non-tunai BPNT sudah dapat. Sebentar lagikan naik ke bantuan PKH (Program Keluarga Harapan). Menurut yang ngurus bansos di kelurahan katanya sudah dapat, kebetulan yang ngambilkan itu dari Pak Bandi anaknya,” pungkasnya.

Reporter: Rizal Adhi

Editor: Lizya Kristanti

Related Posts

Kampung Gandean
Pilihan Redaksi

Sejarah di Balik Nama Kampung Gandean, Jejak Permukiman Abdi Pemerintahan di Jantung Kota Malang

Senin, 23 Mar 2026
Omah Wiromargo
Pilihan Redaksi

Omah Wiromargo Hadir sebagai Rumah Baca Gratis di Sekitar Pasar Besar Malang

Minggu, 18 Jan 2026
Kebun Botol Malang
Pilihan Redaksi

TBM Kebun Botol Malang, Literasi dan Pembelajaran Bahasa Asing di Tengah Kebun Hijau

Selasa, 7 Okt 2025
Kebun Botol
Pilihan Redaksi

Kebun Botol Malang, Inovasi Ibu-Ibu Tlogomas Ubah Limbah Plastik Jadi Ladang Hijau Bernilai Ekonomi

Selasa, 7 Okt 2025
KA Jayabaya
Pilihan Redaksi

Catatan Perjalanan KA Jayabaya: Rezeki Bertemu Penumpang Baik, Panik Tragedi Ojol di Jakarta

Selasa, 16 Sep 2025
JFC 2025 Batch 2
Pilihan Redaksi

JFC 2025 Batch 2 Dibuka, Nurcholis Tekankan 6M sebagai Landasan Jurnalisme Berkualitas

Senin, 15 Sep 2025
Next Post
Ahmad Taufiq Kusuma menyampaikan pandangannya soal draf Perwali Kota Malang tentang pendirian rumah ibadah/tugu malang

Draf Perwali Pendirian Rumah Ibadah Kota Malang, FKUB Berikan Sejumlah Masukan

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bapenda Kota Malang Sosialisasikan Opsen PKB dan BBNKB hingga Tingkat RT RW

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.