Sabtu, Juli 18, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

Mengenal Batik Saman, Batik yang Didukung Wali Kota Sutiaji untuk Jadi Ikon Kota Malang

Redaksi by Redaksi
Mei 22, 2023 6:42 pm
in Pemerintahan
wali kota malang pembicara batik saman

Wali Kota Malang, Sutiaji saat menjadi pembicara inti dalam sesi talkshow di Polinema (22/5/2023).

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id — Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji hadir sebagai keynote speaker (pembicara inti) dalam acara Talk Show di EXPO Penguatan Produk Inovasi Polinema Untuk Mendukung Akselerasi Kemitraan Daerah, Dunia Industri dan UMKM.

Produk yang diusung kali ini adalah produk berupa Batik Saman. Bertempat di Graha Polinema Lantai 1 pada Senin (22/5/2023), Sutiaji menyatakan mendukung pengembangan Batik Saman sebagai batik khas sekaligus ikon daerah dari Kota Malang.

READ ALSO

Bupati Malang Anggarkan Rp6 Miliar untuk Perluas Pasar Turen Usai Kebakaran

DPRD Kota Batu Setujui Raperda APBD 2025, Kebocoran PAD Jadi Sorotan

Ketua Presidium Dewan Kampung Nuswantara, Bambang GW dalam kesempatan yang sama hadir memberikan penjelasan dari Batik Saman ini. Pria tersebut menerangkan, motif-motif Batik Saman terinspirasi dari tumbuhan Pohon Trembesi atau nama lainnya adalah Saman, yang merupakan salah satu tumbuhan heritage dari Kota Malang.

“Yang perlu diketahui, di Malang Kota ada yang ditetapkan oleh pusat sebagai heritage (warisan) Kota Malang. Ada dua, berupa bangunan dan berupa botani atau tanaman. Tanaman yang merupakan heritage adalah Kenari dan Trembesi. Nama lain Trembesi adalah Saman. Jadi pohon inilah kemudian diintrepetasikan sebagai batik”, terang Bambang.

Motif-motif dari Batik Saman dipamerkan pada Senin (22/5/2023).

Ia juga bercerita, batik yang diharapkan dapat menjadi ikon Kota Malang ini tercipta setelah diskusi dengan Wali Kota Malang dan bincang-bincang antar komunitas. Akhirnya, terciptalah 9 motif Batik Saman yang cantik.

Kesembilan motif dari Batik Saman ini mempunyai narasi filosofi yang berbeda-beda. Misalnya, motif Sekar Saman yang digunakan oleh para pemimpin dan kaum cendekia agar senantiasa mekar mewangi karya pikir dan kepemimpinannya bagi rakyat.

“Interaksi bahasa kebudayaan yang membangun nilai-nilai sosial ke depan, itu mimpi kami. Memang tidak mudah, butuh semua stakeholder, elemen, dan pelaku. Branding sosial akan terus dilakukan”, ujarnya.

Arkeolog sekaligus dosen, Dwi Cahyono juga turut hadir pada talkshow itu. Menurutnya, tidak perlu jauh-jauh mencari inspirasi dari luar untuk membuat karya. Batik Saman jadi salah satu contoh dari warisan pusaka Kota Malang yang diwujudkan menjadi batik daerah yang khas.

“Dengan kreatifitas, kita bisa mencari dan menemukan khas dari daerah Malang yang berbasis pada natural heritage. Seperti misal masyarakat yang tinggal di Sukun, bisa bikin batik yang berbasis pada tanaman Sukun”, kata dia.

Wali Kota Sutiaji mengungkapkan bahwa batik ini dapat menjadi peluang bagi pengembangan ekonomi kreatif masyarakat Malang. Sutiaji pun sangat mendukung pengembangan Batik Saman menjadi ikon dan pakaian daerah khas Kota Malang yang dapat menjadi kebanggan Kota Malang.

Menurut Pemimpin Kota Malang tersebut, Indonesia memiliki akar-akar budaya yang luar biasa, namun orang-orangnya masih kurang menghargai dan bangga akan budaya khasnya. Ia lalu berpikir untuk memunculkan motif batik yang khas dari Kota Malang.

“Kota Malang sebagai miniatur nusantara, senantiasa kondusif dalam keberagamannya. Termasuk juga keragaman khasanah Batik Malang yang luar biasa”, tuturnya.

Batik Malangan penting dikembangkan karena eksistensinya merupakan kekayaan budaya, produk kreatif berdaya saing, daya tarik pariwisata kreatif, dan pesan moral bagi generasi muda. Pesan 7 poin manifesto pengembangan ekonomi kreatif yang sedang benar-benar digodog oleh Pemkot Malang pimpinan Sutiaji.

Selanjutnya akan ada penguatan regulasi untuk mengembangkan Batik Malangan. Tentunya hal ini juga disesuaikan dengan daya beli masyarakat. Kedepannya, Sutiaji berharap Batik Saman dapat digunakan oleh seluruh masyarakat Kota Malang dengan bangga tanpa terkecuali.

“Tak kalah pentingnya untuk terus membangun komitmen mengangkat Batik Malangan. Komitmen harus terus dibangun bersama-sama lewat dialog, riset, pengembangan, gelaran event, branding, dan upaya kolaboratif hulu-hilir lainnya. Kesamaan visi jadi fondasi kekuatan, perbedaan kreasi jadi kekayaan karya. Yang selalu saya sampaikan adalah terbuka terhadap ide baru”, imbuhnya.

Foto:

Reporter: Shinta Alifia

Tags: Batik SamanDewan Kampung NuswantaraExpo Penguatan Produk Inovasi PolinemaPolinemawali kota malang

Related Posts

Bupati Malang, Sanusi (topi hitam) meninjau lahan di sekitar Pasar Turen yang terdampak kebakaran. Foto: Pemkab Malang
Pemerintahan

Bupati Malang Anggarkan Rp6 Miliar untuk Perluas Pasar Turen Usai Kebakaran

Rabu, 15 Jul 2026
DPRD Kota Batu Setujui Raperda APBD 2025, Kebocoran PAD Jadi Sorotan
Pemerintahan

DPRD Kota Batu Setujui Raperda APBD 2025, Kebocoran PAD Jadi Sorotan

Senin, 13 Jul 2026
Bupati Sanusi Dampingi Wamen PPPA Bahas Penguatan Ekonomi Hijau Berbasis Bambu di Ngantang
Pemerintahan

Bupati Sanusi Dampingi Wamen PPPA Bahas Penguatan Ekonomi Hijau Berbasis Bambu di Ngantang

Senin, 13 Jul 2026
Bapenda Kota Malang Gencar Sosialisasi dan Jemput Bola, Tren Opsen PKB dan BBNKB Meningkat
Pemerintahan

Bapenda Kota Malang Gencar Sosialisasi, Tren Opsen PKB dan BBNKB Meningkat

Jumat, 10 Jul 2026
Realisasi PBB-P2 Kota Batu Turun, Baru Capai Rp6,6 Miliar
Pemerintahan

Realisasi PBB-P2 Kota Batu Turun, Baru Capai Rp6,6 Miliar

Jumat, 10 Jul 2026
Ketua DPRD Kota Batu Dorong Pejabat Sekda Baru Akselerasi Pembangunan Terpadu
Pemerintahan

Ketua DPRD Kota Batu Dorong Pejabat Sekda Baru Akselerasi Pembangunan Terpadu

Kamis, 9 Jul 2026
Next Post
Penampakan wajah baru Pasar Induk Among Tani Kota Batu

Begini Wajah Baru Mega Proyek Pasar Induk Among Tani Kota Batu

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.