Kamis, Juli 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Catatan

Mendapat Keberkahan Menjadi Bagian dari PMII

Redaksi by Redaksi
April 18, 2024 2:13 pm
in Catatan
PMII

M. Mas'ud Said. Ketua Cabang PMII Malang 1990-1991

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

PERGERAKAN MAHASISWA ISLAM INDONESIA (PMII) hadir dan mengisi salah satu sejarah pergerakan yang menghimpun mahasiswa berlatar belakang Ahlusunnah Wal Jamaah – An Nahdhliyah.

Konteks saat itu sangat relevan dan keberadaannya sangat perlu sebagai keharusan sejarah. PMII adalah kawah candradimuka mahasiswa NU saat itu

READ ALSO

Kiai Bad dan Visualisasi Do’a

Buku Pelanggaran

Beberapa tujuan mulia PMII didirikan dan dikuatkan bisa dilihat dalam menguatkan Mars yang diciptakan oleh Shaimoery WS dan H Mahbub Junaidi; menguatkan nilai Ke-Indonesiaan, value Ke-Islaman, dan basis kerja Amal sholeh dan Intelektualitas.

Semangat kepemudaan untuk memulai perjuangan dan perbaikan bangsa juga tertuang dalam lirik manis Mars: “inilah kami Indonesia, satu barisan dan satu cita”. Inilah komunitas mahasiswa NU yang saat itu dibutuhkan sebagai wahana gerakan.

Ada juga visi organisasi yang termaktub dalam salah satu bait Mars “Satu barisan dan satu jiwa”, “pembela bangsa, penegak agama”, ” Tangan terkepal dan maju ke muka” yang menunǰukkan semangat dan progresivitas kaum muda terpelajar. Pembelaan atas bangsa yang adil, makmur dan sejahtera adalah nilai utama yang dikuatkan oleh pergerakan pemuda Boedi Oetomo dan tentu the founding fathers of Indonesia sebelumnya

Cita cita pergerakan juga termaktub dalam bait bait Mars yang secara otentik menjadikan Indonesia “maqam” dan tujuan perjuangan. Berikut pernyataan indah : “untukmu satu tanah airku, untukmu satu keyakinanku”. Beberapa tokoh dan pendiri PMII telah mencitrakan dirinya dalam nilai nilai di atas.

Kini PMII telah berusia 64 tahun. Usia yang matang. Tetap menyumbangkan spirit ke-Indonesiaan, Ke-Islaman dan tentu sumbangan kepemimpinan nasional dan regional dimana beberapa kader telah masuk dan menjadi bagian penting pemerintahan, legislatif, proses demokrasi, pendewasaan nilai kebangsaan

PMII juga ditantang untuk memperkuat relasi pada aras internasional, penguatan lembaga pendidikan tinggi, strategic policies kenegaraan dan juga keagamaan Islam wasathiyah dan pesantren.

Tokoh tokoh NU seperti Idham Cholid, KH A Wahid Hasyim, Syaifuddin Zuhri, dan terutama KH Abdurrahman Wahid melekat dalam ciri ciri aktivis PMII. PMII pernah menyatakan independensinya terhadap struktural NU. Dengan demikian banyak juga aktivis PMII yang karena ingin bebas menjadi diri sendiri memilih jalan oposan dan pergerakan di luar lini Ke-NU-an formal.

Baca Juga: Rayakan Harlah ke-64, Ini Sejarah Berdirinya PMII Sebagai Organisasi Kemahasiswaan yang Mengusung Ahlussunnah Wal Jamaah

Masa Depan PMII

PMII memiliki tantangan yang challenging. Pertama Penataan kader yang jumlah besar dan terpolarisasi, penguatan value untuk menjadi bagian integral dari profesionalitas masa depan, modernitas global, the future intelegent, dan Indonesia Emas. Penataan kader tak harus melalui pelatihan kader formal sesaat seper MAPABA, LKM, LKL atau semacamnya namun juga dalam kancah kompetisi open sources.

Kedua. Tantangan Indonesia dan NU. Sebagaimana Indonesia memasuki Demographic Changes and The UCLA Era, sebagaima NU memasuki Satu Abad dg tekad Merawat Jagad dan Membangun Peradaban . Seluas itulah tantangan PMII sebagai organisasi kader stetegis NU, sebagai kelompok strategis dan sebagai bagian penting dari masa depan Indonesia.

Ketiga generasi kami perlu menyembuhkan penyakit anniyah dan kultur merasa besar. Wajar bawaan gaya mahasiswa era 70 an dan 80 an. Berbeda dg era 70 an – 80 an.

Baca Juga: Gagas Jenjang Karier, Pengurus PMII Komisariat Sunan Ampel Malang Dilantik

Akan sangat elok dan sudah semestinya penguasaan data data statistik numeric maupun future internal dan data strategis regional harus menjadi basis program ke depan.

Salam hormat untuk alumni PMII, termasuk beberapa orang yang nyantol di hati
Maaf lahir batin, bagi sikap, tindak tanduk dan responses yang kurang berkenan. Aku bukan Nabi Adam AS, tapi rasanya suka makan buah khuldi.
Kosong kosong lah.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

M. Mas’ud Said.
Ketua Cabang PMII Malang 1990-1991

editor: jatmiko

Tags: Ahlusunnah Wal JamaahAhlusunnah Wal Jamaah - An Nahdhliyah.Harlah PMIImahasiswa NUPMIIProf M Mas'ud Said

Related Posts

Kiai Bad dan Visualisasi Do’a
Catatan

Kiai Bad dan Visualisasi Do’a

Senin, 13 Jul 2026
Buku Pelanggaran
Catatan

Buku Pelanggaran

Minggu, 12 Jul 2026
Cologne,  Katedral, dan Masjid 
Catatan

Cologne, Katedral dan Masjid 

Kamis, 9 Jul 2026
Menakar Ulang Menara Gading: Ketika Gelar Akademik Dosen Menjauh dari Realitas Publik
Catatan

Menakar Ulang Menara Gading: Ketika Gelar Akademik Dosen Menjauh dari Realitas Publik

Kamis, 9 Jul 2026
Cristiano Ronaldo dan Seperti Apa Sebaiknya Kita Memandang Sebuah Kehidupan
Catatan

Cristiano Ronaldo dan Seperti Apa Sebaiknya Kita Memandang Sebuah Kehidupan

Rabu, 8 Jul 2026
Kota Malang dan El Nino
Catatan

Kota Malang dan El Nino

Rabu, 8 Jul 2026
Next Post
Bupati Malang serahkan bansos ke anak yatim

Masih Ada 600 Kuota Bansos untuk Anak Yatim di Kabupaten Malang

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.