Jumat, Juli 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Tambah Dua Guru Besar Bidang Peternakan, Rektor Unisma Dorong Percepatan Gubes Baru

Redaksi by Redaksi
Maret 10, 2024 8:19 am
in Pendidikan
Gelar Profesor,Pasutri,Malang,Sang istri - Bikin Sedih! Pasutri di Malang Raih Gelar Profesor Bareng Tanpa Kehadiran Istri Tercinta karena Meninggal Dunia

Pengukuhan dua Guru Besar Unisma Fakultas Peternakan oleh Rektor Unisma Prof Maskuri MSi. Foto / dok Unisma

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, tugumalang.id – Rektor Universitas Islam Malang (Unisma) baru saja mengukuhkan dua guru besar (gubes) Fakultas Peternakan. Mereka adalah Prof Dr Ir H Badat Muwakhid MP IPM dan Prof Dr Ir Hj Mudawamah MSi IPM ASEAN Eng, pada Sabtu (9/8/2024).

Prof Badat Muwakhid dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak. Sementara Prof Mudawamah dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Genetika dan Pemuliaan Ternak.

READ ALSO

Gerakan Ayah Mengantar Anak Warnai MPLS Ramah di PAUD IT Insan Permata Malang

Tingkatkan Kualitas Akademik, UIN Malang Siapkan Program Studi Menghadapi Akreditasi Internasional

Keduanya merupakan dua guru besar pertama di Fakultas Peternakan Unisma. Sekaligus guru besar ke-23 dan 24 di Unisma. Artinya, pengukuhan ini menjadi sebuah kebanggaan sekaligus pemantik semangat kampus dalam mendorong peningkatan reputasi dan juga keilmuan.

Rektor Maskuri menyebut, guru besar, adalah salah satu elemen dalam mengupgrade kualitas SDM Unisma, terutama di milestone Entrepreneur University ini. Perannya dalam menjalankan tri dharma perguruan tinggi sebagai pengabdi dan para peneliti tidak bisa dikesampingkan.

Baca Juga: Kaji Inovasi Pembelajaran MBK, Prof Luluk Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Unisma

“Kita memiliki laboratorium yang sangat lengkap di Jengglong. Dengan adanya profesor baru ini akan sangat bermanfaat untuk pengembangan laboratorium tersebut,” ujarnya.

Dikatakan Maskuri, kedua guru besar ini sama-sama membahas topik yang menarik dan berkesinambungan. Dimana salah satunya, berbicara mengenai pakan ternak dan satu guru besar lain tentang pengembangbiakan ternak.Guru besar unisma

Dengan begitu, inovasi ini dirasa mampu berkontribusi mengatasi beberapa masalah di peternakan.

Ke depan, pihaknya terus mendorong upaya percepatan guru besar. Tahun ini, pihaknya menargetkan akan ada 5 sampai 10 guru besar baru.

“Sudah ada sekitar 60 dosen yang dipanggil untuk membuat surat pernyataan agar mencapai jabatan guru besar. Kita sudah siapkan tim untuk percepatan menuju jurnal terakreditasi Scopus dan kelengkapan administrasi lain. Tahun 2024, kami target mengukuhkan 5 sampai 10 guru besar,” tukasnya.

Dalam pidatonya, Prof Badat menyampaikan orasi ilmiah berjudul ‘Optimalisasi kualitas limbah pertanian sebagai bahan pakan melalui proses fermentasi’.

Penelitiannya, berfokus pada perbaikan pakan dari proses fermentasi. Dari proses ini hasilnya lebih berkualitas. Kandungan nutrisi pakan lebih bagus. Sangat baik untuk pertumbuhan hewan ternak.

“Limbah pangan yang banyak tadi kita manfaatkan untuk menjadi pakan melalui proses fermentasi. Supaya limbah tidak terbuang percuma dan bisa dimanfaatkan untuk pertumbuhan ternak yang bagus,” terang pria yang juga menjabat Wakil Rektor III Unisma ini.

Baca Juga: UIN Malang Gelar Wisuda ke-77 dan Harlah ke-62, Luncurkan Karya Monumental 12 Guru Besar

Menurutnya, salah satu upaya untuk juga meningkatkan pakan melalui proses fermentasi.
Prof Badat menerangkan, pakan yang dihasilkan melalui proses fermentasi memiliki kelebihan. Terutama untuk kandungan nutrisinya.

Di sisi lain, Prof Mudawamah mengusung orasi ilmiah berjudul ‘Peningkatan produktivitas ternak ruminansia melalui implementasi teknologi breeding dan ilmu genetika yang berkelanjutan’.

Ia menyampaikan, babwa peningkatan produktivitas ternak ruminan asli, lokal, dan silangannya secara berkelanjutan dilakukan melalui introdusir technology animal breeding dan genetics yang solutif di lapangan.Guru besar unisma

Hal itu diikuti dengan program pemuliaan ternak yang konvensional dengan open nucleus breeding serta dengan recording yang akurat melalui pengembangan software yang aplikatif.

“Peningkatan produktivitas ternak ruminan berkelanjutan harus dilakukan secara integrasi melibatkan peternak rakyat, industri peternakan, kelompok peternak inti, Balai Inseminasi Buatan, Unit Pelaksana teknis Peternakan, Departemen industri dan perdagangan, pasar hewan tradisional, rumah potong hewan, dan market place,” imbuhnya.

BACA JUGA: Berita tugumalang.id di Google News

Reporter : Feni Yusnia
editor: jatmiko

Tags: guru besarguru besar peternakanGuru besar UnismaUnisma

Related Posts

Gerakan Ayah Mengantar Anak Warnai MPLS Ramah di PAUD IT Insan Permata Malang
Pendidikan

Gerakan Ayah Mengantar Anak Warnai MPLS Ramah di PAUD IT Insan Permata Malang

Kamis, 16 Jul 2026
Tingkatkan Kualitas Akademik, UIN Malang Siapkan Program Studi Menghadapi Akreditasi Internasional
Pendidikan

Tingkatkan Kualitas Akademik, UIN Malang Siapkan Program Studi Menghadapi Akreditasi Internasional

Kamis, 16 Jul 2026
Penelitian Dosen UIN Malang Ungkap Dua Kategori Kufur dalam Al-Qur’an
Advertorial

Penelitian Dosen UIN Malang Ungkap Dua Kategori Kufur dalam Al-Qur’an

Kamis, 16 Jul 2026
Siswa Baru SMA Nasional Malang Diajak Menjelajah Laboratorium ITN Malang
Advertorial

Siswa Baru SMA Nasional Malang Diajak Menjelajah Laboratorium ITN Malang

Kamis, 16 Jul 2026
Mahasiswa Teknik Mesin ITN Malang Raih Juara Kontes Modifikasi, Lepas Penat Skripsi dengan Naik Podium
Advertorial

Mahasiswa Teknik Mesin ITN Malang Raih Juara Kontes Modifikasi, Lepas Penat Skripsi dengan Naik Podium

Kamis, 16 Jul 2026
Dosen UIN Malang Kaji Konsep Al-Huzn dalam Al-Qur’an, Kesedihan Dinilai Bisa Jadi Jalan Pemulihan
Pendidikan

Dosen UIN Malang Kaji Konsep Al-Huzn dalam Al-Qur’an, Kesedihan Dinilai Bisa Jadi Jalan Pemulihan

Rabu, 15 Jul 2026
Next Post
Sinopsis film

Sinopsis Film 24 Jam Bersama Gaspar, Sajikan Kisah Seorang Detektif

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.