Rabu, September 2, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Catatan

Haul Solo dan Cinta yang Tertinggal

Redaksi by Redaksi
November 6, 2023 7:55 pm
in Catatan
Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Irham Thoriq*

Adakah perasaan yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Adakah hal besar, yang itu sulit kita lukiskan untuk mendiskripsikan kebesaran itu. Adakah dampak yang lebih besar di kehidupan ini, selain dampak sebuah cinta.

READ ALSO

Kontestasi, Konstelasi, dan Hasil Dua Muktamar NU: Cipasung vs Tambakberas

Menyelamatkan Marwah NU: Mengakhiri Akrobat Angka dan Mengembalikan Khittah Musyawarah

Itulah yang mungkin sedang kita rasakan dari Haul Solo. Dalam tiga hari terakhir, Haul Solo berhasil menjadikan kota lahir Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo itu sebagai lautan manusia berbaju putih.

Puncaknya adalah hari Minggu, 5 November 2023 yang merupakan puncak dengan digelarnya pembacaan maulid simtut duror. Ratusan ribu orang, atau mungkin jutaan orang berdesak-desakan, memenuhi jalanan di sekitar Masjid Riyadh, serta melantunkan shalawat.

Masjid Riyadh yang menjadi pusat Haul, dipenuhi dengan manusia. Mungkin sekitar 3 kilometer ke selatan, 3 kilometer ke utara, serta di gang-gang sekitar masjid, penuh dengan manusia. Betapa lautan manusia itu hadir, bisa dilihat dalam beberapa video drone yang diabadikan dan kini banyak bertebaran di media sosial.

Ratusan ribu orang, datang karena cinta, datang karena keyakinan, dan datang untuk mendapat rahmat dari Allah SWT. Sehari sebelum puncak haul itu, ribuan orang berjubel antri ke makam yang berada di sebelah belakang masjid riyadh. Di makam itu, ada tiga habib yang dikebumikan. Yakni, Habib Alwi Alhabsy, Habib Anis Alhabsy, dan Habib Ahmad Alhabsy.

Suasana Haul Solo yang diabadikan melalui drone. Foto Capture dari Tukang Streaming.

Sedangkan sohibul haul, atau orang yang di peringati wafatnya, adalah Habib Ali bin Muhammad Alhabsyi yang merupakan ayah dari habib Alwi dan kakek dari Habib Anis dan Ahmad Alhabsy. Habib Ali sendiri adalah pengarang shalawat simtud duror yang sangat terkenal di kalangan umat muslim. Habib Ali dimakamkan di Kota Seiwun, Tarim.

Pada 5 November lalu, adalah haul Habib Ali yang ke-112. Mula-mula, sang anak yakni Habib Alwi yang menggelar haul itu di Kota Solo. Yang datang hanya segelintir orang, tapi para habaib terkemuka dari berbagai daerah.

Semakin lama, yang hadir di Haul Solo semakin besar, dan puncaknya pada 5 november kemarin, yang bisa dibilang menjadi yang terbesar sepanjang sejarah.”Haul Solo ini, ketika sampean pernah datang sekali, pasti akan datang di tahun-tahun selanjutnya,” kata salah seorang jama’ah yang hadir dari Sidoarjo. Dia menjelaskan hal tersebut, setelah saya mengatakan bahwa saya baru pertama kali hadir di haul solo.

Apa yang dinyatakan orang tersebut, dibenarkan sahabat kuliah saya Habib Mahdi El Kherid, yang dalam haul kali ini memboyong istri dan tiga orang anaknya. Sejak 2012 silam, dia tidak pernah absen di Haul Solo.
”Karena kalau absen, saya merasa kayak ada yang kurang gitu, benar-benar menancap di dalam hati ini kalau Haul Solo,” kata kandidat doktor dan Wakil Ketua Ansor Jawa Timur ini.

