Minggu, Agustus 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Catatan

Mendapat Keberkahan Menjadi Bagian dari PMII

Redaksi by Redaksi
April 18, 2024 2:13 pm
in Catatan
PMII

M. Mas'ud Said. Ketua Cabang PMII Malang 1990-1991

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

PERGERAKAN MAHASISWA ISLAM INDONESIA (PMII) hadir dan mengisi salah satu sejarah pergerakan yang menghimpun mahasiswa berlatar belakang Ahlusunnah Wal Jamaah – An Nahdhliyah.

Konteks saat itu sangat relevan dan keberadaannya sangat perlu sebagai keharusan sejarah. PMII adalah kawah candradimuka mahasiswa NU saat itu

READ ALSO

Menyelamatkan Marwah NU: Mengakhiri Akrobat Angka dan Mengembalikan Khittah Musyawarah

Connecting The Dots dan Magister Psikologi UIN Malang

Beberapa tujuan mulia PMII didirikan dan dikuatkan bisa dilihat dalam menguatkan Mars yang diciptakan oleh Shaimoery WS dan H Mahbub Junaidi; menguatkan nilai Ke-Indonesiaan, value Ke-Islaman, dan basis kerja Amal sholeh dan Intelektualitas.

Semangat kepemudaan untuk memulai perjuangan dan perbaikan bangsa juga tertuang dalam lirik manis Mars: “inilah kami Indonesia, satu barisan dan satu cita”. Inilah komunitas mahasiswa NU yang saat itu dibutuhkan sebagai wahana gerakan.

Ada juga visi organisasi yang termaktub dalam salah satu bait Mars “Satu barisan dan satu jiwa”, “pembela bangsa, penegak agama”, ” Tangan terkepal dan maju ke muka” yang menunǰukkan semangat dan progresivitas kaum muda terpelajar. Pembelaan atas bangsa yang adil, makmur dan sejahtera adalah nilai utama yang dikuatkan oleh pergerakan pemuda Boedi Oetomo dan tentu the founding fathers of Indonesia sebelumnya

Cita cita pergerakan juga termaktub dalam bait bait Mars yang secara otentik menjadikan Indonesia “maqam” dan tujuan perjuangan. Berikut pernyataan indah : “untukmu satu tanah airku, untukmu satu keyakinanku”. Beberapa tokoh dan pendiri PMII telah mencitrakan dirinya dalam nilai nilai di atas.

Kini PMII telah berusia 64 tahun. Usia yang matang. Tetap menyumbangkan spirit ke-Indonesiaan, Ke-Islaman dan tentu sumbangan kepemimpinan nasional dan regional dimana beberapa kader telah masuk dan menjadi bagian penting pemerintahan, legislatif, proses demokrasi, pendewasaan nilai kebangsaan

PMII juga ditantang untuk memperkuat relasi pada aras internasional, penguatan lembaga pendidikan tinggi, strategic policies kenegaraan dan juga keagamaan Islam wasathiyah dan pesantren.

Tokoh tokoh NU seperti Idham Cholid, KH A Wahid Hasyim, Syaifuddin Zuhri, dan terutama KH Abdurrahman Wahid melekat dalam ciri ciri aktivis PMII. PMII pernah menyatakan independensinya terhadap struktural NU. Dengan demikian banyak juga aktivis PMII yang karena ingin bebas menjadi diri sendiri memilih jalan oposan dan pergerakan di luar lini Ke-NU-an formal.

Baca Juga: Rayakan Harlah ke-64, Ini Sejarah Berdirinya PMII Sebagai Organisasi Kemahasiswaan yang Mengusung Ahlussunnah Wal Jamaah

Masa Depan PMII

PMII memiliki tantangan yang challenging. Pertama Penataan kader yang jumlah besar dan terpolarisasi, penguatan value untuk menjadi bagian integral dari profesionalitas masa depan, modernitas global, the future intelegent, dan Indonesia Emas. Penataan kader tak harus melalui pelatihan kader formal sesaat seper MAPABA, LKM, LKL atau semacamnya namun juga dalam kancah kompetisi open sources.

Kedua. Tantangan Indonesia dan NU. Sebagaimana Indonesia memasuki Demographic Changes and The UCLA Era, sebagaima NU memasuki Satu Abad dg tekad Merawat Jagad dan Membangun Peradaban . Seluas itulah tantangan PMII sebagai organisasi kader stetegis NU, sebagai kelompok strategis dan sebagai bagian penting dari masa depan Indonesia.

Ketiga generasi kami perlu menyembuhkan penyakit anniyah dan kultur merasa besar. Wajar bawaan gaya mahasiswa era 70 an dan 80 an. Berbeda dg era 70 an – 80 an.

Baca Juga: Gagas Jenjang Karier, Pengurus PMII Komisariat Sunan Ampel Malang Dilantik

Akan sangat elok dan sudah semestinya penguasaan data data statistik numeric maupun future internal dan data strategis regional harus menjadi basis program ke depan.

Salam hormat untuk alumni PMII, termasuk beberapa orang yang nyantol di hati
Maaf lahir batin, bagi sikap, tindak tanduk dan responses yang kurang berkenan. Aku bukan Nabi Adam AS, tapi rasanya suka makan buah khuldi.
Kosong kosong lah.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

M. Mas’ud Said.
Ketua Cabang PMII Malang 1990-1991

editor: jatmiko

Tags: Ahlusunnah Wal JamaahAhlusunnah Wal Jamaah - An Nahdhliyah.Harlah PMIImahasiswa NUPMIIProf M Mas'ud Said

Related Posts

Menyelamatkan Marwah NU: Mengakhiri Akrobat Angka dan Mengembalikan Khittah Musyawarah
Catatan

Menyelamatkan Marwah NU: Mengakhiri Akrobat Angka dan Mengembalikan Khittah Musyawarah

Minggu, 30 Agu 2026
Connecting The Dots dan Magister Psikologi UIN Malang
Catatan

Connecting The Dots dan Magister Psikologi UIN Malang

Kamis, 27 Agu 2026
Membaca Ulang Warisan Spiritual KH Abdul Hamid Chasbullah dalam ‘Sendang Winotan’
Catatan

Membaca Ulang Warisan Spiritual KH Abdul Hamid Chasbullah dalam ‘Sendang Winotan’

Senin, 24 Agu 2026
Menagih Batin Jam’iyyah: Mengapa NU Tak Boleh Berjarak Sejengkal Pun dari Pesantren?
Catatan

Menagih Batin Jam’iyyah: Mengapa NU Tak Boleh Berjarak Sejengkal Pun dari Pesantren?

Minggu, 23 Agu 2026
Kota Malang: Antara Pusat dan Pinggiran
Catatan

Kota Malang: Antara Pusat dan Pinggiran

Jumat, 21 Agu 2026
Fotografi Produk Jadi Jalan UMKM Bertahan
Catatan

Fotografi Produk Jadi Jalan UMKM Bertahan

Rabu, 19 Agu 2026
Next Post
Bupati Malang serahkan bansos ke anak yatim

Masih Ada 600 Kuota Bansos untuk Anak Yatim di Kabupaten Malang

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.