Kamis, Oktober 15, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Politik

Merajut Pemilu 2024 yang Damai Tanpa Isu Politik Identitas

Redaksi by Redaksi
Juli 28, 2023 6:56 am
in Politik
Pengamat Politik Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Dr Wahyudi Winarjo (baju batik) dalam FGD penguatan literasi politik menuju Pemilu 2024.

Pengamat Politik Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Dr Wahyudi Winarjo (baju batik) dalam FGD penguatan literasi politik menuju Pemilu 2024. (Foto/M Sholeh)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Isu politik identitas menjadi salah satu atribut yang kerap digunakan untuk merajut perolehan suara dalam pemilihan umum. Untuk mengantisipasi dampak negatif politik identitas, Cangkir Opini menggelar penguatan literasi politik dalam FGD bertajuk ‘Mewujudkan Politik Harmoni Menuju Pemilu 2024 yang Sejuk dan Damai’ di Malang pada Kamis (27/7/2023).

FGD ini dihadiri oleh kalangan muda berbagai organisasi. Mulai pegiat parpol, mahasiwa berbagai perguruan tinggi hingga pemuda berbagai organisasi.

READ ALSO

Mahrus Ali DPRD Kabupaten Malang Tekankan Kesadaran Demokrasi Generasi Muda

Akademi Dewi Pertiwi di Malang Dorong Perempuan Malang Raya Atasi Persoalan Sosial

Diketahui, politik identitas yang disalahgunakan dapat mengakibatkan dampak negatif. Mulai munculnya konflik SARA, radikalisme agama hingga manuver politik penuh propaganda pemicu kebencian terhadap pihak lain.

Baca Juga: ASN Dilarang Gunakan Wewenang dan Fasilitas Negara untuk Berpolitik

FGD penguatan literasi politik menuju Pemilu 2024.
FGD penguatan literasi politik menuju Pemilu 2024. (Foto/M Sholeh)

Pengamat Politik Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Dr Wahyudi Winarjo yang menjadi salah satu pemateri dalam FGD tersebut menyampaikan bahwa isu politik identitas memang selalu digunakan di negara manapun.

“Persoalannya adalah apakah politik identitas dipergunakan untuk memperjuangkan kepentingan rakyat dan bangsa. Yang tidak baik itu adalah politik identitas yang mengganggap identitas pihak lain itu tidak baik,” tuturnya.

Menurutnya, politik identitas akan menjadi semakin bahaya jika pelaku praktek politik identitas menganggap dan melakukan tindakan tindakan menebar kebencian terhadap pihak lain hingga menimbulkan perpecahan.

Baca Juga: 100 Difabel Antusias Ikuti Pendidikan Politik oleh Bakesbangpol Kota Malang

“Apalagi melakukan tindakan tindakan memusuhi bahkan menghalalkan darahnya dan lain sebagainya,” kata dia.

Influencer Ilham Zada dalam FGD penguatan literasi politik menuju Pemilu 2024.
Influencer Ilham Zada dalam FGD penguatan literasi politik menuju Pemilu 2024. (Foto/M Sholeh)

Untuk itu, dia berpesan kepada masyarakat dan generasi muda atau calon pemilih muda untuk memperkuat literasi politik demi masa depan bangsa yang lebih baik.

“Anak muda adalah kalangan paling aktif menggunakan media sosial. Ngerinya, ternyata anak anak muda banyak yang terjerumus turut ikut melakukan ujaran kebencian seperti bullying, hate speech hingga hoax,” ujarnya.

“Harapannya, pemuda harus punya hati nurani, literasi politik, wawasan politik yang positif untuk kebaikan kehidupan bangsa dan negara. Anak muda harus membawa bahwa Indonesia milik semua, bukan milik kelompok tertentu,” imbuhnya.

Dia juga berharap generasi muda bisa dengan bijak memanfaatkan media sosial dalam memperjuangkan kepentingan bangsa dan negara.

“Saya yakin anak muda bisa melakukan itu. Saya harap media sosial dijadikan wadah menuangkan ekspresi untuk memperjuangkan kebaikan bangsa. Karena anak muda pengendali media sosial, pengguna dan penggeraknya,” ucapnya.

Senada dengan Wahyudi, Influencer Ilham Zada yang juga menjadi pemateri FGD tersebut menyampaikan bahwa politik identitas memang akan selalu terjadi.

“Bicara politik identitas, itu pasti terjadi. Semua orang itu berada di lingkaran lingkaran sosial yang mempengaruhi pilihan politik atau pilihan apapun,” ujarnya.

Menurutnya, politik identitas di Indonesia kerap dikaitkan dengan Pilgub Jakarta 2017. Bahkan, kata Ilham, Pilgub Jakarta 2017 menjadi fenomena yang membuat orang beranggapan politik identitas itu negatif dan ditakuti.

“Padahal politik identitas itu tergantung pada bagaimana menggunakannya,” lanjutnya.

Dia berpandangan bahwa potensi politik identitas di Pemilu 2024 tak lagi soal agama. Jika calon presiden Pemilu 2024 benar benar diisi oleh Prabowo, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan. Sebab ketiganya beragama yang sama.

“Jadi peluangnya politik identitas bukan di agama lagi karena agamanya sama. Peluangnya di ras, karena Anies kan berbeda,” ungkapnya.

Melalui kegiatan FGD ini, literasi politik para generasi muda bisa semakin kuat. Dengan demikian, bahaya politisasi identitas di Pemilu 2024 yang menggunakan isu ras bisa diantisipasi.

“Kami juga berharap partai partai politik tidak menggunakan politik identitas di isu ras,” tandasnya.

Reporter: M Sholeh

Editor: Herlianto. A

Tags: FGDPemilu 2024Pendidikan PolitikPolitik identitas

Related Posts

Mahrus Ali DPRD Kabupaten Malang Tekankan Kesadaran Demokrasi Generasi Muda
Advertorial

Mahrus Ali DPRD Kabupaten Malang Tekankan Kesadaran Demokrasi Generasi Muda

Selasa, 13 Okt 2026
Akademi Dewi Pertiwi di Malang Dorong Perempuan Malang Raya Atasi Persoalan Sosial
Politik

Akademi Dewi Pertiwi di Malang Dorong Perempuan Malang Raya Atasi Persoalan Sosial

Senin, 28 Sep 2026
HUT ke-25, Demokrat Kota Malang Perkuat Struktur Partai
Politik

HUT ke-25, Demokrat Kota Malang Perkuat Struktur Partai

Minggu, 27 Sep 2026
Hasanuddin Wahid-Hikmah Bafaqih Gelar Lomba Senam Haha Hihi di Kota Malang
Politik

Hasanuddin Wahid-Hikmah Bafaqih Gelar Lomba Senam Haha Hihi di Kota Malang

Minggu, 23 Agu 2026
PKB dan FKPMR Deklarasikan Pesantren Ramah Anak
Politik

PKB dan FKPMR Deklarasikan Pesantren Ramah Anak

Senin, 3 Agu 2026
Tanpa Menunggu Reses, Sri Untari Buka Layanan Aspirasi Digital 24 Jam
Politik

Tanpa Menunggu Reses, Sri Untari Buka Layanan Aspirasi Digital 24 Jam

Minggu, 2 Agu 2026
Next Post
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Suwarjana.

Laporkan! Pemkot Malang Bakal Tindak Tegas Kepala Sekolah Main Harga Baju Seragam

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.