Meski menyewa villa yang cukup mewah, berjarak 7 kilometer dari Masjid Riyadh, Mahdi lebih sering tidak berada di villa. Dia lebih sering berada di sekitar masjid Riyadh, untuk benar-benar merasakan vibe Haul Solo.

Khususnya saat momen malam minggu atau malam puncak pembacaan maulid, Mahdi banyak berada di sekitar masjid Riyadh dengan mengikuti pembacaan maulid dari rumah ke rumah.”Hebatnya, di maulid di ring 1 atau di sekitar masjid riyadh, semua orang boleh ikut maulid, dan banyak sekali di sekitar masjid itu yang memberi makan gratis, semua totalitas menghormati haul,” kata Mahdi.

Di Haul Solo, semua orang meninggalkan rasa keakuannya. Karena banyaknya jama’ah yang hadir, bahkan sekelas pengasuh Pesantren Sidogiri, salah satu pesantren terbesar di Indonesia, rela duduk ngemper di pinggir jalan.”Saya ada videonya dan tersebar fotonya, memang banyak kiai besar dan mungkin pejabat yang harus duduk di pinggir jalan untuk bisa hadir di Haul Solo,” kata Mahdi.

Saya yang kehabisan penginapan di Haul Solo, juga merasakan bagaimana kemurahan warga Solo menyediakan penginapan tanpa meminta imbalan apapun. Kebetulan, saya mendapatkan informasi ada penginapan dari teman istri saya, yang rumahnya tidak jauh dari pusat haul solo.

Tentu tidak ada kemurahan hati itu, tanpa ada rasa cinta yang mendalam, terhadap haul solo, terhadap Habib Ali dan juga kepada Nabi Muhammad Rosulullah SAW. Lalu, lantas apa yang dilakukan Habib Ali ketika massa hidup sehingga begitu besar karomah beliau hingga saat ini?

Suasana Haul Solo sebelum subuh, minggu, 5 November 2023. Foto: irham thoriq.

Salah satu keutamaan beliau adalah beliau menghabiskan waktunya untuk berdakwah. Beliau juga seorang yang suka berderma. Dalam satu cerita, beliau punya kegiatan pengajian setiap hari, dan 400 orang yang hadir, selalu diberi makan oleh beliau. Beliau juga pernah menanggung makan orang se-Kota Seiwun ketika paceklik selama tiga bulan.

Salah satu kelebihan beliau yang lain, ketika beliau memberi nasehat kepada orang lain, maka nasehat tersebut dengan mudahnya menyentuh kepada hati orang yang dinasehati. Tampaknya, hal tersebut terjadi karena kerendahan hati Habib Ali.”Sungguh tidak pernah aku memberi nasehat, kecuali aku yang memang membutuhkan nasehat tersebut,” kata Habib Ali sebagaimana dibacakan kisahnya dalam acara Haul tersebut.

Habib Ali juga pernah menginginkan ada orang yang mengkritik beliau, dan membuka aib Habib Ali. Tampaknya, karena keagungan akhlak habib Ali, belum pernah ada orang yang melihat aib habib ali. Dalam hidupnya, Habib Ali hanya menginginkan semakin banyak orang yang bertaqwa.”Saya ingin sebanyak mungkin orang bisa masuk surga-nya Allah SWT,” kata Habib Ali soal keinginan dalam dakwahnya.

Beliau tidak pernah membalas kejahatan orang lain, dengan kejahatan. Setiap mau tidur, Habib Ali selalu mengucap bahwa beliau memaafkan semua orang, termasuk jika ada orang yang menyakiti hati Habib Ali. Orang yang berbuat jahat, selalu dimaafkan Habib Ali di hari itu juga.

Begitu mulia akhlak Habib Ali, seperti akhlak nabi besar Muhammad SAW. Terkait Habib Ali, sahabat saya Habib Mahdi menambahkan.”Bagaimana beliau tidak hebat, murid beliau saja ada yang jadi wali kutub yakni habib Abu Bakar bin Muhammad Assegaf Gresik,” katanya.

