Kota Batu, Tugumalang.id – Destinasi wisata tematik baru bernama Kampung Sakura di Desa Sidomulyo, Kota Batu, Jawa Timur resmi dibuka. Ini akan menjadi penanda geliat pariwisata di Kota Batu, terutama di desa-desa.
Peresmian dihadiri Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai dan Perwakilan dari Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya, Nakagome Kota pada Minggu (21/1/2023.
Kampung Sakura di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu ini didesain bernuansa mirip dengan negara Jepang. Terutama dari hamparan pohon sakura dengan bunga yang memiliki daya tarik tersendiri.
Aries menuturkan sekarang wisatawan tidak perlu jauh-jauh ke Jepang karena miniaturnya sudah ada di Kota Batu. Nantinya, Kampung Sakura akan dikembangkan lebih lanjut dalam bentuk kerjasama sister city dengan wilayah di Jepang. Ia berharap masyarakat Jepang juga dapat berkunjung ke Kampung Sakura versi Kota Batu.
Aries menyambut baik atas inovasi warga di Desa Sidomulyo untuk mengembangkan desanya. Nanti, dari Pemkot Batu akan memfasilitasi warga desa untuk studi banding ke Jepang dengan harapan nantinya juga bisa diimplementasikan di Desa Sidomulyo.
Baca Juga: Kampung Sakura, Wisata Tematik Baru di kota Batu
“Nanti saya minta Kepala OPD Dinas Pariwisata untuk menyusun program warga Desa Sidomulyo ini untuk kami kirim ke Jepang mencari inovasi baru,” kata dia.
Aries menerangkan, selain Desa Sidomulyo, setiap kelurahan dan desa yang ada di Kota Batu memiliki ikonik wisata tematik tersendiri. Lebih lanjut, nanti akan ada juga lagi tempat wisata di Desa Beji, Junrejo yang memiliki khas tersendiri.
”Saya harap, masyarakat bisa menjaga ciri khas wisata Kota Batu,” harapnya.
Sementara, Kepala Disbudpar Jatim, Evy Afianasari yang turut hadir memberi acungan jempol atas inisiasi desa wisata tersebut. Bahkan, ia memuji Kota Batu sebagai daerah yang memiliki banyak desa wisata.
”Desa wisata Kampung Sakura menggenapkan daftar desa wisata di Jatim di angka 596 hingga saat ini. Paling banyak ya di Kota Batu. Ini menjadi bukti Pemerintah Kota Batu mendukung desa wisata untuk pertumbuhan ekonomi masyarakatnya,” kata dia.
Menurutnya, potensi yang ada di Desa Sidomulyo memiliki daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Ia berharap kepada masyarakat agar tidak melupakan kebudayaan lokal dengan adanya Kampung Sakura ala Jepang tersebut.
Baca Juga: Kampung Organik, Wisata Tematik Baru di Kota Batu
“Meskipun di sini Kampung Sakura mungkin bisa dibalut dengan budaya Jawanya,” imbuh Evy.
Kadis Pariwisata (Dispar) Kota Batu, Arief As Siddiq menambahkan jika nantinya di Desa Sidomulyo akan dikembangkan lebih riil lagi. Seperti menghadirkan makanan, pakaian dan semua hal berbau khas Jepang.
Bahkan nantinya pihaknya akan membantu terkait kerja sama kebudayaan dengan Jepang. ”Semua kerja sama ini akan saling menguntungkan dan akan berdampak pada pada pemberdayaan ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Lebih lanjut, untuk menikmati Kampung Sakura ini pengunjung akan dibandrol harga tiket Rp 10 ribu saja. Pengunjung bisa berkunjung kapam saja, bahkan bisa menikmati suasana ala Jepang setiap saat.
Di dalamnya nanti terdapat beberapa paket seperti paket edukasi bahasa Jepang Rp 15 ribu per orang. Sedangkan paket sewa pakaian Jepang, Kimono dan Yukata Rp 25 ribu per orang. Ada juga paket sewa tempat acara Rp 50 ribu per jam dan tempat karaoke Rp 25 per jam.
BACA JUGA: Berita tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
editor: jatmiko
























