Kegiatan bertajuk “Bedah Pemikiran Sosialisme Islam H.O.S. Tjokroaminoto dan Ali Syari’ati” itu berlangsung di Graha Gus Dur, Kota Malang, Sabtu (7/11/2026). Acara yang dimulai pukul 18.00 WIB tersebut dihadiri berbagai elemen masyarakat, mulai mahasiswa, pemuda, aktivis, hingga kelompok masyarakat lintas latar belakang.
Diskusi menghadirkan tiga narasumber, yakni Herlianto, A. MA., pengajar STF Al Farabi Malang; Hendra Jaya, M.Pd., Dewan Syuro Aktivis Peneleh; serta Ahmad Tajuddin, S.S.Ag., alumni Tafsir Qur’an UIN Sunan Kalijaga. Arbain Al Ashar bertindak sebagai host.
Baca juga: Usai Dilantik, PKB Kota Malang Fokus Perjuangkan Aspirasi Masyarakat
Sejumlah tokoh turut hadir sebagai penanggap, di antaranya Bertholomeus George Da Silva, David Tobing, Bang Rasyad, dan Rofi Bafaqih.
Pemikiran H.O.S. Tjokroaminoto dan Ali Syari’ati menjadi pokok pembahasan, terutama mengenai hubungan Islam dengan keadilan sosial, kesetaraan, dan keberpihakan terhadap kelompok masyarakat yang menghadapi ketimpangan.
Kedua tokoh tersebut memiliki latar pemikiran dan konteks perjuangan berbeda. Namun, keduanya sama-sama menaruh perhatian terhadap ketidakadilan, penindasan, serta pentingnya membangun kesadaran masyarakat untuk memperjuangkan kehidupan yang lebih bermartabat.
Hikmah Bafaqih Minta Kader Tak Sibuk Urusan Internal
Ketua DPC PKB Kota Malang, Hj. Hikmah Bafaqih, M.Pd., mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurut dia, diskusi semacam ini penting untuk memperluas cakrawala berpikir kader sekaligus membangun kepekaan terhadap persoalan yang berkembang di masyarakat.
Ia berharap kader PKB tidak hanya disibukkan dengan aktivitas organisasi dan agenda politik. Mereka juga harus memiliki perhatian serius terhadap persoalan sosial, ekonomi, pendidikan, kemiskinan, serta berbagai masalah konkret yang dihadapi masyarakat.
“PKB harus menjadi rumah perjuangan yang tidak hanya produktif melahirkan gagasan, tetapi juga mampu menghadirkan tindakan nyata. Kepekaan kader terhadap persoalan sosial harus menjadi perhatian khusus. Jangan sampai kita terlalu sibuk dengan urusan internal organisasi, sementara ada begitu banyak persoalan masyarakat yang membutuhkan kehadiran dan keberpihakan kita,” ujar Hikmah.
Baca juga: Sejarah Pemimpin Perempuan Pertama, Hikmah Bafaqih Resmi Jadi Ketua DPC PKB Kota Malang
Menurut dia, pemikiran besar para tokoh tidak boleh berhenti sebagai bahan diskusi atau sekadar wacana intelektual. Nilai keadilan sosial, kemanusiaan, dan keberpihakan kepada kelompok lemah harus diterjemahkan menjadi gerakan yang manfaatnya bisa dirasakan langsung masyarakat.
“Yang paling penting adalah bagaimana gagasan itu diterjemahkan menjadi gerakan. Kader harus hadir, mendengar, memahami, dan ikut menyelesaikan persoalan masyarakat. Harus ada kerja-kerja nyata untuk melayani, bukan sekadar menyampaikan janji atau berbicara tentang keberpihakan,” katanya.
Hikmah juga menekankan bahwa politik seharusnya menjadi instrumen pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Karena itu, kader PKB perlu membangun tradisi gerakan yang berangkat dari kebutuhan riil masyarakat, bukan semata-mata bergerak berdasarkan momentum politik.
Bangun Tradisi Intelektual dan Kepedulian Sosial
Ia berharap forum diskusi lintas generasi tersebut menjadi salah satu pintu masuk untuk membangun tradisi intelektual di lingkungan PKB Kota Malang. Forum itu sekaligus diharapkan memperkuat hubungan kader partai dengan kalangan mahasiswa, pemuda, dan kelompok masyarakat lainnya.
Melalui dialog tersebut, DPC PKB Kota Malang ingin mendorong lahirnya kader yang tidak hanya memiliki kapasitas politik, tetapi juga kedalaman pemikiran, kepedulian sosial, dan keberanian mengambil peran dalam menjawab persoalan masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa gagasan tentang keadilan sosial dan kemanusiaan membutuhkan lebih dari sekadar perdebatan. Gagasan tersebut harus diwujudkan melalui kerja kolektif, keberpihakan, dan pelayanan berkelanjutan kepada masyarakat.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: Rilis PKB Kota Malang
editor: jatmiko




