Habib Ali juga seorang ahli ibadah yang luar biasa konsisten. Ketika Ramadhan tiba, setiap tiga hari sekali, dia bisa khatam Alqur’an. Puncak kecintaan Habib Ali kepada Nabi Muhammad SAW adalah ketika beliau mengarang Maulid Simtut Duror. Maulid ini adalah maulid yang begitu masyhur di berbagai negara Islam, termasuk di Indonesia. Hampir semua majelis maulid di Indonesia, membacakan Maulid Simtut Duror.

Karena kecintaan Habib Ali kepada nabi Muhammad SAW itulah, ada beberapa orang yang pernah bermimpi nabi Muhammad SAW. Orang tersebut bertanya siapa manusia yang paling dicintai di era saat ini. Dalam mimpi itu, orang-orang tersebut mendapatkan jawaban yang sama yakni orang yang dicintai Nabi Muhammad SAW saat ini adalah Habib Ali.

Jika maulid Nabi Muhammad SAW dirayakan oleh umat muslim sedunia, Haul Habib Ali dirayakan ratusan ribu atau jutaan umat muslim di Indonesia dan Tarim. Tentu saja, tanpa kemuliaan yang pernah dilakukan selama hidup, hampir tidak mungkin orang lain bisa tergerak hatinya menghadiri Haul Habib Ali.

Saya termasuk orang yang beruntung bisa hadir di Haul Solo. Semoga yang baca tulisan ini, tahun depan bisa hadir di Haul Solo. Hingga artikel ini ditulis, perasaan tentang Haul Solo begitu membakas. Begitu juga apa yang dirasakan istri saya, ketika tadi pagi mulai bekerja.”Mengurus urus dunia lagi, tapi hatiku masih di Solo,” begitu kira-kira status istri saya. Cinta itu tertinggal di Solo. Sampai jumpa di Haul Solo 2024.

*Penulis adalah CEO Tugu Media Group

BACA JUGA: Berita tugumalang.id di Google News

editor: jatmiko

Tags: haul solomasjid riyadhshalawat simtud duror

Related Posts

Kontestasi, Konstelasi, dan Hasil Dua Muktamar NU: Cipasung vs Tambakberas
Catatan

Kontestasi, Konstelasi, dan Hasil Dua Muktamar NU: Cipasung vs Tambakberas

Senin, 31 Agu 2026
Menyelamatkan Marwah NU: Mengakhiri Akrobat Angka dan Mengembalikan Khittah Musyawarah
Catatan

Menyelamatkan Marwah NU: Mengakhiri Akrobat Angka dan Mengembalikan Khittah Musyawarah

Minggu, 30 Agu 2026
Connecting The Dots dan Magister Psikologi UIN Malang
Catatan

Connecting The Dots dan Magister Psikologi UIN Malang

Kamis, 27 Agu 2026
Membaca Ulang Warisan Spiritual KH Abdul Hamid Chasbullah dalam ‘Sendang Winotan’
Catatan

Membaca Ulang Warisan Spiritual KH Abdul Hamid Chasbullah dalam ‘Sendang Winotan’

Senin, 24 Agu 2026
Menagih Batin Jam’iyyah: Mengapa NU Tak Boleh Berjarak Sejengkal Pun dari Pesantren?
Catatan

Menagih Batin Jam’iyyah: Mengapa NU Tak Boleh Berjarak Sejengkal Pun dari Pesantren?

Minggu, 23 Agu 2026
Kota Malang: Antara Pusat dan Pinggiran
Catatan

Kota Malang: Antara Pusat dan Pinggiran

Jumat, 21 Agu 2026
Next Post
Optimalkan Informasi Geospasial, Pemkot Batu Diganjar Bhumandala Award 2023

Optimalkan Informasi Geospasial, Pemkot Batu Diganjar Bhumandala Award 2023

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.